» » » » Tips Mengajar yang Menarik dan Menyenangkan Bagi Guru

Tips Mengajar yang Menarik dan Menyenangkan Bagi Guru

Guru mampu mentransfer ilmu dengan baik, inovatif, kreatif serta terjadinya interaksi dengan siswa
Guru harus meningkatkan, tidak hanya pengetahuan, tetapi juga ilmu mengajar menyenangkan. Perkembangan teknologi semakin pesat, tentunya ini menjadi tantangan tersendiri untuk para guru dalam mengembangkan metode mengajar menggunakan teknologi

Guru masih menjadi sumber utama dalam proses belajar mengajar di sekolah. Untuk itu, guru harus tertantang meningkatkan kemampuan di bidang teknologi. Bukan sekedar mengikuti beberapa pelatihan, namun guru juga mampu membuat produk pembelajaran yang menarik.

Relawan Membaca 15 Menit membagikan tips mengajar yang menarik bagi guru. Salah satu hal yang bisa dilakukan guru, yakni, pertama, membuat metode belajar baru dan seru. Sehingga, mampu memancing siswa untuk lebih aktif.

Kedua, mendampingi siswa memanfaatkan teknologi positif. Sehingga, alat teknologi yang dimiliki siswa termanfaatkan untuk pendidikan. Ketiga, guru harus berprinsip, tidak ada lagi siswa yang mengeluh bosan berada di dalam kelas. Sehingga, guru terpacu menciptakan kelas nyaman.

Guru juga bisa mengajar menggunakan teknologi yang inovatif, kreatif serta interaksi positif. Keempat, meningkatkan kemampuan mengajar membuat guru menjadi lebih fleksibel, paling tidak mengurasi rasa malas dalam menyiapkan bahan ajar. Guru bisa mengajar utuh di dalam kelas dan berbagi informasi di luar kelas dengan teknologi.

Selanjutnya, kelima, guru akan menjadi model atau idola yang dikagumi siswa. Karena guru mengajar dengan menggunakan metode yang menarik. Begitupun sekolah akan menerima manfaat dengan SDM guru yang dimilikinya.

Baca juga: Pembelajaran Holistik yang Menyenangkan

Dunia pendidikan dihadapkan dengan berbagai tantangan, seperti, program literasi, pendidikan karakter. Sehingga, seharusnya guru mampu mentransfer ilmu dengan baik, inovatif, kreatif serta terjadinya interaksi dengan siswa. Salah satu tujuannya, agar siswa tidak merasa bosan berlama-lama di kelas.

"Mereka akan menikmati suasana belajar. Sehingga dapat direspon postif oleh para orang tua yang mempercayakan pendidikan anak-anaknya kepada guru dan sekolah," Sekjen Relawan Membaca 15 Menit Budi Firmanysah yang SekolahDasar.Net kutip dari Republika (20/03/18).

Baca juga:



SekolahDasar.Net | 20 Maret 2018

KOMENTAR ANDA