• Pengumuman Hasil SNMPTN 2012 Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2012 merupakan satu-satunya pola seleksi yang dilaksanakan secara bersama oleh seluruh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dalam satu sistem yang terpadu dan diselenggarakan secara serentak.

    SNMPTN 2012 dilaksanakan melalui (1) jalur undangan berdasarkan penjaringan prestasi akademik, dan (2) jalur ujian tertulis.(khusus program studi Ilmu Seni dan Keolahragaan melaksanakan ujian keterampilan). Jumlah peserta keseluruhan SNMPTN 2012 adalah 618.804 dan yang akan diterima atau masuk PTN sekitar 150.000.

    Pengumuman Hasil SNMPTN 2012 yang melalui jalur undangan sudah dilaksanakan pada 28 Mei 2012. Jumlah pendaftar SNMPTN 2012 melalui jalur undangan sebanyak 236.811orang. Dibandingkan dengan SNMPTN 2011 jumlah pendaftar Jalur Undangan SNMPTN 2012 meningkat sekitar 9 %, sebagian besar diantaranya dari penerima Program Bidikmisi yang naik sebesar 7 %.

    Sedangkan pelaksanaan SNMPTN 2012 melalui jalur ujian tertulis sudah dilaksanakan pada tanggal 12-13 Juni 2012 serta 14 dan/atau 15 Juni 2012 adalah pelaksanaan ujian ketrampilan. Pengumuman hasil SNMPTN 2012 melalui jalur ujian tulis akan dilaksanakan pada tanggal 7 Juli 2012 mulai pukul 19.00 WIB. Pengumuman hasil SNMPTN 2012 melalui jalur undangan bisa dilihat di website www.snmptn.ac.id

    Berita yang pernah ditulis oleh kompas.com, salah satu program studi yang paling banyak peminatnya di SNMPTN 2012 adalah program studi pendidikan guru sekolah dasar (PGSD). Beberapa universitas negeri yang menyelenggarakan program studi untuk tenaga pendidik juga mengakui hal yang serupa. Pengumuman hasil SNMPTN 2012 yang melalui jalur undangan sudah dilaksanakan, sekarang menunggu pengumuman hasil SNMPTN 2012 yang melalui jalur ujian tulis. Semoga mendapatkan hasil yang terbaik.

    Ditulis oleh: Kurnia Septa
    Sumber: snmptn.ac.id dan kompas.com

    more
  • Tips Memilih Sekolah yang Terbaik untuk Anak Tahun ajaran baru sudah akan dimulai, ada siswa yang lulus dan ada siswa baru yang akan masuk sekolah. Kami akan memberikan tips sederhana bagi orang tua yang ingin mendaftarkan anaknya masuk sekolah dasar (SD). Bagi anak, masuk sekolah baru adalah hal yang menggembirakan sama seperti halnya anak (siswa) yang lulus. Kegembiraan itu tidak hanya karena masuk jenjang yang lebih tinggi tetapi juga akan bertemu dengan teman-teman baru.

    SD adalah jenjang pendidikan dasar, untuk masuk SD menurut peraturan pemerintah tidaklah perlu menggunakan tes. Untuk masuk SD tidak didasarkan pada tes baca, tulis dan berhitung, kalaupun itu dilakukan tidak menjadi dasar penerimaan tetapi hanya untuk pemetaan kemampuan siswa baru.

    Sering orang tua memilih sekolah untuk tempat pendidikan anaknya didasarkan pada lulusan dari suatu sekolah. Jika kebanyakan lulusan dari sebuah sekolah itu bagus maka orang tua menilai sekolah itupun juga bagus, sehingga orang tua tidak ragu untuk memasukkan anaknya di sekolah tersebut. Selain itu inilah beberapa tips yang harus diperhatikan dalam memilih sekolah untuk anak:

    • Pilih sekolah yang memiliki sarana dan prasarana atau fasilitasnya mendukung dan lengkap, serta fasilitas itu benar-benar dimanfaatkan untuk proses pendidikan anak. Karena tidak jarang ditemui sekolah yang terlihat mewah dan banyak memiliki fasilitas tetapi tidak didaya gunakan secara maksimal. Misalnya, sekolah itu memiliki perpustakaan tetapi jarang dibuka.
    • Pilih sekolah yang mudah dijangkau. Bisa dikatakan juga dekat dengan rumah. Proses belajar tidak hanya di sekolah, kadang anak harus ke rumah temannya untuk belajar bersama atau kelompok. Tentu juga akan lebih hemat biaya dan waktu.
    • Pilih sekolah yang tidak hanya mengedepankan prestasi akademik anak tetapi juga sekolah yang mampu mewadahi bakat dan minat anak. Tidak hanya aspek kognitif saja, melainkan sekolah juga bisa mengembangkan kemampuan afektif dan motorik anak. Sekolah yang bisa memfasilitasi kebutuhan, karakter dan kecerdasan anak yang beragam jenis dan tingkatannya.
    • Pilih sekolah yang dikelola dengan baik, yang memiliki transparasi dan kejelasan visi dan misi. Sekolah yang bisa menjalin hubungan baik dengan orang tua anak, karena dengan kerja sama keduanya pendidikan anak akan berlangsung dengan baik juga. 
    • Pilih sekolah yang memiliki tenaga pendidik atau guru yang profesional. Proses belajar mengajar dirancang dan dilakukan dengan kreatif, menyenangkan, efektif dan inovatif. Kemampuan dan kompetensi guru selalu diperbarui tentu dengan berbagai cara semisal melalui pelatihan.

    Itulah tips dalam memilih sekolah untuk anak, memang tidak ada yang sempurna, tetapi Anda masih bisa memilih sekolah yang terbaik untuk pendidikan anak. Anda juga bisa menambahkan tips atau memberikan pendapat dan komentar. Tulis saja di kotak komentar!

    Ditulis oleh: Kurnia Septa

    more
  • Peraturan Pemerintah yang Melarang Tes Masuk SD Tahun ajaran baru sudah tiba, sudah saatnya anak-anak yang baru menyelesaikan pendidikan di taman kanak-kanak (TK) untuk melanjutkan ke jejang pendidikan selanjutnya, yaitu Sekolah dasar (SD). Tidak jarang dijumpai ada SD yang memberikan tes masuk untuk peserta didik baru, tentunya dengan berbagai alasan. Sekolah Dasar (SD) adalah salah satu jenjang pendidikan dasar. Lalu jika ada SD memberikan tes untuk bisa menerima peserta didik baru, bolehkah itu?

    Jawabnya adalah tidak boleh, dasarnya adalah Peraturan pemerintah No. 17 tahun 2010 pasal 69 dan pasal 70. Dalam PP tersebut diatur untuk masuk SD atau sederajat tidak didasarkan pada tes baca, tulis, hitung atau tes lainnya. Tidak ada alasan bagi penyelenggara pendidikan tingkat sekolah dasar (SD) atau sederajat untuk menggelar tes masuk bagi calon peserta didiknya. Berikut isi PP No. 17 tahun 2010 pasal 69 ayat 4 dan 5 dan pasal 70:

    Pasal 69
    (4) SD/MI atau bentuk lain yang sederajat wajib menerima warga negara berusia 7 (tujuh) tahun sampai dengan 12 (dua belas) tahun sebagai peserta didik hingga dengan batas daya tampungnya.
    (5) Penerimaan peserta didik kelas 1 (satu) SD/MI atau bentuk lain yang sederajat tidak didasarkan pada hasil tes kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, atau bentuk tes lain.

    Pasal 70
    (1) Dalam hal jumlah calon peserta didik melebihi daya tampung satuan pendidikan, maka pemilihan peserta didik pada SD/MI berdasarkan pada usia calon peserta didik dengan prioritas dari yang paling tua.
    (2) Jika usia calon peserta didik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sama, maka penentuan
    peserta didik didasarkan pada jarak tempat tinggal calon peserta didik yang paling dekat dengan satuan pendidikan.
    (3) Jika usia dan/atau jarak tempat tinggal calon peserta didik dengan satuan pendidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) sama, maka peserta didik yang mendaftar lebih awal diprioritaskan.

    Tes masuk SD dengan membaca, menulis, dan berhitung (calistung) bisa digunakan jika bukan untuk dasar diterima atau tidaknya masuk SD. Tetapi tes masuk SD hanya digunakan untuk mengetahui tingkat kemampuan peserta didik baru, sehingga guru bisa mempersiapkan sesuai dengan kemampuan peserta didik baru.

    Tes masuk SD dengan calistung hanya bertujuan untuk pemetaan awal kemampuan peserta didik. Hal tersebut perencanaan dini bagi guru kelas 1 dalam merancang proses pembelajaran yang akan dilaksanakan agar efektif dan tepat sasaran.

    more
  • Uji Ulang Kompetensi Guru Bersertifikat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berencana mengadakan uji kompetensi bagi guru yang sudah disertifikasi. Uji kompetensi bagi guru bersertifikat wajib diikuti semua guru yang sudah mengantungi sertifikat sebagai pendidik profesional pada akhir Juli. Pelaksanaan uji kompetensi guru bersertifikat ini untuk dasar pembinaan dan penilaian kinerja, tanpa ada konsekuensinya dengan pembayaran tunjangan profesi pendidik yang sudah mereka terima.

    Walau sebelumnya mendapat pertentangan dari kalangan guru, seperti yang diberitakan sebelumnya. Sejumlah organisasi guru mengancam akan menolak dan menyerukan boikot pada rencana pemerintah untuk menggelar uji kompetensi pada 1.020.000 guru bersertifikat. Mereka lulus sertifikasi dalam periode 2007-2011 lewat penilaian portofolio serta pendidikan dan pelatihan profesi guru (PLPG). Hal itu dinyatakan langsung oleh Presidium FSGI, Guntur Ismail, Kamis (14/6/2012), di kantor Indonesia Corruption Watch (ICW)

    Menurut kalangan yang menolok uji ulang kompetensi guru adalah Pengujian kompetensi ulang pada sejuta guru dengan tujuan pemetaan tanpa disadari adalah bentuk pelanggaran hukum, walau ujian ulang itu tidak berpengaruh terhadap hak untuk mendapatkan tunjangan profesi. Alasan ujian ulang guru bersertifikasi dengan tujuan pemetaan kompetensi sangat tidak dapat diterima dan nyata bertentangan dengan asas motivasi dalam Hukum Tata Usaha Negara. Menurutnya, Wajar jika guru masa lalu lebih banyak memiliki kekurangan jika dibandingkan dengan guru saat ini. Pasalnya, pejabat pelaksana dan alat ukur yang digunakan dalam proses pemetaan mutu juga berbeda.

    Padahal, menurutnya, para guru yang lulus sertifikasi pada tahun-tahun sebelumnya, baik melalui portofolio maupun Pendidikan Latihan Profesi Guru (PLPG) dinyatakan lulus sesuai kriteria sesuai dengan aturan yang ditetapkan. Ia mengemukakan, akan lebih baik jika pemerintah lebih memprioritaskan pengadaan sarana dan prasarana ketimbang melakukan uji kompetensi ulang guru bersertifikasi. Pihaknya mengatakan Uji kompetensi ulang ini harus dibatalkan, jika tidak maka akan gugat ke PTUN dan memboikot Uji ulang kompetensi Guru. Harusnya kepala dinas, pengawas dan kepala sekolah diberdayakan untuk membina guru yang dianggap kurang berkualitas.

    Penolakan beberapa kalangan terhadap uji ulang kompetensi Guru disikapi oleh Kemendikbud sebagai ketidakpahaman tentang maksud dan tujuan uji ulang kompetensi guru. "Penolakan para guru karena belum paham. Tidak ada kaitannya dengan risiko finansial seperti penghentian tunjangan pendidikan profesi. Untuk melakukan itu, perlu dicari payung hukumnya," kata Syawal Gultom, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidik dan Peningkatan Mutu Pendidikan, Kemendikbud.

    Menurut Syawal, guru-guru yang menolak uji kompetensi bagi guru, berarti menolak penilaian kinerja yang mulai diberlakukan tahun 2013. Hasil uji kompetensi guru, termasuk guru bersertifikat, sebagai awal untuk penilaian kinerja dan pembinaan guru yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan setiap guru. Meskipun guru sudah dinyatakan profesional, kompetensinya tetap perlu diuji dalam waktu tertentu. Uji kompetensi bagi guru yang akan ikut sertifikasi dan yang sudah bersertifikat dilakukan untuk kepentingan pembinaan guru yang lebih baik.

    Hal senada juga disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan, uji ulang kompetensi guru tetap dilaksanakan, meskipun ada penolakan dari pihak-pihak tertentu. "Tetap jalan. Yang menolak itu karena belum tahu saja. Mau dilakukan penilaian tapi tak mau, kompetensi itu karena ada sesuatu yang dinilai," kata M. Nuh

    Ia mengatakan, uji ulang kompetensi guru itu mutlak dilakukan guna mengukur kinerja para guru yang telah dinyatakan lulus uji kompetensi. Para guru yang telah lulus Uji Kompetensi Awal (UKA) diwajibkan menjadi peserta Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) dan diuji ulang kompetensinya. Pada uji kompetensi awal (UKA) bagi calon guru yang akan disertifikasi, didapati kompetensi guru secara nasional rendah, yakni 42,25. Di jenjang TK, kompetensi guru 58,87, SD (36,86), SMP (45,15), SMA (51,35), SMK (49,07), dan pengawas (32,58).

    Maksudnya uji ulang kompetensi Guru bersertifikat untuk mengukur, apakah seorang guru yang sudah bersertifikasi ada peningkatan kualitas atau tidak. Harus ada ukuran kinerja atas sertifikat itu, sehingga dilakukan pengukuran kinerja. Mendikbud mengaku khawatir, guru yang telah lulus uji kompetensi awal itu tidak menunjukkan kinerja sesuai. Misalnya, banyak absen atau sering keliru atau salah dalam mengajar. "Itu yang harus diukur. Kalau ada guru ternyata tidak lulus bukan akan diberhentikan dari guru, tetapi dibina karena harus ada reward and punishment," ujarnya.

    Sementara itu, berita yang berkembang niat pemerintah melaksanakan uji kompetensi bagi guru disambut baik Ikatan Guru Indonesia (IGI). Namun, uji kompetensi jangan sampai menjadi "hukuman" untuk mencabut tunjangan sertifikasi guru. IGI berharap uji kompetensi dan pendidikan dan pelatihan (diklat) guna meningkatan mutu guru bisa dilakukan rutin agar profesionalitas guru terjaga. IGI, kata dia, berpandangan jangan sampai uji kompetensi ini hanya dilakukan untuk menguji satu kompetensi saja.

    Empat kompetensi mesti dilihat hasilnya, yakni kompetensi profesional, pedagogi, sosial, dan kepribadian. Di aspek kompetensi mana yang lemah, di sanalah pemerintah harus melakukan terapi meningkatkan kompetensi gurunya. IGI keberatan jika uji kompetensi dikaitkan dengan pembayaran tunjangan sertifikasi guru.

    Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tetap akan menggelar ujian ulang sekitar satu juta guru yang telah tersertifikasi. Ujian tersebut akan dilaksanakan pada Juli 2012 mendatang.  Ini seperti kata Nuh, Rabu (27/6/2012), di Gedung Kemdikbud. "Pengertian ujian ulang ini adalah penilaian kinerja guru. Ini menjadi harus karena betapa besarnya anggaran untuk menggaji guru, yakni sekitar Rp 168 triliun".

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menegaskan, ujian ulang pada guru yang telah disertifikasi harus dilakukan untuk menilai kinerja guru pasca-diberikannya tunjangan profesi kepada seluruh guru tersertifikasi. Alasannya, alokasi biaya untuk menggaji guru sedikitnya menyedot 60 persen dari jumlah total anggaran fungsi pendidikan.

    Nantinya ujian itu akan menilai beberapa kompetensi guru. Selain kompetensi wawasan, juga akan dites kompetensi pelaksanaan pembelajarannya. Intinya, Kemdikbud akan menguji kompetensi guru secara bertahap sesuai dengan kemampuan yang dimiliki oleh pemerintah.

    Sebelumnya puluhan ribu guru mengancam akan melakukan boikot dan menggugat pelaksanaan ujian ulang sertifikasi. Pasalnya, para guru yang berasal dari serikat guru di sejumlah daerah itu merasa diperlakukan tidak adil dengan ujian ulang setifikasi yang hanya menguji kompetensi wawasan. Para guru yang telah tersertifikasi tersebut siap mengikuti ujian ulang asalkan tes dalam ujian tersebut meliputi empat kompetensi, yakni kompetensi wawasan, kepribadian, pedagogik, dan sosial.

    Uji kompetensi guru bersertifikat akan dilaksanakan secara online serentak di seluruh Indonesia. Para guru yang tidak memenuhi standar minimum akan dibina dan dilatih pada tahun 2013 dengan sistem online.

    Sumber: Kompas.com

    more
  • Ketentuan Kelulusan PLPG Sertifikasi Guru Masih membicarakan PLPG atau Pendidikan dan Latihan Profesi Guru, karena memang sedang musimnya guru-guru mengikuti PLPG, yang menurut jadwal sudah dimulai sejak beberapa bulan yang lalu. Seperti diketahui, PLPG Tahun 2012 diikuti oleh 249.001 guru. Bagaimana seorang peserta bisa lulus PLPG? Bagaimana menentukan kelulusan peserta PLPG? Apa saja yang menjadi penilaian dalam PLPG? Akan terjawab ditulis ini.

    Melalui PLPG, para guru akan mendapatkan materi untuk meningkatkan kompetensinya. Di akhir masa PLPG, akan dilakukan ujian kompentensi akhir. Bagi peserta yang lulus, akan mendapatkan sertifikat pendidik profesional dan berhak memperoleh tunjangan profesi pendidik (TPP). Bagi yang belum lulus, harus mengikuti PLPG susulan.

    Materi PLPG sendiri meliputi empat kompetensi guru yang harus dikuasai, diantaranya: (1) pedagogik, (2) profesional, (3) kepribadian, dan (4) sosial. Penyelenggaraan PLPG diakhiri dengan ujian yang mencakup ujian tulis dan ujian kinerja.

    Ujian tulis PLPG bertujuan untuk mengungkap kompetensi profesional dan pedagogik, ujian kinerja untuk mengungkap kompetensi profesional, pedagogik, kepribadian, dan sosial. Keempat kompetensi ini juga bisa dinilai selama proses pelatihan berlangsung. Kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial juga dinilai melalui penilaian teman sejawat. Sedangkan ujian kinerja dalam PLPG dilakukan dalam bentuk praktik pembelajaran bagi guru.

    Sistem sertifikasi guru selalu mengalami perubahan. Sertifikasi guru tahun yang lalu 2011 melalui PLPG sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Perbedaan ini antara lain pada pelaksanaannya. Pada PLPG 2010, lamanya minimal 9 hari dengan alokasi teori 30 JP dan praktik 60 JP sedangkan PLPG 2011 ini, lamanya minimal 10 hari dengan alokasi terori 22 JP dan praktik 68 JP.

    Untuk menentukan seorang peserta PLPG lulus atau tidak sehingga bisa mendapatkan sertifikat pendidik profesional dengan mengunakan rumus sebagai berikut, Ketentuan Kelulusan PLPG:

    SAK = 25 SUT + 30 SUP + 25 HW + 10 SP + 10 SS
    10

    Keterangan
    SAK : Skor Akhir Kelulusan PLPG
    SUT : Skor Ujian Tulis (skor maksimal 100)
    SUP : Skor Ujian Praktek (skor maksimal 100)
    HW : Skor Hasil Workshop (skor maksimal 100)
    SP : Skor Partisipasi selama PLPG (skor maksimal 100)
    SS : Skor Teman Sejawat (skor maksimal 100)

    Peserta PLPG akan dinyatakan lulus apabila:
    SAK ≥ 65,00 dengan SUT ≥ 60,00 dan SUP ≥ 65,00


    Skor hasil workshop (HW) merupakan rerata dari skor hasil penilaian proses workshop dan skor hasil penilaian produk workshop. Proses workshop dinilai dalam hal: (a) tanggung jawab, (b) kemandirian, (c) kejujuran kerja, dll. Sedangkan produk workshop berupa rancangan proposal PTK, perangkat pembelajaran (antara lain: silabus dan RPP) bagi guru kelas dan guru mata pelajaran.

    more
  • Kumpulan Contoh Judul PTK Bahasa Indonesia SD Untuk pendidik tingkat sekolah, khususnya guru Sekolah Dasar (SD) pasti sudah tidak asing dengan istilah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dengan mengadakan penelitian kelas berarti mengindikasikan bahwa guru tak hanya mengajar tapi juga mampu untuk mengadakan perubahan dalam melaksanakan tugasnya yang lebih baik.

    Ciri khas PTK atau Penelitian Tindakan Kelas dibandingkan dengan penelitian ilmiah pada umumnya, adalah adanya masalah pembelajaran dan tindakan perbaikan untuk memecahkan masalah dalam kelas yang diajar. Melalui proses penelitian tersebut, secara dinamis guru senantiasa melakukan perbaikan pembelajaran di kelas dan mengembangkan keahlian mengajar. Jika setiap guru melakukan penelitian tindakan ini guru akan berkontribusi dalam memajukan kualitas pendidikan.

    Dalam menyusun PTK dimulai dari permasalahan yang dihadapi guru di dalam proses belajar mengajar, indikasi permasalahan itu bisa berasal dari aktivitas siswa selama proses belajar mengajar atau hasil belajar siswa. Guru merelekfesi kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan, mengapa terjadi permasalahan tersebut. Kemudian membuat perencanaan untuk perbaikan dengan menerapakan model, metode dan media pembelajaran untuk memperbaikinya. Untuk detail, Apa itu PTK, bagaimana cara menulis atau melakukan penelitiaanya, Anda dapat mencari referensi yang lebih lengkap melalui buku-buku tentang PTK yang sudah banyak beredar.

    Bahasa Indonesia merupakan salah satu materi penting yang diajarkan di SD, karena bahasa Indonesia mempunyai kedudukan dan fungsi yang sangat penting bagi kehidupan sehari-hari. Di dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia di SD, sering dijumpai berbagai permasalahan, karena bahasa bukan saja pengetahuan tetapi juga sebuah ketrampilan. Ada ketrampilan membaca, menulis, berbicara dan mendengarkan. Permasalahan-permasalahan dalam proses belajar mengajar Bahasa Indonesia di SD, guru bisa membuat sebuah penelitian atau PTK untuk menyelesaikan atau memperbaikinya. Berikut beberapa contoh judul PTK untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia di SD.

    Contoh Judul PTK Bahasa Indonesia SD

    PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYIMAK DONGENG MELALUI PENGGUNAAN WAYANG KARTUN DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS II SDN KAUMAN 3 MALANG


    PENINGKATAN KEMAMPUAN MENCARI IDE POKOK PARAGRAF MELALUI PENDEKATAN KONSTRUKTIVISTIK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SDN PURWODADI 1 MALANG


    Analisis Kesalahan Sintaksis Bahasa Indonesia Dalam Karangan Siswa Kelas VI SDN Sedarum II Nguling Pasuruan yang Berbahasa Ibu Bahasa Madura


    Penerapan Permainan Scrabble untuk Meningkatkan Penguasaan Kosakata Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV SDN Sukolilo No. 250 Kecamatan Bulak Surabaya


    METODE PEMBELAJARAN IMAGE STREAMING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGARANG BAHASA INDONESIA PADA KELAS V SD NEGERI TUTLUSREJO 2 MALANG


    Penerapan Pendekatan Komunikatif dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara pada Siswa Kelas III SDN PisangCandi 2 Malang


    Penggunaan Media Audio Visual untuk Meningkatkan Aktivitas dan Kemampuan Siswa dalam Menyimak Bahasa Indonesia di Kelas V SDN Bareng 5 Malang


    PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS V SD MELALUI MODEL NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SDN KARANGBESUKI 01 KOTA MALANG


    Pemanfaatan Majalah Dinding Untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Karangan Deskripsi Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Pada Siswa Kelas IV Di SDN Bareng 4 Kecamatan Klojen Kota Malang


    Penerapan Model Talking Stick untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas V SDN Jatimulyo 1 Kota Malang


    PENERAPAN STRATEGI DIRECT READING THINKING ACTIVITIES (DRTA) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SDN KASIN MALANG


    Implementasi Model LRD (Listen-Read-Discuss) untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara dalam Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV SDN Sumbersari 2 Malang


    Model Kolaboratif dapat Meningkatkan Aktivitas Belajar dan Berbicara Siswa pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia kelas V SDN Bantur Malang


    PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA MELALUI PENDEKATAN PRAGMATIK COOPERATIVE SCRIPT BAHASA INDONESIA SISWA KELAS Vb SDN LESANPURO 3 KECAMATAN KEDUNGKANDANG KOTA MALANG


    PENERAPAN MEDIA GAMBAR SERI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERCERITA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS III SDN MADYOPURO 5 KECAMATAN KEDUNGKANDANG KOTA MALANG


    Penerapan Metode Learning Starts With A Question Peningkatan Keterampilan Membaca Nyaring Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Di Kelas IV SDN Madyopuro 1 Kecamatan KedungKan- dang Kota Malang


    Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV Di SDN Lesanpuro I Kecamatan Kedungkandang Malang


    Penerapan Model Pembelajaran Example Non Example Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di SDN Kiduldalem 1 Kecamatan Klojen Kota Malang.


    Penerapan Model Think-Talk-Write (Ttw) Untuk Meningkatkan Ketrampilan Menulis Pengumuman Bahasa Indonesia Pada Siswa Kelas Iv Sdn Madyopuro 4 Di Malang


    Penerapan Model Power Teaching dan Cooperative Script untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Bahasa Indonesia dalam Meringkas Isi Wacana Cerita Kelas V SDN Ketawanggede I Kota Malang


    PENERAPAN MODEL COOPERATIVE INTEGRETED READING AND COMPOSITION (CIRC) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SISWA DALAM MEMAHAMI ISI WACANA BAHASA INDONESIA KELAS V SDN KIDULDALEM I KOTA MALANG


    ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA DALAM KARANGAN NARASI PADA SISWA KELAS IV SDN III TALANG KECAMATAN SENDANG KABUPATEN TULUNGAGUNG


    Peningkatan Keterampilan Menulis Paragraf Bahasa Indonesia melalui Media Film Siswa Kelas III SDN Kepoh I Bojonegoro.


    Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia melalui Strategi Directed Reading Thingking Activity (DRTA) pada Siswa Kelas V SDN 2 Durenan Kabupaten Trenggalek


    PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TIME TOKEN ARENDS PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SDN DAYU 04 KABUPATEN BLITAR


    Peningkatan Kemampuan Berbicara Dengan Menggunakan Metode Diskusi Pada Pelajaran Bahasa Indonesia Di Kelas IV SDN Purwodadi 2 Kota Malang

    more
  • Cara Mencari Data NUPTK di Layanan Baru NUPTK Bingung mencari Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK)? Kesulitan menemukan NUPTK? Tidak perlu khawatir, sebenarnya untuk mencari atau mengecek NUPTK yang merupakan nomor identitas yang bersifat nasional untuk seluruh PTK (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) tidaklah sulit. Untuk mengetahui NUPTK yang terdiri dari 16 angka yang bersifat tetap bisa kita telusuri melalui internet atau online. NUPTK yang dimiliki seorang PTK tidak akan berubah meskipun yang bersangkutan telah berpindah tempat mengajar atau terjadi perubahan data periwayatan.

    Penelusuran NUPTK melaui internet secara online saat ini telah tersedia dan pencarian NUPTK sangat mudah. Dari website resmi Kemendikbud yaitu Search Engine NUPTK akan menampilkan data berupa data PTK satu sekolah. Selain itu, nama sekolah yang ditampilkan dilengkapi NSS, NPSN, Jumlah PTK, Jumlah dan rombel siswa. Dengan website ini maka juga berfungsi untuk menelusuri NSS dan NPSN.

    Kemudian hasil pencarian NUPTK di website Search Engine NUPTK menampilkan informasi lengkap PTK yang meliputi: Peg_id, NUPTK, Nama PTK, Tempat Lahir, Usia, Ijazah, Status Pegawai, Tugas/Jabatan, Masa Kerja, dan Status sertifikasi. Perlu diketahui, NUPTK diberikan kepada seluruh PTK baik PNS maupun Non-PNS sebagai Nomor Identitas yang resmi untuk keperluan identifikasi dalam berbagai pelaksanaan program dan kegiatan yang berkaitan dengna pendidikan dalam rangka peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan. Ada tiga cara penelusuran: berdasarkan sekolah, nama, dan NUPTK.

    Cara Mencari NUPTK berdasarkan tempat tugas PTK:
    Pertama, Kunjungi Search Engine NUPTK
    Kedua, Klik Penelusuran lalu pilih Sekolah
    Kedua, Pilih provinsi
    Ketiga, Pilih Kab atau Kota
    Keempat, Pilih jeis instansi (Formal, Nonformal, Pengawas)
    Kelima, Pilih jenjang sekolah
    Keenam, Ketik Nama Sekolah (Bila nama sekolah tidak diisi maka hasil pencarian berupa data nama jenjang sekolah satu Kab/Kota)
    Terakhir, Klik ‘Cari”


    Cara Mencari NUPTK berdasarkan nama PTK:
    Pertama, Kunjungi Search Engine NUPTK
     Kedua, Klik Penelusuran lalu pilih Nama
    Kedua, Isi Nama Depan (Tanpa Gelar)
    Ketiga, Lengkapi Data Pribadi :
    Keempat, Isi Tempat Lahir
    Kelima, Isi Tanggal Lahir
    Keenam, Isi Ibu Kandung (Tanpa Gelar)
    Terakhir, Klik ‘Cari”


    Itulah cara pencarian (penelusuran) NUPTK berdasarkan tempat tugas PTK (sekolah) dan cara pencarian (penelusuran) NUPTK berdasarkan nama PTK. Masih ada satu lagi, yaitu mencari NUPTK berdasarkan NUPTK, maksudnya adalah ini bisa digunakan mengecek apakah NUPTK yang dimilikinya benar dan sesuai dengan data dirinya. Atau bisa juga untuk mendapatkan data tentang PTK. Cara mencari NUPTK berdasarkan NUPTK adalah kunjungi Search Engine NUPTK lalu pilih menu Penelusuran kemudian klik NUPTK. Terakhir masukan nomor NUPTK dan tekan enter, maka akan muncul data pemilik NUPTK tersebut.


    Selain melalui layanan resmi website, NUPTK juga dapat dilihat melalui Apilkasi NUPTK Webrowser. Aplikasi v176.15 ini lebih canggih dibanding versi sebelumnya. Kelebihan yang dimiliki aplikasi ini adalah data NUPTK dapat diunduh dalam format excel. Anda juga bisa Downlaod Apilkasi NUPTK Webrowser, klik saja link tersebut.

    Manfaat Untuk Tenaga Pendidik yang Memiliki NUPTK
    1. Berpartisipasi dalam sebuah proses/mekanisme pendataan secara nasional sehingga dapat membantu pemerintah dalam merencanakan berbagai program peningkatan kesejahteraan bagi tenaga pendidik.
    2. Mendapatkan nomor identifikasi resmi dan bersifat resmi dan bersifat nasional dalam mengikuti berbagai program/kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat/daerah.

    more
  • Download Materi PLPG 2012 Dalam mengikuti pendidikan dan pelatihan seperti halnya Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) 2012 memiliki materinya sangatlah penting. Dengan memiliki materi PLPG 2012 baru yang berasal dari Rayon 134 Universitas Pasundan Bandung membuat peserta akan memiliki kesiapan dalam setiap prosesnya, sehingga PLPG 2012 yang dijalaninya bisa berjalan dengan lancar dan sukses.

    Bagi sebagian guru yang mengikuti PLPG akan menjadi beban pikiran. Bisa saja ini terjadi karena sudah sekian lama guru tidak mengikuti atau mendapatkan pelatihan dengan waktu yang lama. Di tulisan sebelumnya, juga sudah ditulis materi PLPG untuk guru kelas SD yang bisa didownload, materi itu berasal dari Rayon UNP Kediri.

    Mempelajari materi terlebih dahulu akan membuat persiapan dalam mengikuti PLPG 2012 akan lebih matang. Kepercayaan diri dalam mengikuti PLPG pun juga meningkat, sehingga tidak akan minder dalam pelaksanaanya. Berikut adalah materi PLPG 2012 untuk Guru kelas SD:

    Silabus PLPG 2012 (Mapel Guru Kelas SD) - Download
    Kebijakan Pengembangan Profesi Guru - Download
    Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan penulisan karya ilmiah lainnya - Download
    Workshop: Pengembangan dan pengemasan perangkat pembelajaran (Silabus dan RPP) - Download
    Workshop: Pengembangan dan pengemasan pembelajaran (Bahan Ajar) - Download
    Workshop:Pengembangan dan pengemasan perangkat pembelajaran (LKS) - Download
    Workshop: Pengembangan dan pengemasan pembelajaran (Instrumen Penilaian) - Download
    Pendalaman Materi Matematika SD - Download
    Pendalaman Materi Bahasa Indonesia SD - Download
    Pendalaman Materi PKN SD - Download
    Pendalaman Materi IPA SD - Download
    Pendalaman Materi IPS SD - Download
    Klik link download untuk mendapatkan materinya, Anda juga bisa melihat kisi-kisi ujian tulis PLPG. Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan selama pelaksanaan PLPG. Semoga lancar dan sukses!

    more
  • Pengumuman Kelulusan UN SD 2012 Pengumuman hasil ujian nasional (UN) 2012 untuk tingkat SMA dan SMP sudah dilaksanakan lebih awal. Hasil UN untuk SMA dan SMP tersebut juga bisa dilihat secara online pada tanggal 26 Mei dan 2 Juni. Berbeda dengan pengumuman kelulusan SMP dan SMA, pengumuman ujian nasional SD diserahkan kepada daerah masing-masing.

    Pengumuman Hasil UN SD 2012 ini agak berbeda dengan pengumuman pada tingkat SMP dan SMA yang bisa dilakukan secara Online. Pengumuman Hasil UN SD 2012 ini akan dilakukan di sekolah masing masing secara langsung. Pengumuman Kelulusan UN SD tahun 2012 ini menjadi variatif jadwalnya sebab disesuaikan dengan kewenangan di daerah masing-masing (Pemda/Dinas Pendidikan).

    Pengumuman kelulusan UN tingkat SD menjadi kewenangan setiap provinsi, termasuk penentuan standar kelulusan UN yang sepenuhnya diserahkan kepada masing-masing sekolah dan pemerintah daerah. Seperti ditulis sebelumnya, wewenang kelulusan siswa SD sepenuhnya diberikan kepada pihak sekolah melalui rapat dewan guru di sekolah masing-masing. Namun demikian tetap berpegang kepada ketentuan yang telah ditetapkan oleh pusat dalam hal penilaian kelulusan untuk siswa SD

    Pelibatam sekolah dan pemerintah daerah sudah dilakukan sejak pembuatan soal di mana jatahnya sampai 75%, sedangkan pemerintah pusat melalui tim Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Diberikannya keleluasaan lebih kepada daerah untuk membuat soal UN SD merupakan bentuk kepercayaan pemerintah pusat melibatkan daerah dalam rangka program wajib belajar sembilan tahun.

    Pengumuman Hasil Ujian Nasional SD 2012 diserahkan kepada masing-masing pemerintah daerah atau sekolah. Orang Tua/Wali yang ingin mencari informasi mengenai Pengumuman Hasil Ujian Nasional SD 2012 agar mencari info di sekolah masing-masing atau dinas pendidikan kota terdekat atau website www.kemdiknas.go.id.

    more
  • PP Pengangkatan Tenaga Honorer Menjadi CPNS Para tenaga honorer setidaknya bisa sedikit bernafas lega khususnya bagi tenaga honorer yang sudah masuk kategori 1 (K1) setelah diterbitkannya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 56 Tahun 2012 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer Menjadi CPNS. Mengutip dari JPNN.com, saat ini Badan Kepegawian Negara (BKN) sudah siap mengebut penerbitan Nomor Induk Pegawai (NIP) untuk puluhan ribu tenaga honorer yang siap diangkat menjadi CPNS tahun ini.

    Kepala Biro Humas dan Protokol BKN Aris Windiyanto menyatakan pihaknya sampai saat ini belum bisa memastikan kapan NIP bagi tenaga honorer yang digaji APBN/APBD atau honorer kategori 1 (K1) akan mulai diterbitkan. Dia hanya mengatakan, sesuai dengan amanah yang terkandungan dalam PP honorer tersebut, seluruh honorer K1 harus diangkat menjadi CPNS tahun ini juga.

    Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 56 Tahun 2012 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer Menjadi CPNS yang merupakan Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2005 Tentang Pengangkatan Tenaga Honorer Menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil. PP baru tersebut mengatur tentang tata cara pengangkatan tenaga honorer K1 dan K2 menjadi CPNS.

    Pengangkatan tenaga honorer K1 menjadi CPNS, yang dilakukan untuk mengisi formasi 2012 berdasarkan data hasil verifikasi serta validasi tim pusat (Kemenpan&RB, BKN, dan BPKP) yang telah diumumkan ke publik. Sedangkan honorer K2, pengangkatannya melewati seleksi kelengkapan administrasi, ujian tertulis kompetensi dasar, dan kompetensi bidang sesama tenaga honorer. Berikut kutipan isi PP Nomor 56 Tahun 2012 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer Menjadi CPNS:

    Pengangkatan tenaga honorer K1 menjadi CPNS
    1. Pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS dilakukan melalui pemeriksaan kelengkapan administrasi setelah dilakukan verifikasi dan validasi. (Pasal 4, ayat 1)
    2. Pelaksanaan verifikasi dan validasi dilakukan oleh Tim Verifikasi dan Validasi yang dibentuk oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara. (Pasal 4, ayat 2)
    3. Pelaksanaan pengangkatan dilakukan secara bertahap dan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan negara mulai formasi Tahun Anggaran 2005 sampai dengan formasi Tahun Anggaran 2012. (Pasal 6, ayat 1)
    4. Pengangkatan tenaga honorer menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil untuk formasi Tahun Anggaran 2012 ditetapkan pada tahun anggaran berjalan. (Pasal 6, ayat 2)

    Pengangkatan tenaga honorer K2 menjadi CPNS
    1. Tenaga honorer K2 dapat diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan negara berdasarkan formasi sampai dengan Tahun Anggaran 2014. (Pasal 6, ayat 3)
    2. Pengangkatan tenaga honorer K2 dilakukan melalui pemeriksaan kelengkapan administrasi dan lulus seleksi ujian tertulis kompetensi dasar dan kompetensi bidang sesama tenaga honorer. (Pasal 6A, ayat1)
    3. Seleksi ujian tertulis kompetensi dasar sesama tenaga honorer K2 dilaksanakan 1 (satu) kali dengan materi Tes Kompetensi Dasar (TKD) berdasarkan kisi-kisi yang ditetapkan oleh Pemerintah. (Pasal 6A, ayat 2)
    4. Penentuan kelulusan bagi tenaga honorer K2 yang mengikuti seleksi ujian tertulis kompetensi dasar ditetapkan berdasarkan nilai ambang batas kelulusan (passing grade) yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendayagunaan aparatur negara atas pertimbangan menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan dengan memperhatikan pendapat dari konsorsium Perguruan Tinggi Negeri (Pasal 6A, ayat 5)
    5. Tenaga honorer yang dinyatakan lulus ujian tertulis kompetensi dasar dilakukan tes kompetensi bidang (profesi) dengan mempertimbangkan dedikasi ditetapkan oleh masing-masing instansi berdasarkan materi ujian dari instansi pembina jabatan fungsional. (Pasal 6A, ayat 7)
    6. Tenaga honorer yang dinyatakan lulus ujian sebagaimana dimaksud pada ayat (7) dapat diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil berdasarkan jumlah dan kualifikasi formasi sampai dengan Tahun Anggaran 2014 yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendayagunaan aparatur negara dengan tetap memperhatikan kebutuhan organisasi dan redistribusi serta kemampuan keuangan negara atas pendapat dari menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang keuangan. (Pasal 6A, ayat 8)
    7. Tenaga honorer yang dinyatakan lulus ujian sebagaimana dimaksud pada ayat (8) tetapi kemudian diketahui tidak memenuhi persyaratan administratif yang ditentukan tidak dapat diangkat atau dibatalkan menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil. (Pasal 6A, ayat 9)

    Bagi anda yang ingin memiliki PP Nomor 56 Tahun 2012 bisa didownload di sini.

    Kabar terbaru menyebutkan hingga Jumat lalu (1/6), data tenaga honorer yang sudah klir tersebar di 111 instansi di pemkab maupun pemkot. Dari sejumlah instansi yang data tenaga honorer K1-nya sudah klir itu, terdapat 4.517 orang yang siap diangkat menjadi CPNS tahun ini.

    more
  • Belajar Sains Tidak Hanya Hafalan Sains adalah salah ilmu pengetahuan yang bisa membawa banyak perubahan untuk kehidupan. Untuk itulah sains sudah diajarkan sejak pendidikan dasar. Tetapi sains masih dipelajari dengan cara hafalan dan sebatas teori, banyak peserta didik yang disuruh untuk menghafalkan teori-teori, rumus-rumus dan sebagainya.

    Minimnya alat peraga atau media pembelajaran membuat proses belajar sains di sekolah masih terpaku pada buku teks dan teori. Peserta didik disuruh untuk menghafal dan membayangkan materi pelajaran yang diberikan. Kesulitan alat peraga atau media pembelajaran pada proses belajar sains sebenarnya adalah persoalan umum di Indonesia. Bukan hanya untuk sains saja, melainkan juga untuk semua bidang ilmu.

    Materi pelajaran sain atau bidang ilmu yang lain diajarkan dengan cara yang konvesioanl, dimana buku dan guru menjadi media utama. Proses belajar hanya mempelajari teori lalu menghafalkannya. Sistem hafalan pada pendidikan Indonesia tak membangun rasionalitas peserta didik.

    Pada pendidikan, rasionalitas itu penting untuk menjelaskan banyak hal, termasuk dalam memahami sains. Fenomena alam tak hanya dipahami sebagai mitos, tetapi juga peristiwa alam yang mengandung penjelasan rasional. Hubungan sebab akibat dari gejala fisika tidak hanya sebatas teori saja tetapi bisa dipelajari dengan mencoba mempraktekan dengan alat peraga sehingga peserta didik bisa menjelaskan secara rasional tanpa hafalan.

    Menurut Direktur Observatorium Bosscha Institut Teknologi Bandung Mahasena Putra dikutip dari kompas.com, pendidikan sains yang baik adalah yang tak hanya mengembangkan kemampuan kognitif, tetapi juga harus memberdayakan seluruh indera: mata, telinga, dan tangan.

    Komptensi yang harus dikuasai peserta didik berdasarkan kurikulum sains, peserta didik mampu memahami hal yang ada. Cara mencapai kompetensi tersebut diserahkan kepada guru. Karena gurulah yang mengerti karakter dan perkembangan peserta didiknya. Ini menjadikan guru berperan penting dalam proses belajar mengajar dan mendorong peserta didik mampu belajar mandiri secara berkelanjutan.

    Sayangnya, tak semua guru bisa melakukannya. Beban kurikulum, kesejahteraan, dan tekanan politik diduga membuat guru tak fokus dalam mendidik. Penggunaan alat peraga untuk membangun pengetahuan peserta didik pun kurang maksimal.

    more
  • Inilah 10 Siswa SMP dengan Nilai UN Tertinggi Hasil ujian nasional (UN) 2012 untuk tingkat SMP/MTs telah diumumkan 2 Juni 2012. Tingkat kelulusan siswa SMP/MTs secara nasional mencapai 99,22% dari 3. 697.865 peserta Ujian Nasional. Jumlah siswa yang terdaftar UN 2012 tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) ada 3,745.967, tapi yang tidak masukan nilai sekolah 19.095. Padahal untuk lulus ada penggabungan nilai UN murni dan nilai sekolah.

    Total yang tidak lulus ujian 15.945 siswa dan provinsi yang siswanya paling tinggi ketidaklulusannya adalah Nusa Tenggara Timur mencapai 4.287 siswa dan yang paling kecil adalah provinsi DKI karena hanya ada 1 siswa yang tidak lulus.

    Sekolah yang lulus 100% ada 42.146 sekolah (88,94%) dengan jumlah siswa 3.169.682 siswa. Tiga provinsi dengan peserta UN terbesar adalah Jawa Barat 660.308 siswa, Jawa Timur 546.503 siswa dan Jawa Tengah 506.643 siswa.

    Dari sisi rata-rata nilai ada penurunan dari 7,8 di tahun 2011 menjadi 7,47 di tahun ini. Namun dari tingkat kelulusan naik. Nilai sekolah umumnya merucut terbanyak nilai 7-8. Tapi kalau nilai UN melebar dengan range 4-9 artinya lebih luas mengukur kemampuan siswa.

    Mata pelajaran yang banyak tidak lulus UN SMP/MTs adalah Matematika, bahasa Inggris, IPA dan Bahasa Indonesia. Pelaksanaan Ujian Nasional dapat memetakan kemampuan siswa di setiap mata pelajaran hingga kemampuan guru mengajarpun ikut terdeteksi. Menilik kemampuan hasil UN dalam pemetaan kemampuan siswa maka Mendikbud menegaskan bahwa UN masih tetap dibutuhkan dan tahun depan tetap akan di laksanakan .

    Kalau berdasarkan nilai UN murni semata maka yang lulus 91,56%, namun dengan penggabungan nilai sekolah ada tambahan sehingga total kelulusan capai 99,22%. Sebanyak 15 sekolah masuk kelompok nilai UN tertinggi yaitu SMPN 1 Denpasar. Sekolah lainnya di dominasi 10 sekolah di Jawa Timur dan umumnya sekolah tipe Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) dan Sekolah Standar Nasional (SSN).

    Dari sisi siswa, nilai tertinggi juga dari SMPN I Denpasar dan tercatat ada 18 siswa diantaranya12 siswa berasal dari SMP di Bali. Siswa Bali berhasil meraih nilai sempurna (40) pada Ujian Nasional tingkat SMP/MTs tahun pelajaran 2011/2012. Berikut 10 siswa dengan nilai UN SMP terbaik:

    Daftar 10 Siswa Nilai Tertinggi Nasional
    1. Ni Putu Tamara Bidari Suweta dari SMPN 1 Denpasar, Bali dengan nilai UN murni 40.00
    2. Novia Meizura dari SMPN 49 Jakarta dengan nilai UN murni 39.80
    3. Amalia Adinugraha Arisakti dari SMPN 5 Semarang dengan nilai UN murni 39.80
    4. Anggi Indah Safitri dari SMPN 1 Bondowoso Dengan Nilai UN Murni 39.80
    5. Adella Felita Tantra dari SMPN 1 Denpasar, Bali dengan nilai 39.80
    6. Julia Justina dari SMPN 1 Denpasar, Bali dengan nilai 39.80
    7. Made Surya Dharmawan dari SMPN 1 Denpasar, Bali dengan nilai 39.80
    8. I Putu Arya Aditya Nugraha dari SMPN 1 Denpasar, Bali dengan nilai 39.80
    9. Gede Fajar Satria dari SMPN 1 Denpasar, Bali dengan nilai 39.80
    10. Ketut Nindy Rahayu Sugitha dari SMPN 1 Denpasar, Bali dengan nilai 39.80

    Sumber: bisnis.com & tunas63.wordpress.com

    more
  • Data Hasil Nilai Kelulusan UKA 2012 UKA atau uji kompetensi awal memang sudah dilaksanakan, dan hasilnya sendiri sudah diumumkan sejak Maret 2012 yang lalu. UKA adalah salah satu cara untuk menguji kompetensi guru sebelum mengikuti PLPG (Pendidikan dan Latihan Profesi Guru) 2012 untuk mendapatkan sertifikat pendidik profesional untuk mendapatkan tunjangan profesi pendidik (TPP).

    Mungkin dari bapak ibu guru yang telah mengikuti UKA dan berhasil lolos sudah mengikuti tahapan selanjutnya yaitu PLPG. Tapi sudah tahukah hasil data kelulusan UKA 2012 yang sudah dijalani itu? Berikut data kelulusan UKA 2012 yang dikutip dari kemdiknas.go.id dan  jpnn.com:

    Peserta UKA
    Mendaftar: 285.884
    Mengikuti ujian: 281.016 orang
    Tidak mengikuti ujian: 4.868 orang

    Peserta UKA Berdasar Tempat Tugas
    TK: 23.753
    SD: 164.539
    SMP: 51.238
    SMA: 18.125
    SMK: 15.105

    Kualifikasi Pendidikan Peserta UKA
    SMP: 195
    SMA: 19.039
    D1: 2.697
    D2: 34.614
    D3: 3.906
    S1: 211.858
    S2: 3.453
    S3: 9

    Nilai Tertinggi UKA Peserta Berdasar Jenjang
    • Desi Dwi Jayanti dari TK Islam Nurul Iman, Kabupaten Bogor dengan nilai 90,
    • Nurfatah dari SD 8 Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin, Sumsel dengan nilai 80,
    • Melany Wiwanty Parulian Mukuan dari SMP Advent Amurang Kabupateng Minahasa Selatan, Sulawesi Utara dengan nilai 87,5,
    • Gatot Priadi dari SMAN 1 Karas Kabupaten Magetan Jawa Timur dengan nilai 90.

    Nila Rata-rata Nasional UKA: 42,25
    Sebanyak 154 kabupaten/kota memiliki nilai UKA di atas rata-rata nasional, antara lain:
    Kota Blitar sebesar 56,41,
    Kota Sukabumi sebesar 55, 88,
    Kabupaten Gresik 55,41,
    Kota Malang 53,71,
    Kabupaten Jembrana, sebesar 53,63,
    Kota Magelang 53,62,
    Kota Surakarta sebesar 52,49,
    Kota Pasuruan 52,30,
    Kota Denpasar sebesar 52,23, dan
    Kabupaten Banyumas sebesar 52,23.

    Provinsi 10 Besar Terbaik Hasil UKA
    DIY (50,1)
    DKI Jakarta (49,2),
    Bali (48,9),
    Jawa Timur (47,1),
    Jawa Tengah (45,2),
    Jawa Barat (44,0),
    Kepulauan Riau (43,8),
    Sumatera Barat (42,7),
    Papua (41,1) dan
    Banten (41,1).

    Propinsi 5 Rata-rata Terendah Hasil UKA
    Maluku (34,5),
    Maluku Utara (34,8),
    Kalimantan Barat (35,40),
    Kalimantan Tengah (35,5), dan
    Jambi (35,7)

    Nilai Rata-rata UKA Berdasar Jenjang Satuan Pendidikan
    Berdasar jenjang sekolah asal guru, rata-rata tertinggi adalah guru TK dan terendah kompetensinya adalah Pengawas sekolah.
    TK ( 58.87)
    SD (36,86)
    SMP (46,15)
    SMA (51, 35)
    SMK (50, 02)
    SLB (49,07)
    Pengawas (32,58)

    Nilai Nasional UKA
    Tertinggi 97,0
    Terendah adalah 1,0.
    Rata-rata 42,25 dengan standar deviasi 12,72.

    Catatan Lain Hasil Nilai UKA
    Pada jenjang bertugas SMP, guru yang memiliki latar belakang pendidikan S2 ada yang mendapat nilai UKA sebesar 14.
    Rata-rata nilai guru SMP yang berpendidikan S2 sebesar 51,3 dengan nilai UKA tertinggi sebesar 82.
    Nilai UKA dari guru SMA yang berlatar belakang pendidikan S3 sebesar 46,8 dengan nilai tertinggi 61.
    Nilai UKA dari guru yang berlatar belakang pendidikan S2 yaitu sebesar 55,9 dengan nilai tertinggi 84,3.

    more
  • Cara Mencari NISN di Layanan Pusat NISN
    Cara mencari NISN di layanan pusat NISN yang baru sangatlah mudah. Sebelumya, apakah itu NISN? NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) dikutip dari website resminya http://nisn.data.kemdiknas.go.id, NISN merupakan layanan sistem pengelolaan nomor induk siswa secara nasional yang dikelola oleh Pusat Data dan Statistik Kemdiknas yang merupakan bagian dari program Dapodik (Data Pokok Pendidikan) Kementerian Pendidikan Nasional. Layanan NISN menerapkan sistem komputerisasi yang terpusat dan online untuk pengelolaan nomor induk siswa skala nasional sesuai Standar Pengkodean yang telah ditentukan.

    Setiap siswa yang terdaftar pada Layanan NISN akan diberi kode pengenal identitas siswa yang bersifat unik, standar dan berlaku sepanjang masa yang membedakan satu siswa dengan siswa lainnya di seluruh sekolah se-Indonesia. Setiap siswa dapat mencari NISN di layanan pusat NISN secara bebas lewat internet (online). Mekanisme penentuan dan pemberian kode pengenal identitas siswa tersebut prosesnya dilakukan secara otomatis oleh mesin komputer pada Pusat Layanan NISN. Penentuan dan pemberian kode pengenal identitas siswa tersebut berdasarkan pengajuan atau masukan (entry) sumber data siswa yang telah divalidasi/diverifikasi oleh setiap sekolah dan atau Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten secara online. Hasil dari proses pemberian kode identifikasi oleh Pusat Sistem NISN tersebut ditampilkan secara terbuka dalam batasan tertentu melalui situs NISN (http://nisn.data.kemdiknas.go.id)

    Cara Mencari NISN di Layanan Pusat NISN
    Untuk mencari NISN, silakan cek di menu DATA SISWA pada situs NISN atau klik http://nisn.data.kemdiknas.go.id/Siswa/Data. Penelusuran NISN dapat dilakukan dengan 2 kategori:
    • Pencarian berdasarkan NISN (untuk melihat data siswa). Caranya, memasukkan NISN, seperti gambar di samping.
    • Pencarian berdasarkan Nama (untuk melihat NISN). Caranya, memasukkan nama siswa, tempat lahir, dan tanggal lahir (format: tanggal/bulan/tahun)
    Lalu jika ada permasalahan seputar NISN, seperti bagaimana cara memperoleh NISN, dapat Anda di simak di bawah ini.

    Saya belum memiliki NISN, bagaimana cara memperolehnya?
    • Dianjurkan terlebih dahulu untuk melaksanakan solusi seperti pada permasalahan sebelumnya (diatas)
    • Jika siswa tidak ditemukan, silakan download (unduh) Formulir Peserta Didik (F-PD) dan formulir A.1 pengajuan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) baru pada situs NISN http://nisn.data.kemdiknas.go.id melalui menu FORMULIR PENGAJUAN;
    • Mencetak formulir-formulir tersebut;
    • Mengisi formulir-formulir tersebut secara manual;
    • Menyerahkan kepada operator NISN/NPSN sekolah dimana siswa berasal;
    • Bagi pihak sekolah dapat mengirim formulir A.1. tersebut ke PDSP melalui email : nisn_pdsp@yahoo.com untuk diberikan NISN.

    Bagaimana caranya memperbaiki biodata NISN? Karena yang tertera tidak sesuai dengan akta kelahiran?
    • Silakan download (unduh) formulir A.3. Pengajuan Perbaikan Biodata Siswa di situs NISN http://nisn.data.kemdiknas.go.id pada menu FORMULIR PENGAJUAN;
    • Mencetak formulir tersebut;
    • Mengisi formulir tersebut secara manual;
    • Menyerahkan kepada operator tingkat sekolah dimana NISN tersebut di terbitkan;
    • Bagi sekolah, dapat mengirimkan formulir yang sudah diperbaiki tersebut ke PDSP melalui email : nisn_pdsp@yahoo.com.

    Di sekolah saya yang sekarang ditanyakan NISN. Padahal pada saat lulus dari sekolah sebelumnya tidak dibekali NISN?
    • Dianjurkan terlebih dahulu untuk melaksanakan solusi seperti pada permasalahan No.1 diatas;
    • Jika tidak ditemukan, silakan download (unduh) formulir peserta didik (F-PD) dan formulir A.1. pengajuan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) baru pada situs NISN http://nisn.data.kemdiknas.go.id melalui menu FORMULIR PENGAJUAN;
    • Mencetak formulir-formulir tersebut;
    • Mengisi formulir-formulir tersebut secara manual;
    • Menyerahkan kepada operator NISN/NPSN sekolah asal.
    • Bagi pihak sekolah dapat mengirim formulir A.1. tersebut ke PDSP melalui email : nisn_pdsp@yahoo.com untuk diberikan NISN.

    Kartu NISN saya hilang, datanya juga ada yang keliru, bagaimana ini?
    Jika terjadi kesalahan, kerusakan atau kehilangan kartu NISN, silakan dilaporkan ke operator NISN/NPSN sekolah dimana NISN tersebut diterbitkan.

    Bagaimana jika ada 1 orang siswa memiliki 2 (dua) NISN? NISN yang mana yang di digunakan?
    NISN yang digunakan adalah NISN yang sudah digunakan sebagai alat administrasi dan validasi oleh siswa di sekolahnya. Jika tidak, NISN yang digunakan adalah NISN yang paling kecil kodenya. Untuk NISN yang tidak digunakan mohon segera melapor ke operator NISN/NPSN sekolah asal untuk segera dihapus.

    Sumber: http://nisn.data.kemdiknas.go.id

    more

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Informasi Terbaru