• UKG Online Batal Digelar Pro kontra pelaksanaan uji kompetensi guru (UKG) terus bergulir. Meski demikian, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikdud) tetap menggelar UKG yang dimulai hari ini. Sesuai jadwal hari ini 30 Juli 2012 adalah hari pertama pelaksanaan UKG online untuk guru SMP. Di beberapa daerah, melaporkan gagal koneksi ke server pusat, pada pelaksanaan uji kompetensi guru online. Para guru yang sudah hadir pun batal mengikuti ujian UKG online.

    Beberapa daerah yang gagal untuk melaksanakan UKG online hari ini diantaranya Bandung, Madiun, dan Jakarta Timur. Secara umum penyebab kegagalan dan UKG online dibatalkan sama, yaitu server tidak bisa diakses. Pelaksanaan UKG online yang jadwalnya hari ini bagi guru-guru SMP di Kota Bandung, Jawa Barat gagal terlaksana. Penyebabnya, koneksi internet dari tempat uji kompetensi ke pusat buruk. Begitupun yang terjadi di Madiun, jaringan bermasalah sehingga tidak bisa dibuka. Kegagalan terkoneksi dengan server yang terjadi di sejumlah daerah membuat UKG online batal digelar.

    UKG diselenggarakan Kemendikbud untuk melakukan pemetaan kompetensi guru agar kualitasnya meningkat dan mensukseskan pendidikan nasional bangsa. UKG yang akan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia mulai tanggal 30 Juli hingga 7 Agustus 2012 mendatang diklaim menggunakan sistem pemrogram komputer yang lebih aman karena dikembangkan mandiri oleh Badan Pengembangan SDM Pendidikan dan Kebudayaan Kemdikbud.

    Kegagalan UKG online yang dimulai hari ini di seluruh Indonesia, disesalkan organisasi guru, salah satunya oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Peringatan sudah disampaikan kepada pemerintah supaya pelaksanaannya jangan terhesa-gesa.

    "Menyedihkan, memilukan, dan memprihatinkan. Tujuan UKG yang baik untuk pemetaan kompetensi guru gagal di hari pertama karena ketidaksiapan pemerintah yang memang terburu-buru melaksanakannya," kata Ketua Umum PGRI,  Sulistyo dikutip dari kompas.com

    "Jangan berfikir karena guru kompetensinya belum baik, terus di-UKG itu. Kompetensi dan profesionalitas guru tak akan meningkat kalau hanya diuji (UKG). Peningkatan kompetensi dan profesionalitas hanya bisa dilakukan dengan pembinaan, diklat, dan kegiatan ilmiah yang tepat, di samping kesadaran dari guru yang bersangkutan," jelas Sulistyo.

    Berita terbaru menyebutkan Kepala Badan Pembinaan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDM-PMP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Syawal Gultom mengatakan, akan ada penjadwalan ulang bagi semua daerah yang tertunda melaksanakan uji kompetisi guru (UKG) pada hari ini, Senin(30/7/2012). Menurut rencana, UKG ulang akan digelar pada 2 Oktober 2012 mendatang.

    more
  • Tips Menghadapi Ujian UKG Online Ujian UKG online akan dilaksanakan secara bertahap, untuk tahun 2012 ini, Uji kompetensi awal (UKG) akan dikhususkan pada guru-guru yang sudah mendapatkan sertifikasi pendidik. Sebenarnya ujian atau evaluasi sendiri tidak jauh dari keseharian guru. Sudah biasa guru mengadakan atau memberikan ujian pada peserta didiknya untuk evaluasi. Lha, sekarang gantian, guru yang akan diuji dengan mengerjakan soal-soal UKG online yang akan dilakukan mulai 30 Juli sampai 12 Agustus 2012.

    Sekarang SekolahDasar.Net akan mencoba berbagi, tips untuk menghadapi ujian UKG online yang mengujikan kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional. Sebagai kebijakan baru dari Kemendikbud untuk berusaha meningkatkan kualitas pendidikan, UKG online adalah pertama kali diberlakukan. Sehingga akan muncul kebingungan  dari kalangan guru yang diuji jika sosialisasi tidak maksimal.

    Sebelum memberikan tips ketika pelaksanaan UKG online, sebaiknya kita simak lagi tata cara mengikuti ujian UKG online yang dikutip dari Buku Pedoman UKG. Persiapan yang matang tanpa mengetahui tata cara akan bisa menyusahkan diri sendiri. Berikut tips menghadapi ujian UKG online:

    1. Belajar mengerjakan soal-soal latihan UKG. Coba saling berhubungan dengan teman-teman Anda, mencari soal-soal latihan soal yang berisikan materi pedagogik dan profesional. Pelajari kisi-kisi soal UKG yang sudah didapatkan. Bisa juga mencoba mengerjakan kembali soal-soal ketika UKA PLPG. Lebih baik saling bertukar pendapat dengan teman dan mencari referensi.

    2. Pastikan data anda benar, ini penting untuk menyesuaikan soal yang akan dikerjakan, karena soal ujian yang akan diberikan adalah yang sesuai dengan sertifikat dan ijasah. Untuk itu segera cek data Anda, dan minta perbaikan jika salah. Cari tahu, kapan dan di mana tempat ujian Anda, bisa ditanyakan di dinas pendidikan setempat.

    3. Pahami dan kenali betul tentang seluk beluk UKG, untuk itu anda bisa mengunduh buku pedoman UKG. Di sana ada banyak informasi, tentang apa yang akan diujikan dalam UKG online, jadwal secara umum, termasuk tata cara ujian seperti di atas. Pahami juga cara mengerjakan ujian di software UKG online, karena inilah sistem barunya, yaitu ujian dikerjakan secara online.

    4. Coba tanyakan pada guru yang sudah melakukan ujian. Karena UKG online akan dilakukan bertahap, setidaknya ada 3 tahap dan setiap secara bergelombang, jadi ada kesempatan untuk bertanya kepada teman guru yang sudah melaksanakan ujian UKG online. Bertanya tentang bagaimana model soalnya atau cara mengerjakan ujiannya dan yang lain sebagainya.

    5. Saat mengerjakan berkonsentrasilah, Ujian dilaksanakan secara online di depan komputer, saat membaca soal di layar monitor tentu berbeda dengan membaca soal di atas kertas. Cahaya dari layar monitor sering membuat kita sering salah membaca dan kurang konsentrasi. Akan ada 100 soal UKG yang akan dikerjakan dengan waktu 120 menit. Pastikan soal yang akan dikerjakan sesuai dengan sertifikat pendidik yang dimiliki.

    6. Tetaplah tenang dan berdoa. Jangan terlalu stres menghadapi ujian UKG online, ini bukanlah ajang untuk menghukum jika nilai tidak sesuai standar. UKG online sesuai tujuannya adalah untuk mengetahui sejauh mana kompetensi guru untuk pengembangan profesi dan pemberian pendidikan yang sesuai. Terus berdoa' semoga lancar dan sukses dalam menghadapi ujian.

    Yang terpenting tidak perlu takut dalam menghadapi ujian UKG online. Jangan terpengaruh dengan oknum yang mengatakan bisa memberikan bocoran soal dengan imbalan uang. Cobalah menerapkan apa yang biasanya anda nasihatkan untuk peserta didiknya ketika menghadapi ujian. Semoga tips di atas bermanfaat, anda pun juga boleh menambahkan tips-tips menghadapi UKG ini dengan menuliskannya di kolom komentar di bawah ini.

    Ditulis oleh: Kurnia Septa | @kurniasepta

    more
  • Peserta UKG Wajib Konfirmasi dan Validasi Data Konfirmasi dan validasi data peserta uji kompetensi guru (UKG) wajib dilakukan peserta untuk memastikan kebenaran data. Dikutip dari Buku Pedoman UKG yang disusun oleh Badan PSDMPK - PMP pada halaman 10, validitas data peserta UKG sangat diperlukan untuk menentukan mata uji masing-masing peserta. Konfirmasi dan validasi data peserta merupakan tanggungjawab LPMP bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota melalui aplikasi yang telah disediakan dalam website.

    Unsur data guru yang ditampilkan dalam website adalah:
    a. NUPTK
    b. Nomor Peserta Sertifikasi Guru (14 digit), untuk guru bersertifikat
    c. Nama Guru
    d. Status (PNS/Bukan PNS)
    e. Mata Uji pada UKG (sesuai dengan sertifikat pendidik)
    f. Sekolah tempat tugas (satuan administrasi pangkal)
    g. Program studi pada pendidikan tinggi setingkat D-I/D-II/D-III/S-1
    h. Nama Perguruan Tinggi setingkat D-I/D-II/D-III/S-1

    Jika terdapat data yang belum sesuai dan belum terisi, maka guru peserta UKG wajib menginformasikan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota untuk dilakukan perbaikan data dengan membawa bukti fisik yang menunjukkan data yang benar.

    Tahapan konfirmasi dan validasi data sebagai berikut:
    a. Guru membuka website bpsdmpk.kemdikbud.go.id/ukguru dan mencari identitas datanya menggunakan menu pencarian. Kemudian ikuti perintah yang ada dalam menu tersebut.
    b. Data guru akan muncul dalam layar komputer apabila guru mengisi data dengan benar. Bagi guru yang tidak menemukan datanya segera menghubungi operator dinas dan/atau operator LPMP setempat.
    c. Jika data benar, maka guru harus memberikan konfirmasi data dengan meng”klik” tombol “data benar”.
    d. Jika data salah, maka guru meng’'klik” tombol “perlu perbaikan”.
    e. Data akan diperbaiki oleh guru yang bersangkutan pada hari ujian sebelum ujian dimulai.
    f. Data yang dapat diperbaiki adalah:
    1) Sekolah tempat tugas
    2) Status (PNS/Bukan PNS)
    3) Program studi pada pendidikan tinggi setingkat D-I/D-II/D-III/S-1
    4) Nama Perguruan Tinggi setingkat D-I/D-II/D-III/S-1

    more
  • 7 Aspek Kompetensi Pedagogik Guru Kata 'Pedagogik' tidak akan asing di telinga guru, tetapi apakah semua guru memahami apa yang dimaksud dengan Kompetensi Pedagogik walau sebenarnya sudah pernah di lakukannya. Kompetensi Pedagogik pada dasarnya adalah kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran peserta didik. Kompetensi Pedagogik menjadi salah satu jenis kompetensi yang harus dikuasai guru.

    Kompetensi Pedagogik merupakan kompetensi khas, yang akan membedakan guru dengan profesi lainnya. Penguasaan Kompetensi Pedagogik disertai dengan profesional akan menentukan tingkat keberhasilan proses dan hasil pembelajaran peserta didik.

    Kompetensi Pedagogik diperoleh melalui upaya belajar secara terus menerus dan sistematis, baik pada masa pra jabatan (pendidikan calon guru) maupun selama dalam jabatan, yang didukung oleh bakat, minat dan potensi keguruan lainnya dari masing-masing individu yang bersangkutan.

    Kompetensi Pedagogik yang menjadi salah satu materi yang diujikan dalam peniliaan kinerja guru, terdiri dari 7 aspek. Berikut adalah 7 aspek Kompetensi Pedagogik yang dikutip dari Pedoman Pelaksanaan Penilaian Kinerja Guru (PK Guru):

    1. Mengenal Karakteristik Peserta Didik
    Dalam aspek ini guru mampu mencatat dan menggunakan informasi tentang karakteristik peserta didik secara umum dan khusus untuk membantu proses pembelajaran. Karakteristik peserta didik ini terkait dengan aspek fisik, intelektual, sosial, emosional, moral, dan latar belakang sosial budaya. Beberapa indikator yang muncul dari penguasaan karakter peserta didik diantaranya:
    • Guru dapat mengidentifikasi karakteristik belajar setiap peserta didik di kelasnya,
    • Guru memastikan bahwa semua peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran,
    • Guru dapat mengatur kelas untuk memberikan kesempatan belajar yang sama pada semua peserta didik dengan kelainan fisik dan kemampuan belajar yang berbeda,
    • Guru mencoba mengetahui penyebab penyimpangan perilaku peserta didik untuk mencegah agar perilaku tersebut tidak merugikan peserta didik lainnya,
    • Guru membantu mengembangkan potensi dan mengatasi kekurangan peserta didik,
    • Guru memperhatikan peserta didik dengan kelemahan fisik tertentu agar dapat mengikuti aktivitas pembelajaran, sehingga peserta didik tersebut tidak termarjinalkan (tersisihkan, diolok‐olok, minder, dsb).

    2. Menguasai Teori Belajar dan Prinsip‐prinsip Pembelajaran
    Guru mampu menetapkan berbagai pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dan efektif sesuai dengan standar kompetensi guru. Guru mampu menyesuaikan metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik dan mampu memotivasi mereka untuk belajar. Indikator yang harus tampak dari aspek ini adalah:
    • Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menguasai materi pembelajaran sesuai usia dan kemampuan belajarnya melalui pengaturan proses pembelajaran dan aktivitas yang bervariasi,
    • Guru selalu memastikan tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran tertentu dan menyesuaikan aktivitas pembelajaran berikutnya berdasarkan tingkat pemahaman tersebut,
    • Guru dapat menjelaskan alasan pelaksanaan kegiatan/aktivitas yang dilakukannya, baik yang sesuai maupun yang berbeda dengan rencana, terkait keberhasilan pembelajaran,
    • Guru menggunakan berbagai teknik untuk memotiviasi kemauan belajar peserta didik,
    • Guru merencanakan kegiatan pembelajaran yang saling terkait satu sama lain, dengan memperhatikan tujuan pembelajaran maupun proses belajar peserta didik,
    • Guru memperhatikan respon peserta didik yang belum/kurang memahami materi pembelajaran yang diajarkan dan menggunakannya untuk memperbaiki rancangan pembelajaran berikutnya.

    3. Mampu Mengembangkan Kurikulum
    Dalam mengembangkan kurikulum guru harus mampu menyusun silabus sesuai dengan tujuan terpenting kurikulum dan membuat serta menggunakan RPP sesuai dengan tujuan dan lingkungan pembelajaran. Guru mampu memilih, menyusun, dan menata materi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Guru akan nampak mampu mengembangkan kurikulum jika:
    • Guru dapat menyusun silabus yang sesuai dengan kurikulum,
    • Guru merancang rencana pembelajaran yang sesuai dengan silabus untuk membahas materi ajar tertentu agar peserta didik dapat mencapai kompetensi dasar yang ditetapkan,
    • Guru mengikuti urutan materi pembelajaran dengan memperhatikan tujuan pembelajaran,
    • Guru memilih materi pembelajaran yang: (1) sesuai dengan tujuan pembelajaran, (2) tepat dan mutakhir, (3) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik, (4) dapat dilaksanakan di kelas dan (5) sesuai dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik.


    4. Menciptakan Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik
    Guru mampu menyusun dan melaksanakan rancangan pembelajaran yang mendidik secara lengkap. Guru mampu melaksanakan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan karakter peserta didik. Guru mampu menyusun dan menggunakan berbagai materi pembelajaran dan sumber belajar sesuai dengan karakteristik peserta didik. Jika relevan, guru memanfaatkan teknologi informasi komunikasi (TIK) untuk kepentingan pembelajaran. Indikator dari aspek ini adalah:
    • Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran sesuai dengan rancangan yang telah disusun secara lengkap dan pelaksanaan aktivitas tersebut mengindikasikan bahwa guru mengerti tentang tujuannya,
    • Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran yang bertujuan untuk membantu proses belajar peserta didik, bukan untuk menguji sehingga membuat peserta didik merasa tertekan,
    • Guru mengkomunikasikan informasi baru (misalnya materi tambahan) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar peserta didik,
    • Guru menyikapi kesalahan yang dilakukan peserta didik sebagai tahapan proses pembelajaran, bukan semata‐mata kesalahan yang harus dikoreksi. Misalnya: dengan mengetahui terlebih dahulu peserta didik lain yang setuju/tidak setuju dengan jawaban tersebut, sebelum memberikan penjelasan tentang jawaban yamg benar,
    • Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai isi kurikulum dan mengkaitkannya dengan konteks kehidupan sehari‐hari peserta didik,
    • Guru melakukan aktivitas pembelajaran secara bervariasi dengan waktu yang cukup untuk kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar dan mempertahankan perhatian peserta didik,
    • Guru mengelola kelas dengan efektif tanpa mendominasi atau sibuk dengan kegiatannya sendiri agar semua waktu peserta dapat termanfaatkan secara produktif,
    • Guru mampu audio‐visual (termasuk tik) untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran. Menyesuaikan aktivitas pembelajaran yang dirancang dengan kondisi kelas,
    • Guru memberikan banyak kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya, mempraktekkan dan berinteraksi dengan peserta didik lain,
    • Guru mengatur pelaksanaan aktivitas pembelajaran secara sistematis untuk membantu proses belajar peserta didik. Sebagaicontoh: guru menambah informasi baru setelah mengevaluasi pemahaman peserta didik terhadap materi sebelumnya, dan
    • Guru menggunakan alat bantu mengajar, dan/atau audio‐visual (termasuk tik) untuk meningkatkan motivasi belajar pesertadidik dalam mencapai tujuan pembelajaran.

    5. Mengembangkan Potensi Peserta Didik
    Guru dapat menganalisis potensi pembelajaran setiap peserta didik dan mengidentifikasi pengembangan potensi peserta didik melalui program pembelajaran yang mendukung siswa mengaktualisasikan potensi akademik, kepribadian, dan kreativitasnya sampai ada bukti jelas bahwa peserta didik mengaktualisasikan potensi mereka. Kemampuan mengembangkan postensi peserta didik ini akan nampak jika:
    • Guru menganalisis hasil belajar berdasarkan segala bentuk penilaian terhadap setiap peserta didik untuk mengetahui tingkat kemajuan masing‐masing.
    • Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk belajar sesuai dengan kecakapan dan pola belajar masing‐masing.
    • Guru merancang dan melaksanakan aktivitas pembelajaran untuk memunculkan daya kreativitas dan kemampuan berfikir kritis peserta didik.
    • Guru secara aktif membantu peserta didik dalam proses pembelajaran dengan memberikan perhatian kepada setiap individu.
    • Guru dapat mengidentifikasi dengan benar tentang bakat, minat, potensi, dan kesulitan belajar masing-masing peserta didik.
    • Guru memberikan kesempatan belajar kepada peserta didik sesuai dengan cara belajarnya masing-masing.
    • Guru memusatkan perhatian pada interaksi dengan peserta didik dan mendorongnya untuk memahami dan menggunakan informasi yang disampaikan.


    6. Melakukan Komunikasi dengan Peserta Didik
    Yang dimaksud adalah guru mampu berkomunikasi secara efektif, empatik dan santun dengan peserta didik dan bersikap antusias dan positif. Guru mampu memberikan respon yang lengkap dan relevan kepada komentar atau pertanyaan peserta didik. Berikut indikator adalah indikatornya:
    • Guru menggunakan pertanyaan untuk mengetahui pemahaman dan menjaga partisipasi peserta didik, termasuk memberikan pertanyaan terbuka yang menuntut peserta didik untuk menjawab dengan ide dan pengetahuan mereka.
    • Guru memberikan perhatian dan mendengarkan semua pertanyaan dan tanggapan peserta didik, tanpamenginterupsi, kecuali jika diperlukan untuk membantu atau mengklarifikasi pertanyaan/tanggapan tersebut.
    • Guru menanggapi pertanyaan peserta didik secara tepat, benar, dan mutakhir, sesuai tujuan pembelajaran dan isi kurikulum, tanpa mempermalukannya.
    • Guru menyajikan kegiatan pembelajaran yang dapat menumbuhkan kerja sama yang baik antarpeserta didik.
    • Guru mendengarkan dan memberikan perhatian terhadap semua jawaban peserta didik baik yang benar maupun yang dianggap salah untuk mengukur tingkat pemahaman peserta didik.
    • Guru memberikan perhatian terhadap pertanyaan peserta didik dan meresponnya secara lengkap danrelevan untuk menghilangkan kebingungan pada peserta didik.

    7. Menilai dan Mengevaluasi Pembelajaran
    Guru mampu menyelenggarakan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan. Guru melakukan evaluasi atas efektivitas proses dan hasil belajar dan menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. Guru mampu menggunakan hasil analisis penilaian dalam proses pembelajarannya. Kemampuan dalam aspek ini akan terlihat ketika:
    • Guru menyusun alat penilaian yang sesuai dengan tujuan pembelajaran untuk mencapai kompetensi tertentu seperti yang tertulis dalam RPP.
    • Guru melaksanakan penilaian dengan berbagai teknik dan jenis penilaian, selain penilaian formal yang dilaksanakan sekolah, dan mengumumkan hasil serta implikasinya kepada peserta didik, tentang tingkat pemahaman terhadap materi pembelajaran yang telah dan akan dipelajari.
    • Guru menganalisis hasil penilaian untuk mengidentifikasi topik/kompetensi dasar yang sulit sehingga diketahui kekuatan dan kelemahan masing‐masing peserta didik untuk keperluan remedial dan pengayaan.
    • Guru memanfaatkan masukan dari peserta didik dan merefleksikannya untuk meningkatkan pembelajaran selanjutnya, dan dapat membuktikannya melalui catatan, jurnal pembelajaran, rancangan pembelajaran, materi tambahan, dan sebagainya.
    • Guru memanfatkan hasil penilaian sebagai bahan penyusunan rancangan pembelajaran yang akan dilakukan selanjutnya.

    Sumber: http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2012/01/29/kompetensi-pedagogilk-guru/

    more
  • Pro Kontra Uji Kompetensi Guru (UKG) Saat rencana uji kompetensi guru (UKG) digulirkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kebijakan ini sudah menui pro dan kontra di kalangan para guru. Sampai menjelang dari pelaksanaan UKG yang dilakukan secara online ini pun juga masih mendapatkan pro dan kontra berbagai organisasi profesi guru.

    Alasan pemerintah, dalam hal ini Kemendikbud yang mendasari untuk dilaksanakan uji kompetensi bagi guru adalah masih rendahnya kompetensi pendidik di indonesia. Dengan dalih bahwa selama ini guru dibina tanpa arah dan dasar. Akibatnya, pendidikan dan pelatihan (diklat) yang dilakukan pemerintah dan pemerintah daerah jadi mubazir karena tidak sesuai dengan kondisi dan kebutuhan guru. Dengan tujuan untuk melakukan pemetaan dan korelasi peningkatan mutu setelah para guru tersebut diberikan tunjangan profesi. Itulah yang membuat Kemendikbud tetap ngotot untuk melaksanakan UKG.

    UKG online yang akan dilaksanakan 30 Juli-12 Agustus nanti yang dikhususkan untuk guru bersertifikat yang jumlahnya 1.006.211 orang ini mendapat pertentangan. Salah satunya dari Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI). Menurutnya, kebijakan UKG tidak memiliki dasar hukum, baik melalui undang-undang mau pun peraturan menteri. FSGI khawatir dijadikan sebagai kebijakan untuk menekan guru.FSGI bersama Koalisi Tolak Uji Kompetensi Guru (UKG) menyatakan akan memboikot ujian yang akan dilaksanakan pada 30 Juli - 12 Agustus 2012.

    Sementara itu Federasi Guru Independen Indonesia (FGII) juga menolak pelaksanaan uji kompetensi guru yang akan segera dilakukan pada akhir Juli ini.FGII menolak karena UKG dinilai tidak punya dasar hukum dan hanya pemborosan. Bila untuk pelaksanaan UKG itu dianggarkan biaya per guru mencapai Rp 100 ribu, maka jika dikalikan sekitar satu juta guru yang akan mengikutinya, akan menghabiskan dana mencapai Rp100 miliar. Menurut mereka pelaksanaan UKG tidak ada pengaruh terhadap sertifikasi guru.

    Niat pemerintah untuk melaksanakan uji kompetensi bagi guru didukung oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI). Namun, uji kompetensi jangan sampai menjadi "hukuman" untuk mencabut tunjangan sertifikasi guru. IGI keberatan jika uji kompetensi dikaitkan dengan pembayaran tunjangan sertifikasi guru.

    Dukungan pelaksanaan UKG berasal dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Dalam pelaksanaan kebijakan uji kompetensi yang terpenting adalah pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik, dan menghasilkan data riil yang akurat. Alasan PGRI tetap setuju dengan pelaksanaan UKG karena pemerintah telah berjanji pelaksanaan UKG dimaksudkan untuk memperoleh peta pembinaan profesi guru. Namun, PGRI mengkritik persiapan UKG yang belum maksimal, agak rapuh mulai dari pengembangan instrumen, desain kegiatan, penguatan landasan yuridis, konseptual teoritik, dan antisipasi malpraktik di lapangan.

    Ditulis oleh @kurniasepta diolah dari kompas.com

    more
  • Contoh Soal UKG Online dari Kemendikbud Contoh soal uji kompetensi guru (UKG) atau kisi-kisi soal demi memudahkan para guru menghadapi ujian kompetensi telah disediakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Seperti dikutip dari kompas.com (23/07) bahwa Kemendikbud telah menyediakan contoh soal yang dapat diakses secara gratis di www.ukg.kemdikbud.go.id.

    Tetapi sampai tulisan ini dibuat, website resmi Kemendikbud untuk mendapatkan contoh soal UKG online yang beralamat di www.ukg.kemdikbud.go.id belum bisa diakses. Hal ini tidak sesuai dengan yang dikatakan oleh Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sumatera Utara Bambang Winarji di Medan, Minggu (22/7/2012) "Tinggal diakses saja, terus diunduh, di sana ada pedoman-pedoman bahasan yang diujikan, 30 persen pedagogik, 70 profesional,".

    Untuk saat ini, hanya kisi-kisi soal UKG yang bisa didapatkan oleh guru yang akan menjalani uji kompetensi yang akan berlangsung 30 Juli-12 Agustus 2012. Untuk mendapatkan kisi-kisi soal UKG untuk semua jenjang pendidikan dari tingkat SD sampai SMA bisa di dapatkan di website Badan PSDMPK-PMP yaitu http://bpsdmpk.kemdikbud.go.id/ukguru.

    Dalam uji kompetensi, guru akan mengerjakan soal yang berjumlah 100 soal dengan waktu 120 menit. Komposisi instrumen materi tes UKG adalah 30% kompetensi pedagogik dan 70% kompetensi profesional. Setiap lokasi ujian akan diawasi satu pengawas, dan teknisi. Para peserta UKG akan mengikuti ujian secara bergelombang. Tidak ada yang tahu soalnya akan seperti apa ketika pelaksanaan ujian yang sesungguhnya dan kemungkinan bocor sedikit karena semua berlangsung secara online.

    Persiapkan diri sejak dini dengan terus belajar dan tetap bersikap tenang. Karena tujuan awal dari UKG Online adalah untuk menghimpun data awal dalam proses pembinaan profesi guru. PGRI juga pun meminta Kemendikbud agar UKG tidak dikaitkan dengan sertifikasi, terlebih dengan penerimaan tunjangan profesi guru (TPG). Kepada para guru peserta uji kompetensi hendaknya tidak terpengaruh rayuan oknum tertentu yang dapat menyediakan bocoran soal UKG dengan iming-iming uang.

    more
  • Prediksi Soal UKG Online Untuk Guru SD Prediksi soal UKG secara umum ada 2 jenis soal yang akan diujikan dalam uji kompetensi guru untuk Guru SD tahun ini, yaitu soal UKG kompetensi Pedagogik dan soal kompetensi profesional, dengan komposisi 30% soal UKG kompetensi pedagogik dan 70% soal kompetensi profesional.

    Kompetensi Pedagogik merupakan salah satu jenis kompetensi yang mutlak harus dikuasai guru SD. Kompetensi pedagogik pada dasarnya adalah kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran peserta didik. Kompetensi Pedagogik merupakan kompetensi khas, yang akan membedakan guru dengan profesi lainnya dan akan menentukan tingkat keberhasilan proses dan hasil pembelajaran peserta didiknya.


    Klik tautan di atas untuk mengerjakan prediksi soal UKG untuk Guru SD dengan materi soal Kompetensi Pedagogik, yang mencangkup 5 aspek, yaitu:
    a. Mengenal karakteristik dan potensi peserta didik
    b. Menguasasi teori belajar & prinsip-prinsip pembelajaran efektif
    c. Merencanakan dan mengembangkan kurikulum
    d. Melaksanakan pembelajaran yang efektif
    e. Menilai dan mengevaluasi pembelajaran

    SekolahDasar.Net akan terus mengupdate Prediksi Soal UKG untuk Guru SD, jika Anda punya informasi bisa mengirim pesan kepada kami di fan page SEKOLAH DASAR. Jangan lupa untuk like (suka) terlebih dahulu. Semoga prediksi soal UKG yang bisa dikerjakan secara online ini bisa membantu persiapan Bapak Ibu Guru SD.

    more
  • Download Kisi-Kisi Soal UKG Penjas/PJOK SD Sudah punya kisi-kisi soal uji kompetensi guru untuk Anda guru Penjas/PJOK SD? Bagi Anda guru pendidikan jasmani, olah raga dan kesehatan (PJOK) yang sudah mendapat sertifikat pendidik bersiaplah untuk mengadapi UKG. Sama seperti halnya guru kelas SD dan guru bahasa inggris SD, Guru Penjas pun juga akan mengikuti UKG yang menurut jadwal akan dilaksanakan awal Agustus 2012.

    Guru Penjas SD yang lebih banyak mengajar di lapangan pun juga dituntut untuk siap mengerjakan soal-soal ujian UKG di depan komputer di software UKG Online. Soal UKG untuk guru Penjas/PJOK juga terdiri atas materi kompetensi pedogogik dan kompetensi profesional. Soal yang harus dikerjakan berjumlah 100 soal dengan waktu 120 menit. Untuk itu, segera dowload kisi-kisi soal UKG untuk guru Penjas/PJOK, klik tautan di bawah ini untuk mendowloadnya:


    Jangan takut dengan uji kompetensi guru ini, karena di awal sudah diberitakan kalau UKG bertujuan untuk memetakan kemampuan penguasaan kompetensi guru untuk program pembinaan dan pengembangan. Semoga untuk guru-guru Penjas/PJOK SD sukses dalam UKG Online, Amin.

    more
  • Download Kisi-Kisi Soal UKG Bahasa Inggris SD Kisi-kisi Bahasa Inggris untuk Ujian UKG guru SD sudah bisa didownload dan siap untuk dipelajari. Materi Bahasa Inggris di SD di ajarkan oleh guru mata pelajaran Bahasa Inggris. Di SD Bahasa Inggris adalah salah satu pelajaran muatan lokal. Di uji kompetensi guru yang menurut jadwal UKG 2012 untuk guru SD akan diselenggarakan tanggal 7 Agustus - 11 Agustus 2012, guru mata pelajaran (mapel) Bahasa Inggris pun juga harus bersiap untuk menghadapinya.

    Setelah di posting sebelumnya, sudah disajikan Kisi-kisi UKG untuk Guru Kelas SD, kini saatnya untuk berbagi Kisi-kisi UKG untuk Guru Bahasa Inggris SD. Dalam soal ujian kompetensi guru memuat materi pedagogik dan profesional. Berikut kisi-kisi UKG Bahasa Inggris SD, klik tautan di bawah ini untuk mendownloadnya:


    Dalam pelaksanaan ujian UKG secara online Guru Bahasa Inggris SD akan mengerjakan maksimal 100 soal dengan waktu 120 menit. Komposisi instrumen materi tes UKG adalah 30% kompetensi pedagogik dan 70% kompetensi profesional. Semoga semua guru SD sukses dalam UKG, Amin.

    more
  • Download Kisi-Kisi Soal UKG Guru Kelas SD Kisi-kisi uji kompetensi guru (UKG) untuk guru kelas SD sudah bisa didownload, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (Badan PSDMPK - PMP)selaku penyelenggara UKG telah mengeluarkan kisi-kisi UKG guru kelas SD. Berikut sepenggal dari isi kisi-kisi tersebut:

    Kompetensi
    1 Menguasai substansi dan metodologi dasar keilmuan bahasa Indonesia yang mendukung pembelajaran bahasa Indonesia SD/MI.

    Sub Kompetensi
    1.1 Memilih, menata, dan merepresentasi materi ajar bahasa Indonesia SD berdasarkan pemahaman tentang bagaimana siswa belajar bahasa Indonesia.

    Indikator Esensial
    1.1.1 Menganalisis karakteristik perkembangan bahasa anak usia SD.
    1.1.2 Memilih materi ajar aspek membaca di kelas rendah SD.
    1.1.3 Memilih materi ajar aspek menulis di kelas tinggi SD. ....dst

    Selengkapnya  kisi-kisi uji kompetensi guru SD bisa didownload dengan mengklik tautan di bawah ini:


    Nantinya dalam pelaksanaan ujian UKG secara online guru akan mengerjakan maksimal 100 soal dengan waktu 120 menit. Komposisi instrumen materi tes adalah 30% kompetensi pedagogik dan 70% kompetensi profesional. Semoga semua guru SD sukses dalam UKG, Amin.

    more
  • Cara Mengecek Calon Peserta UKG
    Peserta UKG adalah seluruh guru yang mengajar di sekolah, baik yang memiliki sertifikat pendidik maupun yang belum memiliki sertifikat pendidik. Jumlah total peserta UKG untuk guru bersertifikat pendidik 1.006.211 orang, dan guru belum bersertifikat pendidik 1.015.087 orang.

    Peserta UKG pada prinsipnya adalah semua guru PNS dan bukan PNS yang mengajar di sekolah negeri dan swasta. Jumlah peserta UKG 2012 secara nasional sebanyak 1.015.087, terdiri dari 798.556 PNS dan 216.531 GTY. Data peserta UKG dapat dicek melalui website http://bpsdmpk.kemdikbud.go.id/ukguru.

    Persyaratan Peserta UKG
    a. Bagi guru bersertifikat pendidik
    1) memiliki sertifikat pendidik (tahun 2007-2011),
    2) pada tahun 2012 belum memasuki masa pensiun, dan
    3) masih aktif menjadi guru.

    b. Bagi guru belum bersertifikat pendidik
    1) Guru PNS atau guru tetap yayasan (GTY)
    2) Memiliki NUPTK

    Cara Mengecek Calon Peserta UKG  Online
    1.) Kunjungi website Badan PSDMPK-PMP klik di sini
    2.) Klik Pencarian lalu ketik NUPTK
    3.) Terakhir klik Cari (gambar lup)

    Data yang dihasilkan dari pengecekan tersebut adalah: NUPTK, Nomor Peserta, Nama, Status PNS, Tempat Tugas, Mata Uji UKG, Pendidikan Terakhir (Program Studi dan Nama Perguruan Tinggi). Tetapi dari data hasil pengecekan, untuk Mata Uji UKG, Pendidikan Terakhir, Program Studi, dan Nama Perguruan Tinggi masih belum ada keterangan.

    more
  • Cara Mengerjakan Ujian di Software UKG Online Uji kompetensi guru (UKG) menggunakan sistem baru, yaitu mengerjakan soal secara online. Bagi kebanyakan guru hal ini adalah hal yang baru, mungkin belum pernah melakukan ujian dengan sistem serupa. Apalagi bagi guru sekolah dasar (SD) yang masih banyak ada di daerah yang jauh dari pusat kota, tidak terbiasa dengan multimedia (komputer). Ditambahkan lagi akses internet yang belum merata. Apapun itu alasannya, kebijakan UKG sudah terlanjur dibuat dan harus dijalani. Sehingga untuk mau tidak mau guru harus segara melangkah untuk lebih baik lagi.

    Soal UKG berbentuk digital dan telah melalui proses enkripsi dan hanya dapat dibuka dan diakses oleh software sistem ujian online yang dikembangkan BPSDMPK-PMP. Soal UKG dikembangkan oleh Tim Ahli dengan bentuk soal obyektif tes jenis pilihan ganda dengan 4 opsi pilihan jawaban.Komposisi instrumen tes adalah 30% kompetensi pedagogik dan 70% kompetensi profesional dengan waktu pengerjaan soal ujian adalah 120 menit dan jumlah soal maksimal 100 butir soal. Kecuali guru Tuna Netra waktu yang diberikan 180 menit.

    Untuk mengetahui cara mengerjakan soal ujian di software UKG online, simak Video Tutorial UKG berikut:


    Anda dapat mendownload video cara mengerjakan soal ujian UKG online dengan mengklik tautan di atas. Selain itu, Anda juga bisa mendapat e-book Panduan Cara Mengerjakan Soal Ujian di Software UKG, di sini. Dalam buku panduan yang di susun oleh Tim Pengembangan Sistem UKG Online itu disertai langkah-langkah, mulai dari cara Login, mengerjakan sampai melihat hasil ujian.

    more
  • Materi yang Diujikan dalam UKG Online Uji Kompetensi Guru (UKG) untuk menguji kompetensi guru memiliki tujuan, yaitu: UGK untuk memetakan penguasaan kompetensi guru (kompetensi pedagogik dan profesional) sebagai dasar pertimbangan pelaksanaan program pembinaan dan pengembangan profesi guru dalam bentuk kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan. UKG digunakan sebagai entry point penilaian kinerja guru dan sebagai alat kontrol pelaksanaan penilaian kinerja guru.

    Berdasarkan tujuan yang juga sudah tertulis di Buku Pedoman Uji Kompetensi Guru, tentu saja materi yang akan diujikan secara online dalam UKG sesuai dengan tujuan pelaksanaannya. Secara umum ada 2 aspek materi yang akan diujikan dalam UGK 2012 ini, yaitu Kompetensi Pedagogik dan Kompetensi Profesional, dengan komposisi 30% Kompetensi Pedagogik dan 70% Kompetensi Profesional.

    Kompetensi Pedagogik merupakan salah satu jenis kompetensi yang mutlak harus dikuasai guru. Kompetensi pedagogik pada dasarnya adalah kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran peserta didik. Kompetensi Pedagogik merupakan kompetensi khas, yang akan membedakan guru dengan profesi lainnya dan akan menentukan tingkat keberhasilan proses dan hasil pembelajaran peserta didiknya.

    Standar kompetensi pedagogik meliputi 5 aspek materi:
    a. Mengenal karakteristik dan potensi peserta didik
    b. Menguasasi teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang efektif
    c. Merencanakan dan mengembangkan kurikulum
    d. Melaksanakan pembelajaran yang efektif
    e. Menilai dan mengevaluasi pembelajaran

    Kompetensi materi yang diharapkan dapat dikuasai guru adalah konsistensi penguasaan pedagogik antara content dengan performance. Makdsudnya yaitu guru bukan sekedar menguasai tentang pengenalan peserta didik, model belajar, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, tetapi tes ujian UKG yang mampu memprediksi atau mengukur bagaimana guru mampu mengintegrasikan kelimanya dalam pelaksanaan pembelajaran.

    Kompetensi Profesional yaitu kemampuan yang dimiliki guru da­lam merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran. Guru mempunyai tu­gas untuk mengarahkan kegiatan belajar peserta didik untuk mencapai tujuan pem­belajaran, untuk itu guru dituntut mampu menyampaikan bahan pelajaran. Guru harus selalu mengikuti perkembangan dan kemajuan terakhir tentang materi yang disajikan, dan menguasai materi pelajaran yang disaji­kan.

    Kompetensi Profesional yang diujikan dalam UKA meliputi:
    a. Penguasaan materi, struktur, konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu.
    b. Mengembangkan keprofesian melalui tindakan reflektif
    c. Konsistensi penguasaan materi guru antara content dengan performance:
    - teks, konteks, & realitas
    - fakta, prinsip, konsep dan prosedur
    - ketuntasan tentang penguasaan filosofi, asal-usul, dan aplikasi ilmu

    more
  • Download Buku Pedoman UKG 2012 3 bulan ini guru yang sudah mendapat sertifikat pendidik akan menjalani uji kompetensi guru. Untuk itu guru yang akan mengikuti ujian sudah diberikan pengarahan atau sosialisasi untuk kesiapan dalam menghadapi UKG. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (Badan PSDMPK - PMP) telah menerbitkan Buku Pedoman Uji Kompetensi Guru (UKG)

    Buku Pedoman Uji Kompetensi Guru (UKG) ini terdiri dari 4 BAB. Bab Pendahuluan dari buku pedoman UKG memuat latar belakang, karena sebagai tenaga profesional, guru dituntut untuk selalu mengembangkan diri sejalan dengan kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Ada dasar hukum yang digunakan sebagai acuan pelaksanaan UKG yang harus diketahui guru.

    Tujuan UKG salah satunya yang tertulis di Buku Pedoman UKG 2012 adalah untuk memetakan penguasaan kompetensi guru (kompetensi pedagogik dan profesional) sebagai dasar pertimbangan pelaksanaan program pembinaan dan pengembangan profesi guru dalam bentuk kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan. Uji kompetensi guru pada tahun 2012 akan dilaksanakan dengan 2 (dua) cara yaitu:
    1. Sistem online
    2. Sistem manual (paper pencil test)

    BAB II dari Buku Pedoman Uji Kompetensi Guru memuat beberapa subbab, diantaranya: Landasan UKG yang meliputi 3 aspek (1.) Aspek Filosofis (2.) Apek Teoritis Pedagogik dan (3.) Aspek Empirik Sosial. Prinsipnya UKG mengukur kompetensi dasar tentang bidang studi (subject matter) dan pedagogik dalam domain content.

    Pengembangan instrumen uji kompetensi awal yang tertulis di Buku Pedoman UKG 2012, terdiri atas kisi-kisi dan butir soal. Soal UKG dikembangkan oleh Tim Ahli dengan bentuk soal obyektif tes jenis pilihan ganda dengan 4 opsi pilihan jawaban.Komposisi instrumen tes adalah 30% kompetensi pedagogik dan 70% kompetensi profesional dengan waktu pengerjaan soal ujian adalah 120 menit dan jumlah soal maksimal 100 butir soal.

    Selengkapnya bisa dibaca di Buku Pedoman UKA 2012, yang bisa didownload di tautan di bawah ini:


    Ada baiknya anda memiliki dan mempelajari tentang seluk beluk uji kompetensi guru lewat Buku Pedoman UKG yang resmi diterbitkan oleh Badan PSDMPK - PMP agar anda tidak terjebak pada informasi-informasi yang tidak jelas. Semoga bermanfaat.

    more
  • Jadwal dan Tata Cara Uji Kompetensi Guru (UKG) Seperti yang ditulis sebelumnya, Kemendikbud berencana untuk mengadakan uji ulang kompetensi guru yang sudah tersertifikasi. Walau awalnya mendapat pertentangan dari beberapa organisasi guru, akhirnya sudah pasti uji kompetensi guru (UKG) akan tetap dilaksanakan sesuai jadwal, yaitu akhir Juli 2012. UKG akan dilaksanakan secara online serentak di seluruh Indonesia.

    UKG 2012 online yang merupakan program atau kebijakan baru Kemendiknas untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik ini akan diikuti oleh seluruh guru yang memiliki sertifikat pendidik (tahun 2007-2011). Peserta UKG pada prinsipnya adalah semua guru PNS dan bukan PNS yang mengajar di sekolah negeri dan swasta. Jumlah peserta UKG 2012 secara nasional sebanyak 1.015.087, terdiri dari 798.556 PNS dan 216.531 GTY.

    UKG 2012 memiliki beberapa tujuan, diantaranya: (1) Pemetaan penguasaan kompetensi guru (kompetensi pedagogik dan profesional) sebagai dasar pertimbangan pelaksanaan program pembinaan dan pengembangan profesi guru dalam bentuk kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan. (2) UKG sebagai entry point penilaian kinerja guru dan sebagai alat kontrol pelaksanaan penilaian kinerja guru.

    Jadwal dan Tempat UKG
    Jadwal Umum UKG:
    Ujian Online : 30 Juli – 12 Agustus 2012
    Ujian Manual (Paper Pencil Test): 4 September 2012

    Jadwal Khusus UKG:
    Dalam satu hari, UKG dilaksana dalam tiga gelombang: pk. 07.00, 10.30, dan 14.00 WIB.

    UGK dibagi menjadi 3 tahap sesuai jenjang pendidikan, yaitu:
    Tahap I, SMP: tanggal 30 Juli s.d. 2 Agustus 2012
    Tahap II, SMA/SMK: tanggal 3 s.d. 6 Agustus 2012
    Tahap III, TK/SD/SDLB: tanggal 7 s.d. 11 Agustus 2012

    Jadwal Pelaksanaan UKG 2012

    No
    WIT
    WITA
    WIB
    Kegiatan
    Hari Pertama
    1
    14.00 (disesuaikan dengan kedatangan Petugas LPMP)
    -   Petugas LPMP melapor kepada Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota
    -   Koordinasi pelaksanaan UKG antara Dinas Pendidikan Kab/Kota dengan koordinator lokasi dan teknisi TUK
    -   Peninjauan lokasi oleh petugas LPMP
    Hari Kedua, Gelombang I
    1.
    09.00
    08.00
    07.00
    Petugas LPMP, Koordinator lokasi dan teknisi TUK harus siap di lokasi dan melakukan pengecekan seluruh perangkat UKG
    2.
    09.30
    08.30
    07.30
    Peserta masuk ke ruangan UKG
    3.
    09.35
    08.35
    07.35
    Registrasi (pengecekan identitas) dan pengisian daftar hadir peserta
    4.
    09.40
    08.40
    07.40
    Peserta menempati tempat duduk masing-masing dan pembacaan tata tertib
    5.
    09.45 - 10.00
    08.45 - 09.00
    07.45-08.00
    -   Peserta melakukan validasi data melalui aplikasi yang telah disediakan
    -   Latihan soaldan penggunaan aplikasi Online
    6.
    10.00 - 12.00
    09.00 - 11.00
    08.00- 10.00
    Pelaksanaan Uji Kompetensi
    Gelombang II
    1.
    12.30
    11.30
    10.30
    Peserta masuk ke ruangan UKG
    2.
    12.35
    11.35
    10.35
    Registrasi (pengecekan identitas) dan pengisian daftar hadir peserta
    3.
    12.40
    11.40
    10.40
    Peserta menempati tempat duduk masing-masing dan pembacaan tata tertib
    4.
    12.45 - 13.00
    11.45 - 12.00
    10.45-11.00
    -   Peserta melakukan validasi data melalui aplikasi yang telah disediakan
    -   Latihan soal dan penggunaan aplikasi Online
    5.
    13.00 - 15.00
    12.00 - 14.00
    11.00- 13.00
    Pelaksanaan Uji Kompetensi
    Gelombang III
    1.
    -
    15.00
    14.00
    Peserta masuk ke ruangan UKG
    2.
    -
    15.05
    14.05
    Registrasi (pengecekan identitas) dan pengisian daftar hadir peserta
    3.
    -
    15.10
    14.10
    Peserta menempati tempat duduk masing-masing dan pembacaan tata tertib
    4.
    -
    15.15-15.30
    14.15-14.30
    -   Peserta melakukan validasi data melalui aplikasi yang telah disediakan
    -   Latihan soal dan penggunaan aplikasi Online
    5.
    -
    15.30 - 17.30
    14.30 - 16.30
    -   Pelaksanaan Uji Kompetensi

    Tempat UKG
    Uji kompetensi guru akan dilaksanakan di tempat uji kompetensi guru yang telah ditetapkan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota sesuai dengan persyaratan dan telah diverifikasi oleh LPMP; Pelaksanaannya dipusatkan per kecamatan di suatu sekolah yang memenuhi persyaratan.

    Tata Cara Mengikuti Ujian
    1) Peserta memasuki ruangan minimal 30 menit sebelum jadwal ujian dengan menunjukkan Kartu Peserta UKG online dan identitas lainnya.
    2) Peserta mengisi daftar hadir dan mendengarkan pengarahan dari tim teknis.
    3) Login pada sistem ujian online sesuai dengan nomor peserta sertifikasi guru dan NUPTK.
    4) Peserta melakukan pengisian dan perbaikan data individu sebagaima data yang tertera pada layar monitor.
    5) Latihan menggunakan sistem ujian online selama 15 menit
    6) Mengikuti ujian yang sesungguhnya dengan mengakses soal uji kompetensi yang disediakan. Setiap peserta harus memastikan bahwa soal ujian mata pelajaran yang disiapkan harus sesuai dengan sertifikat pendidiknya.
    7) Waktu ujian akan tampil di layar komputer dan mulai menghitung mundur saat soal ujian mulai diakses.
    8) Menjawab soal ujian dengan cara memilih jawaban benar menggunakan mouse atau memilih jawaban benar dengan menekan keyboard (huruf A atau B atau C atau D).
    9) Jika terjadi salah pilih jawaban, peserta dapat memperbaiki jawaban dengan cara yang sama pada butir 8 di atas. Mengganti jawaban beberapakali dapat dilakukan dan tidak mengurangi nilai peserta, namun harus dipertimbangkan waktunya.
    10) Soal akan muncul di layar komputer satu per satu.
    11) Aplikasi UKGonline akan berhenti secara otomatis pada saat waktu ujian telah selesai.
    12) Skor hasil UKG akan diberikan kepada peserta melalui surat.

    more
  • Contoh Program Kegiatan Ramadhan di Sekolah Dalam mengisi bulan Ramadhan, seperti biasanya selalu diadakan program kegiatan yang sifatnya keagamaan yang terkait dengan bulan Puasa oleh Guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Untuk meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan YME di bulan Ramadhan disusun beberapa kegiatan, semisal pondok pesantren kilat, pengumpulan zakat fitrah dan sebagainya. Berikut adalah contoh proposal program kerja/kegiatan ramadhan:


    PENDAHULUAN

    A. Latar Belakang
    Dalam era globalisasi yang demikian semakin mendesak dengan penuh persaingan yang ketat dan bebas, yang terkadang bila lepas kendali dapat menghalalkan segala cara atau lepas dari ajaran agama. Oleh karena itu peran pendidikan agama sangat besar faedahnya dalam membentengi diri dalam perbuatan yang tidak diridhoi Allah SWT.

    B. Dasar Penyusunan
    1. Surat keputusan bersama Dirjen Dikdasmen Depdikbud dan Dirjen Binbaga Islam Dep. Agama Nomor: 015/C/KEP/4/1984 : E/HK.005/14/1984 Tanggal 30 Januari 1984 tentang Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Peningkatan Ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa selama bulan Ramadhan pada sekolah/kursus.
    2. SKB Mendikbud dan Menteri Agama Nomor: 4/U/SKB/1999 dan Nomor 570 tahun 1999, tanggal 8 Oktober 1999 tentang Pelaksanaan Pendidikan Dasar dan Menengah di lingkungan pembinaan Dirjen Disdakmen Depdikbud.
    3. Surat Edaran bersama Kantor Departemen Agama Propinsi Jawa Timur Nomor: WM.05a/PP.00/03392/2002.M dan Dinas P dan K Propinsi Jawa Timur 420/3014/103.02/2009 tentang Peningkatan Ketqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa pada bulan Ramadhan 1430 H/2009 M bagi siswa SD/MI, SLTP/MTs, SMU/SMK/MA.
    4. Edaran hasil rapat KKG PAI Kabupaten ............. pada tanggal 21 Juli 2011 dan edaran KKG PAI Kecamatan No: 01/KKB.PAI/Kec.KAD/VII/2011 tanggal 23 Juli 2011 tentang Pelaksanaan Kegiatan Bulan Ramadhan 1432 bagi siswa SD/MI

    C. Tujuan Penyusunan Program
    Penyusunan program kerja ini dimaksudkan untuk:
    1. Memberi kejelasan dalam pelaksanaan program
    2. Memberi kejelasan tujuan yang ingin dicapai sebagaimana ditetapkan dalam kebijaksanaan.
    3. Tercapainya tertib program, efisiensi, dan efektivitas untuk mencapai tujuan yang mengambarkan tingkat profesionalisme kerja.

    D. Pengertian
    Rencana program merupakan keseluruhan proses pikiran untuk menentukan sasaran yang akan dicapai yang telah ditetapkan dalam kebijaksanaan. Program merupakan uraian/rincian. Program berupa uraian kegiatan agar mudah pelaksanaannya, kerja sudah jelas arah dan tujuannya sebagaimana ditetapkan dalam kebijaksanaan.

    Selengkapnya bisa didownload di sini.

    more
  • Cara Mengajarkan Anak untuk Berpuasa
    Cara Mengajarkan Anak untuk Berpuasa
    Bulan ramadhan telah tiba, bulan di mana umat muslim diwajibkan untuk berpuasa. Ada baiknya bagi orang tua untuk juga memperkenalkan ibadah puasa pada anak yang sudah cukup mampu untuk melaksanakan ibadah wajib ini. Dengan mendidik anak untuk berpuasa sejak dini agar saat anak sudah diharuskan berpuasa, maka anak sudah terbiasa.

    Anak-anak harus dilatih sejak dini untuk menjalankan ibadah puasa. Bagi para orang tua, terkadang kesulitan mencari cara bagaimana mengajarkan puasa pada anak-anak sejak dini. Mengajarkan puasa bagi anak yang pertama kali puasa bukanlah hal yang mudah. Berikut adalah tips dan kiat untuk mengajarkan berpuasa kepada anak-anak agar terbiasa lancar berpuasa:

    Menjelaskan Makna Ramadhan pada Anak
    Untuk mengajarkan anak berpuasa, coba jelaskan tentang makna ramadhan. Tentu saja untuk memberikan anak pengetahuan tentang puasa dan ibadah-ibadah di bulan ramadhan ini dengan menggunakan bahasa anak dan dengan menyenangkan. Salah satu caranya bisa melalui cerita, anak diberikan cerita-cerita anak islami, dogeng yang berisi tentang makna bulan suci ini. Serta yang paling penting adalah orang tua memberi contoh.

    Melakukan Puasa Bertahap bagi Anak
    Bagi anak untuk melaksanakan puasa penuh tentu tidak mudah. Untuk belajar puasa anak bisa dilatih untuk makan di saat lapar dan makan tidak sampai kekenyangan. Jika sudah terbiasa, anak bisa diajak untuk berpuasa secara bertahap, misalnya untuk seminggu pertama anak berpuasa selama satengah hari sampai dhuhur, lalu bisa bertahap sampai jika sudah dirasa kuat sampai maghrib.

    Memberikan Semangat dan Motivasi Anak
    Orang tua sebaiknya selalu memberikan semangat pada anak untuk melaksanakan ibadah puasa, semangat itu bisa berupa kalimat langsung, contohnya "Ayo semangat Adek... kurang satu jam lagi kok :)". Jika anak tidak tahan, maka biarkan dulu mereka makan, lalu disambung lagi. Berikan penghargaan untuk untuk memotivasi mereka. Penghargaan tidak harus dalam bentuk barang, bisa dalam bentuk pujian, ungkapan rasa senang, serta kedekatan emosi, seperti sentuhan, pelukan atau belaian.

    Mengajak Anak Terlibat Langsung
    Ajaklah anak terlibat ketika saat berbuka, tarawih, makan malam, dan sahur sejak dini. Menghargai anak jika anak telah mengerjakan kebaikan, tetapi jangan dicela bila belum berhasil. Orang tua bisa memberi contoh yang baik untuk anak ketika bulan ramadhan, tidak mengeluh ketika beratnya berpuasa ketika beraktivitas. Beraktivitas yang menyenangkan dan menjalani puasa dengan penuh kesabaran.

    Memberikan Menu Favorit dan Bergizi untuk Anak
    Ketika berpuasa orang tua sementara harus menyembunyikan makanan-makanan yang dapat mengoda puasa anak. Tetapi ketika berbuka orang berusaha untuk menyajikan makanan favorit bagi anaknya. Khususnya ketika makan sahur, agar anak bersemangat untuk makan sahur.

    Pada malam hari, ada baiknya anak makan lagi sebelum tidur atau pada saat-saat senggang di waktu malam. Jangan lupa untuk memberikan makanan yang mengandung gizi yang seimbang untuk anak. Beri makanan atau minuman yang mengandung gula saat buka. Untuk sahur, perbanyaklah makanan dari jenis protein dan lemak seperti susu, daging, nasi, telur, ikan, dan lainnya sebagai cadangan energi.

    Mengenalkan dan mengajarkan puasa pada anak-anak sejak dini, agar mereka lebih mengenal apa dan bagaimana puasa itu, sehingga nantinya akan terbiasa. Semoga tips cara mengajari anak berpuasa di atas bermanfaat.

    Ditulis oleh: Kurnia Septa | @kurniasepta

    more

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Informasi Terbaru