» » » Liburan yang Menyenangkan dan Mendidik

Liburan yang Menyenangkan dan Mendidik

Liburan yang Menyenangkan dan Mendidik
Masa liburan harus benar-benar dimanfaatkan sebagai upaya menghilangkan kejenuhan, menyenangkan dan penuh pendidikan.
Menjelang berakhirnya Tahun 2015, maka berakhir pula masa pembelajaran untuk semester 1 tahun pelajaran 2015-2016, siswa-siswi sekolah akan menikmati masa istirahat selama kurang lebih dua pekan, setelah satu semester mereka melaksanakan proses belajar mengajar yang diakhiri dengan ujian akhir semester dan pembagian laporan hasil belajar.

Libur akhir tahun atau libur semester menjadi kesempatan bagi siswa-siswi untuk melepas lelah selama belajar, mereka biasanya mencari suasana baru dengan bertamasya ke tempat yang menyenangkan, baik itu pantai, gunung dan lain-lain atau sekedar berkumpul dengan keluarga tercinta, nenek, kakek dan saudara yang jarang bertemu.

Bagi orang tua bijak-bijaklah mengawasi para putra-putrinya dalam mengisi liburan, peranan orang tua dalam memilih dan memilah tempat berlibur sangatlah penting, jangan memberikan kebebasan kepada putra-putrinya untuk mengisi liburannya tanpa didampingi oleh orang tua,saatnya orang-orang memiliki waktu luang untuk berlibur bersama keluarga tercinta.

Tak heran banyak orang yang menanti-nantikan momen ini. Agar liburan semakin menyenangkan, kebanyakan orang merasa bahwa mereka harus menghabiskan uang yang banyak. Istilah ‘ada harga, ada barang’ biasanya menjadi pokok pemikiran ketika akan berlibur. Namun tidak selamanya pikiran itu benar. Liburan juga bisa dilakukan secara hemat dan tetap menyenangkan.

Berikut hal yang perlu dilaksanakan para orang tua dalam mengisi liburan para putra-putrinya:

1. Orang tua harus tahu dengan siapa putra-putrinya berlibur, kapan pergi dan kapan pulang, kemana dan dengan siap mereka berangkat, memang terdengar protektif tapi keselamatan dan kenyamanan menjadi bagian terpenting yang harus diutamakan oleh para orang tua

2. Orang tua harus selalu mencek keberadaan putra-putrinya, bisa dengan sms ataupun komunikasi secara langsung melalui hand phone.

3. Bila perlu orangtua meluangkan waktu untuk ikut bersama putra-putrinya mengisi liburan, bimbingan dan kedekatan orang tua akan menjadi suasana yang menyenangkan, anak akan merasa diperhatikan dan disayangi oleh ayah bundanya.

4. Pilih tempat-tempat liburan yang mengandung edukasi, seperti berlibur ke museum, atau tempat bersejarah lainnya.

Perhatian orang tua dalam masa-masa liburan sangatlah penting, membimbing, mengarahkan dan rasa peduli terhadap putra-putrinya menjadi kesempatan yang perlu dimaksimalkan demi membangun keharmonisan sebuah keluarga. Keluarga yang harmonis akan melahirkan generasi yang bertanggungjawab, saling menyayangi dan saling menghormati.

Liburan yang menyenangkan tidak harus pergi ke luar negeri. Lokasi berlibur di Indonesia sangat luas dan ada sangat banyak tempat-tempat indah di sini yang pastinya akan membuat semakin hemat, menyenangkan, dan pastinya semakin dekat dengan keluarga. Masa liburan harus benar-benar dimanfaatkan sebagai upaya menghilangkan kejenuhan, menyenangkan dan penuh pendidikan sehingga secara keilmuan anak didik mempunyai wawasan yang baru tentang sejarah atau lain-lain sebagai hasil dari “berlibur”.

*) Ditulis oleh Ayi Wahyudin. Guru SDN Cikidang, Kab. Bandung



SekolahDasar.Net | 19 Desember 2015
Ketik email Anda untuk:

KOMENTAR ANDA