» » » Kurikulum 2013 Membuat Stress Guru

Kurikulum 2013 Membuat Stress Guru

Beban tugas yang banyak dapat membuat stres para guru.
Kurikulum adalah suatu pedoman untuk melakukan pembelajaran di dalam kelas. Setiap guru akan melaksanakan pembelajaran dikelas diwajibkan mempersiapkan dirinya untuk melaksanakan pembelajaran sebaik mungkin. Mulai dari merancang pembelajaran, melaksanakan pembelajaran sampai penilaian yang semuanya di kaji dari kurikulum yang berlaku.

Semenjak Indonesia merdeka sudah berulang kali kurikulum telah berganti mulai dari kurikulum 1954 sampai dengan kurikulum 2013 sehingga ada yang berpendapat ganti menteri ganti kurikulum. Kurikulum 2013 pada saat sekarang sangat hangat–hangatnya dibicarakan oleh para tenaga pendidik begitu juga dengan pejabat-pejabat yang terkait dengan dunia pendidikan .

Lembaga yang terkait dengan kemajuan mutu pendidikan juga sibuk mensosialisasikan kurikulum 2013 ini mulai dari tingkat kota sampai ketingkat desa. Sehingga para guru terlihat demam kurikulum 2013.

Baca juga: Pada Tahun 2019 Seluruh Sekolah Terapkan K-13

Perubahan sistem dan pendekatan pembelajaran pada kurikulum 2013 merupakan pengetahuan baru bagi guru . Pembelajaran yang tematik dan terintegratif dari kelas satu sampai kelas enam pada kurikulum 2013 membuat para guru merasa enggan untuk melaksanakan pembelajaran dikelas.

Walaupun ada mengatakan pembelajaran kurikulum 2013 mengurangi beban para peserta didik membuat administrasi pembelajaran tetapi didalam sistem penilaian pembelajaran, guru di sibukkan dengan penilai tiga ranah yaitu penilai sikap,penilai psikomotor dan penilaian kognitifnya semua nilai tersebut didokumentasikan pada portofolio anak didiknya.

Sehingga para pendidik kita harus bekerja keras setelah jam pulang peserta didik untuk menyelesaikan tugas tersebut sebab kalau tidak diselesaikan pada hari itu maka besok akan bertambah lagi dengan penilaian berikutnya.

Potensi guru yang belum memadai untuk menghadapi kurikulum 2013 sangatlah mengkhawatirkan bagi guru dengan beban tugas yang banyak mulai dari menyiapkan alat peraga, media pembelajaran serta memadukan materi pelajaran yang semua ini dapat membuat stres para guru.

Tunjangan profesi yang diberikan kepada guru sebagai alasan untuk menekan guru dalam melaksanakan kurikulum 2013 oleh pejabat yang berwenang dalam pendidikan. Bagi guru yang tidak melaksanakannya tunjangan profesinya akan dicabut itu lah segelintir isu yang diberikan.

*) Ditulis oleh Jamaluddin,S.Ag,M.Pd. Peduli Pendidikan dari Kota Kerang Tanjungbalai



SekolahDasar.Net | 29 Maret 2016
Ketik email Anda untuk:

KOMENTAR ANDA