» » » » Jokowi Ingin Sekolah Ajarkan Pengusaan Teknologi

Jokowi Ingin Sekolah Ajarkan Pengusaan Teknologi

Jokowi Ingin Sekolah Ajarkan Pengusaan Teknologi
Jokowi mengingatkan bahwa ke depan penguasaan IT sangat penting karena itu pengenalan sedini mungkin.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin sekolah mengajarkan pengusaan Teknologi Informasi atau Information Technology (IT) kepada para murid. Hal ini dikatakan Presiden saat membuka Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta, Kamis (26/1/2017).

Baca juga: Jokowi Minta Guru Tekankan Nilai Etika Pada Siswa

"Saya juga ingin mengingatkan bahwa ke depan penguasaan IT sangat penting karena itu pengenalan sedini mungkin sekaligus memagari anak-anak kita dari penggunaan sosial media. Ajari mereka misalnya yang di SD mengenai penggunaan microsoft word, excel karena ke depan akan sangat berguna bagi anak didik kita," kata Jokowi.

Dia mengatakan anggaran pendidikan pada tahun 2017 mencapai Rp400 triliun. Anggaran pendidikan tidak sedikit itu kalau arahnya tidak tepat sasaran akan banyak yang hilang percuma. Selain itu, Jokowi juga mengusulkan kembali digalakkan lomba-lomba antarsekolah sejak tingkat kecamatan.

"Dulu saya ingat saat kita masih kecil ada lomba per kecamatan. Setiap semester pasti ada lomba sebelum kita libur. Tapi sekarang tidak banyak, baik lomba olah raga, atau lomba melukis. Mungkin anak-anak sekarang lebih modern jadi ada lomba membuat video, lomba membuat blog, lomba membuat aplikasi," kata Jokowi.

Sekolah juga diminta menumbuhkan rasa sosial murid kepada lingkungan sekitar melalui ekstrakurikuler dan kegiatan kemasyarakatan, Presiden mencontohkan misalnya sebulan atau dua bulan sekali mengunjungi panti jompo supaya ada rasa sosial dalam diri anak-anak.

"Kemudian besih-bersih kampung sekitar, supaya anak-anak memiliki rasa sosial budaya terhadap lingkungannya. Hal-hal seperti ini yang kelihatan mulai kita tinggalkan sehingga kita lupa membangun dan memupuk rasa sosial budaya kepada anak-anak kita," ungkapnya.

Baca juga:



SekolahDasar.Net | 29 Januari 2017
Ketik email Anda untuk:

KOMENTAR ANDA