Cara Melihat Bakat dan Membimbing Potensi Anak
Cari Berita

Atas


Cara Melihat Bakat dan Membimbing Potensi Anak

Admin
Jumat, 28 Desember 2018

Cara Melihat Bakat dan Membimbing Potensi Anak
Melihat bakat dan membimbing potensi anak dengan langkah-langkah yang tepat.
Mengenali bakat dan potensi anak adalah salah satu kewajiban yang harus dilakukan oleh orang tua. Sebagai orang tua, sudah seharusnya membimbing dan mengarahkan anaknya agar bakat dan potensinya bisa dikembangkan menjadi sebuah prestasi. Yang menjadi pertanyaan, bagaimana cara melihat bakat dan membimbing potensi anak itu?

Berbagai kesempatan dimanfaatkan sebagian orang tua untuk mencarikan solusi, bagaimana cara melihat bakat dan membimbing potensi anak agar kemampuan yang dimilikinya bisa terlihat dan terus dikembangkan. Salah satunya mengikuti seminar, membeli buku-buku dan mencari tips-tips di internet.

Tips untuk Melihat Bakat dan Membimbing Potensi Anak

Bakat dan potensi anak akan terlihat sejak ia berusia 4 sampai 7 tahun. Orang tua harus lebih paham dan selalu mendukung bakat dan potensinya yang menonjol. Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda terapkan.

1. Memberi kesempatan untuk aktivitas yang disukainya

Jika Anda melihat kemampuan khusus yang disuakinya, maka beri ia kesempatan untuk melakukannya. Anda tetap memantau, sejauh mana aktivitas yang dilakukannya tersebut. Apakah merupakan bakat yang positif dan perlu dikambangkan atau tidak? Misalkan, anak suka bernyanyi. Maka Anda perhatikan suaranya, jika kira-kira tidak ada nada yang sumbang, maka bakat tersebut bisa terus dikembangkan.

2. Cobalah dengan mengenalkan beberapa aktivitas

Anda bisa menunjukan dan mengenalkan beberapa aktivitas untuk mengetahui bakat dan potensi anak yang paling menonjol. Jika anak bertanya tentang aktivitas yang dilakukan, maka Anda cukup menjawab sekedarnya saja.

Apabila pada salah satu aktivitas yang dilakukan tersebut Anda melihat anak senang, nyaman dan kemampuannya terus meningkat, maka disitulah bakat dan potensi anak yang harus dikembangkan.

3. Lakukan penilaian

Setelah Anda melihat keseruan anak dalam melakukan berbagai aktivitas yang disukainya, maka Anda perlu melakukan penilian terhadap aktivitas tersebut. Penilaian ini dilakukan agar Anda fokus untuk mengembangkan bakat dan potensi anak yang terlihat lebih menonjol.

4. Komunikasikan kepada anak

Apabila Anda sudah mengarahkan bakat dan membimbing potensi anak pada keseruannya, selanjutnya atur jadwal komunikasi pada anak. Beritahukan secara jelas bakat dan potensinya yang harus terus dikembangkan. Beri ia penjelasan dengan cara yang menyenangkan agar anak menerima saran dan masukan Anda.

5. Masukkan anak ke lembaga pelatihan khusus

Jika anak sudah menerima saran dan masukan Anda, langkah selanjutnya untuk memaksimalkan bakat dan potensi anak, Anda bisa memasukkannya ke tempat pelatihan khusus. Hal tersebut dilakukan agar kemampuan anak bisa lebih meningkat dan pada akhirnya menjadi sebuah prestasi yang membanggakan.

Demikianlah pembahasan tentang cara melihat bakat dan membimbing potensi anak agar lebih terarah dan menjadi sebuah prestasi bagi dirinya. Catatan, jangan memaksakan keinginan Anda untuk menjadikan anak menentukan bakatnya, karena potensi anak bisa terlihat pada kemampuan dasar yang disukainya. Semoga bermanfaat.