Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mendikbud Nadiem Ingin Project Based Learning Jadi Nyawa Pembelajaran

Mendikbud Nadiem Ingin Project Based Learning Jadi Nyawa Pembelajaran
Memicu kemandirian, kolaborasi, dan kreativitas.

Saat ini sistem pembelajaran berbasis proyek atau project based learning mesti digalakkan. Hal ini dikatakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim agar kolaborasi antar pelajar terus terbangun melalui proyek pembelajaran tersebut.

"Makanya saya ingin semua project based learning. Saya ingin di kuliah project based learning, di sekolah project based learning. Jadi buat picu kemandirian, kolaborasi, dan kreativitas," kata Nadiem.

Selain itu, Nadiem mengatakan, kemampuan berkolaborasi di dunia pendidikan itu sendiri semakin dibutuhkan saat ini.  Kolaborasi dan membangun kreativitas pula lah yang menjadi esensi dari kebijakan Merdeka Belajar.

Ia menilai banyak orang tidak menyadari pentingnya kemampuan berkolaborasi. Kemampuan ini sangat penting, tanpa memandang bentuk atau jenis proyek yang dikerjakan. Melalui kolaborasi, menurut Nadiem, profil Pelajar Pancasila pun dapat muncul. Inilah yang menjadi tujuan dari sistem pendidikan Indonesia ke depan.

Project Based Learning atau PBL merupakan pendekatan pengajaran yang dibangun di atas kegiatan  pembelajaran dan tugas nyata yang memberikan tantangan bagi peserta didik yang terkait dengan
kehidupan sehari-hari untuk dipecahkan secara berkelompok. 

Pengalaman belajar peserta didik maupun konsep dibangun berdasarkan produk yang dihasilkan dalam proses pembelajaran berbasis proyek. Pendekatan pembelajaran berbasis proyek menciptakan lingkungan belajar "konstruktivis" dimana peserta didik membangun pengetahuan mereka sendiri dan
pendidik menjadi fasilitator.