Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Keterampilan yang Dibutuhkan Anak untuk Masa Depannya

Keterampilan yang Dibutuhkan Anak untuk Masa Depannya
Keterampilan yang dibutuhkan anak untuk masa depannya membuktikan bahwa kemampuan akademik yang bagus tidak menjamin semuanya.

Apakah nilai yang bagus cukup untuk menjamin masa depan anak? Faktanya, banyak keterampilan yang dibutuhkan anak untuk masa depannya di luar prestasi akademis yang bagus. Zaman yang terus berubah menuntut kesiapan anak untuk siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Salah satu cara terbaik adalah dengan memiliki keterampilan.

Mengapa Keterampilan Menjadi Senjata Ampuh untuk Masa Depan


Pencapaian anak di bidang akademik memang masih menjadi bahan pertimbangan dalam beberapa aspek di masa depannya. Namun, porsi pertimbangan tersebut terus berkurang dari waktu ke waktu. Keterampilan di luar kemampuan akademik saat ini memegang persentase lebih besar. Mengapa bisa demikian?


  1. Prestasi akademik dapat mencerminkan tingkat intelegensi seseorang. Namun, dalam beberapa kasus, prestasi tersebut dapat dimanipulasi sehingga tidak murni lagi. Sedangkan keterampilan tidak bisa dipalsukan.
  2. Perubahan era di dunia berjalan sangat dinamis di mana menguasai keterampilan ekstra dapat membantu beradaptasi dengan tren baru secara cepat. Terlebih jika mempertimbangkan tentang perubahan teknologi dari waktu ke waktu yang makin canggih.
  3. Keterampilan berkaitan dengan praktik dan ketangkasan seseorang, sesuatu yang lebih dibutuhkan ketika terjun ke masyarakat.

5 Keterampilan Penting untuk Dikuasai Demi Masa Depan Anak


Jadi, apa saja keterampilan yang dibutuhkan anak untuk masa depannya? Ada kurang lebih lima keterampilan yang penting untuk dikuasai anak :

Keterampilan Multilinguistik

Keterampilan pertama sebagai bekal masa depan anak adalah multilinguistik atau menguasai lebih dari satu bahasa. Tanpa mengesampingkan bahasa Indonesia sebagai bahasa utama, penting bagi anak menguasai sebanyak mungkin bahasa asing. Terutama bahasa dari negara yang memiliki peranan kuat di seluruh dunia. Contohnya bahasa Inggris, Mandarin dan lain-lain.

Menguasai banyak bahasa akan membuka peluang lebih lebar bagi anak, baik ketika melanjutkan pendidikan atau saat terjun ke dunia kerja. Mereka bisa bekerja di berbagai negara atau berhadapan dengan orang asing tanpa memerlukan penerjemah guna menghindari kesalahan terjemahan yang berakibat fatal. Terlebih, anak-anak mudah menyerap kosakata baru.

Keterampilan Leadership

Selanjutnya, penting untuk anak luwes dalam memimpin atau menguasai keterampilan leadership. Memiliki watak pemimpin, berarti mereka dapat mengambil keputusan bijak di bawah tekanan dan mengarahkan bawahan dengan baik. Hal ini akan cepat membantu anak dalam meningkatkan kariernya hingga puncak teratas.

Keterampilan Teknologi

Keterampilan yang dibutuhkan anak untuk masa depannya selanjutnya adalah keterampilan teknologi. Hal ini mutlak menjadi keterampilan wajib mengingat perkembangan teknologi yang sangat pesat. Jika anak gagap teknologi (gaptek) akan menyulitkannya sendiri dalam segala hal. Sedangkan anak yang mahir teknologi lebih mudah dalam mewujudkan impilannya.

Kreativitas

Kreativitas juga termasuk dalam keterampilan penting bagi masa depan anak. Mereka dengan tingkat kreativitas tinggi akan mudah menemukan solusi dan memberikan terobosan-terobosan baru. Hal ini tentu sangat baik bagi kelancaran pendidikan maupun karier anak. Sebab, orang kreatif akan selalu memenangkan persaingan dengan mereka yang hanya berteori.

Kecerdasan Emosional (EQ)

Anda mungkin lebih menganggap kecerdasan emosional sebagai bagian dari pembentukan karakter dan bukan termasuk keterampilan. Namun, Anda salah besar jika berpikir demikian. Kecerdasan emosional termasuk dalam keterampilan penting untuk masa depan anak. Sebab, EQ seseorang mengontrol banyak hal, seperti sifat dan kinerja seseorang.

Mereka dengan EQ yang buruk cenderung pemarah dan bekerja dengan mindset pemalas. Berbeda dengan sosok ber-EQ tinggi di mana sangat berhati-hati dalam bersikap maupun bertutur kata. Kehidupan sosial seseorang dengan EQ tinggi relatif lebih baik di mana hal ini membantu menciptakan suasana kondusif di sekolah maupun tempat kerja.

Bagaimana Jika Anak Tidak Menguasai Keterampilan Tersebut?


Lantas, bagaimana bila kemudian anak tidak tampak mampu untuk memiliki semua keterampilan di atas? Jangan serta merta menekan mereka untuk menguasainya. Bujuk dengan sabar dan perlahan agar mereka mau mencoba. Sebab, kelima keterampilan di atas dapat diraih dengan usaha yang sejatinya tidak terlalu sulit.

Sudah lengkap bukan ulasan tentang keterampilan yang dibutuhkan anak untuk masa depannya? Sekali lagi, kemampuan akademik penting, namun keterampilan-keterampilan di atas juga tetap penting dikuasai oleh anak. Mengapa? Mencegah anak tumbuh menjadi sosok ambisius dan egois yang hanya peduli pada prestasi akademis.

Berlangganan via Email