Tips untuk Jadi Guru Hebat Mencetak Lulusan Berprestasi
Cari Berita

Atas


Tips untuk Jadi Guru Hebat Mencetak Lulusan Berprestasi

Selasa, 31 Desember 2019

Tips untuk Jadi Guru Hebat Mencetak Lulusan Berprestasi
Mau tahu cara menjadi guru hebat agar bisa mencetak lulusan berprestasi? Berikut tips untuk jadi guru hebat yang bisa Anda coba.

Hal paling menggembirakan bagi seorang guru adalah ketika anak didiknya berprestasi. Predikat guru hebat layak untuk diberikan pada guru yang bisa membuat siswanya berhasil dalam proses belajarnya. Namun tidak semua guru bisa sukses dalam mencetak lulusan terbaik dan berprestasi. Jika Anda salah satu di antara mereka, coba deh pelajari tips untuk jadi guru hebat di bawah ini.

1. Mengembangkan Kurikulum Jadi Interaktif

Dalam dunia pendidikan kurikulum memiliki peranan yang penting. Terutama dalam mencetak anak didik yang kreatif, kompeten dan berprestasi. Kurikulum yang baik tidak harus dengan metode yang rumit dan serba canggih. Namun lebih ke mudahnya materi dapat diterima oleh siswa dengan latar belakang yang berbeda.

Guru harus bisa menemukan cara terbaik dalam memberikan materi agar siswa bisa mencerna dengan baik. Untuk itu dalam menyusun kurikulum harus dipikirkan dengan matang sehingga lebih tepat dan interaktif. Jika siswa bisa menikmati proses belajar dengan senang dan nyaman sudah pasti materi dapat diterima dengan mudah.

2. Tingkatkan Komunikasi Dengan Anak Didik

Seorang guru harus selalu berinovasi dan kreatif. Jadikan mengajar adalah hal yang menyenangkan sehingga dalam menyampaikan materi jadi tidak menjenuhkan. Mungkin Anda bisa mencoba strategi mengajar yang lebih seru dan baru. Bisa dengan cara bermain, bercerita atau apapun yang tidak terlalu text book.

Cara mengajar yang kaku hanya akan membuat siswa bosan. Teknik mengajar yang seperti itu sudah dilakukan hampir di setiap jenjang pendidikan. Untuk itu mengajar juga harus memiliki strategi terutama dalam membangun komunikasi antara guru dan murid. Selama komunikasi berjalan dengan baik, proses belajar jadi lebih seru dan menyenangkan.

Peran aktif peserta didik sangat diperlukan untuk mewujudkan pembelajaran yang mengasyikkan. Siswa diharapkan bisa menanyakan ketika ada materi yang belum dimengerti. Nah, guru bisa menjawab pertanyaan siswa sambil memberikan contoh yang relevan dengan kehidupan di dunia nyata.

3. Berikan Tugas Rumah Dengan Porsi yang Tepat

Kondisi siswa tentu sudah diketahui oleh setiap pengajar. Dalam hal ini seorang guru paham betul kemampuan yang telah dimiliki siswanya. Sikap tegas dan tidak memanjakan siswa harus dimiliki seorang pengajar. Tujuannya agar siswa menjadi kuat dan bisa belajar bertanggung jawab.

Mungkin salah cara yang bisa dicoba dengan memberikan tugas sesuai porsinya. Buatlah semacam tugas yang ada sedikit tantangannya. Proses ini nanti akan sangat berguna ketika siswa memasuki dunia kerja. Jadi tidak kaget lagi jika dihadapkan dengan tugas yang penuh dengan tantangan.

4. Terus Belajar dan Mengasah Kemampuan

Belajar tidak mengenal usia bahkan sampai akhir hayat kita. Jika Anda tidak ingin tergerus dengan perkembangan zaman, hal yang sebaiknya Anda lakukan dengan terus belajar. Zaman yang semakin maju akan ada perbedaan yang terjadi. Sebagai seorang pengajar harus mampu beradaptasi dan memahami hal-hal baru.

Seorang pengajar itu harus cerdas dan cepat menguasai banyak ha dengan baik. Tips untuk jadi guru hebat pada point keempat ini jangan Anda sepelekan. Jika Anda lengah dan puas diri dengan apa yang dimiliki saat ini maka siap-siap saja kami akan dilengserkan dengan pesaingmu.

5. Tetap Berjuang dan Berikan yang Terbaik

Untuk menghasilkan lulusan berprestasi bukan perkara yang mudah ya. Anda harus terus berjuang dan selalu memberikan yang terbaik dalam mengajar. Anda tentu ingin menjadi guru hebat bukan? Nah caranya dengan berjuang dengan penuh semangat, nikmati prosesnya dan terus berusaha memberikan yang terbaik.

Menjadi guru yang hebat harus ada pengorbanan baik dari segi waktu dan tenaga. Anda bisa coba tips untuk jadi guru hebat di atas demi mencetak lulusan yang berprestasi. karena sejatinya indikasi keberhasilan mengajar dapat dilihat dari hal tersebut.