Berapakah Gaji Guru Yang Baru Menjadi PNS? Ini Cara Menghitungnya!
Cari Berita

Atas


Berapakah Gaji Guru Yang Baru Menjadi PNS? Ini Cara Menghitungnya!

Jumat, 29 November 2019

Berapakah Gaji Guru Yang Baru Menjadi PNS? Ini Cara Menghitungnya!
Gaji guru yang baru menjadi PNS adalah motivasi warga untuk ikut seleksi CPNS sekalipun harus bersaing dengan ribuan orang.

Gaji guru
yang baru menjadi PNS sudah diatur di dalam Peraturan Pemerintah. Tepatnya PP no 15 tahun 2019. Ini merupakan amandemen ke 18 dari PP no. 7 tahun 2007 tentang regulasi gaji Pegawai Negeri Sipil.

Berikut ini akan dijelaskan secara rinci tentang Gaji-gaji tersebut sesuai dengan PP di atas. Ini dia penjelasannya:

Gaji Guru PNS Golongan III


Untuk gaji guru PNS golongan III, nominalnya bermacam-macam disesuaikan dengan sub golongannya. Untuk golongan III a, gaji pokok sebesar Rp2.579.400 perbulan. Untuk golongan III b, mendapatkan gaji dengan nominal Rp2.688.500. Untuk golongan III c, diberikan gaji pokok perbulan sebesar Rp2.802.300. Sedangkan golongan III d sebesar Rp2.920.800.

Untuk lebih jelas silakan lihat tabel berikut:

Tabel Gaji Guru PNS Baru 2019
Golongan a Rp2.579.400 -
Golongan b Rp2.688.500
Golongan c Rp2.802.300
Golongan d Rp2.920.800

Lihat juga: Tips Bagi Pelamar CPNS Formasi Guru SD Agar Lolos Tes CPNS

Gaji ini diberikan untuk guru berstatus Pegawai Negeri Sipil yang berijazah terakhir Sarjana Strata satu atau S1. Sedangkan sub golongan diberikan, ketika guru yang dimaksud bersedia mengikuti ujian kepangkatan atau berkuliah lagi. Bisa juga karena masa kerja.

Jadi, jika Anda mendaftar CPNS guru dan lolos, berarti golongan yang diberikan langsung III a. Sedangkan gaji yang diberikan tinggal dilihat pada tabel di atas. Yang jelas cukup menggiurkan dan menarik minat.

Gaji Guru PNS Golongan IV


Gaji guru yang baru menjadi PNS golongan IV biasanya diberikan pada guru golongan III yang sudah mengikuti ujian kepangkatan atau yang ijazah terakhirnya adalah S2 dan S3. Tentu, karena standar akademiknya lebih tinggi, nominal gaji yang diberikan juga lebih besar.

Itu pun masih disesuaikan dengan sub golongannya. Untuk golongan IV a, gaji pokoknya adalah Rp3.044.300. Untuk golongan IV b, diberikan gaji sebesar Rp3.173.100. Kalau guru golongan IV c, gaji yang diberikan Rp Rp3.307.300. Sedangkan guru PNS golongan IV d, gaji pokok lebih besar dari golongan IV c yaitu Rp3.447.200. Yang terbesar adalah gaji PNS golongan IV e yaitu Rp Rp3.593.100.

Tunjangan-Tunjangan Guru PNS


Menurut Permen nomor 15 tahun 2019 tentang gaji Pegawai Negeri Sipil, ternyata guru tidak hanya mendapatkan gaji pokok seperti yang sudah dijelaskan di atas. Tetapi, ternyata juga mendapatkan tunjangan-tunjangan kepegawaian yang nominalnya tidak jauh berbeda dari gaji pokok.

Berikut ini beberapa tunjangan guru berstatus Pegawai Negeri Sipil:

1. Tunjangan keluarga = 5% x gaji pokok
2. Tunjangan anak = 2 % x gaji pokok
3. Tunjangan kependidikan Rp327.000 rupiah
4. Tunjangan sertifikasi = 95% x gaji pokok

Nah, untuk mengetahui gaji guru PNS bersertifikasiperbulan tinggal dihitung saja semuanya. Berikut ilustrasi penghitungan gaji guru PNS golongan III a yang dimaksud, jika:

 Gaji pokok Rp2.579.400
 Tunjangan keluarga 5% x Rp2.579.400 = Rp128,970
 Tunjangan anak (2% x 2) Rp2.579.400 = Rp103.176
 Tunjangan kependidikan Rp327.000
 Tunjangan sertifikasi 95% x RpRp2.579.400 (5% pajak) = Rp2.450.430

Maka: GG = GP + TK + TA + Tk + TS
= Rp2.579.400 + Rp128,970 + Rp103.176 + Rp327.000 + Rp2.450.430
= Rp5.588.976

Keterangan rumus
GG adalah Gaji Guru
GP adalah Gaji Pokok
TK adalah Tunjangan Keluarga
TA adalah Tunjangan Anak
Tk adalah Tunjangan kependidikan
TS adalah Tunjangan Sertifikasi

Sudah tahu kan gaji guru yang baru menjadi PNS? Nominal inilah yang ternyata membuat profesi guru masih diminati oleh masyarakat hingga ratusan ribu pelamar selalu berpartisipasi di setiap tahun.