Kenali Penyebab Sekaligus Tips Atasi Obesitas pada Anak
Cari Berita

Atas


Kenali Penyebab Sekaligus Tips Atasi Obesitas pada Anak

Selasa, 02 Juni 2020

Kenali Penyebab Sekaligus Tips Atasi Obesitas pada Anak
Dengan bahaya berat badan berlebih, ada baiknya jika orangtua mulai kenali penyebab sekaligus tips atasi obesitas pada anak.

Melihat buah hati tumbuh sebagai sosok yang tambun alias gendut, tentu menggemaskan. Dengan perut yang gemuk dan kedua pipi chubby, anak gendut memang menyenangkan. Namun kegemukan yang berlebih alias obesitas justru bisa mendatangkan bahaya. Supaya tak terjadi demikian, ada baiknya Anda kenali penyebab sekaligus tips atasi obesitas pada anak.

Tidak bisa diremehkan, obesitas bahkan bisa berdampak buruk pada emosi dan perilaku anak. Bahkan menurut Aurora Lumbantoruan MPsi selaku psikolog, di kalangan masyarakat, obesitas selalu menunjukan kesan negatif. Sehingga secara tidak langsung membuat harga diri sekaligus kepercayaan diri anak anjlok. Karena memang tak dipungkiri, orang bertubuh gemuk mendapat perlakuan buruk.

Inilah Penyebab Anak Alami Obesitas


Seorang anak disebut mengalami obesitas ketika indeks massa tubuh lebih dari 30. Menurut WHO, pengidap obesitas di dunia saat ini menyentuh angka 650 juta dengan 52% di antaranya atau sekitar 340 juta adalah anak dan remaja berusia 5-19 tahun. Hampir setiap tahunnya, jumlah anak yang mengidap obesitas terus bertambah. Memang apa sih penyebabnya?

Secara umum, penyebab obesitas anak hingga saat ini adalah faktor genetik, kurangnya aktivitas fisik seperti olahraga, pola makan yang cenderung tak sehat dan berbagai faktor lain. Apalagi saat ini, anak lebih suka menghabiskan waktu sepanjang hari di kasur dengan smartphone bermain game online, sambil makan snack. Kebiasaan seperti inilah yang akhirnya membuat anak mudah obesitas.

Lihat juga: Gawai dan Media Sosial Bisa Memicu Terganggunya Hormon Pertumbuhan

Namun ada beberapa orangtua yang berpikir jika tubuh anak akan bertambah tinggi sehingga obesitas pun menghilang. Pendapat ini keliru karena fisik mereka bisa bertahan. Hal ini diungkapkan oleh penelitian yang dimuat New England Journal of Medicine, bahwa mayoritas kelompok status gizi anak di usia lima tahun akan tetap bertahan hingga mereka berumur 15-18 tahun.

Senada dengan penjelasan di atas, tak dipungkiri bahwa berat badan saat lahir adalah faktor risiko obesitas paling besar. Dalam penelitian disebutkan bahwa sekitar 44% anak yang lahir dengan berat badan besar, lebih berpeluang mengalami overweight atau obesitas waktu remaja. Supaya bisa dicegah, penting agar orangtua mengenali penyebab sekaligus tips atasi obesitas pada anak.

Tips-Tips Mengatasi Obesitas pada Buah Hati


Supaya lebih mengenali penyebab sekaligus tips atasi obesitas pada anak, Anda tentu harus tahu usia-usia ‘rawan’. Hal ini diungkapkan oleh Antje Körner, MD, dari Universits Leipzig di Jerman, di mana rentang usia 2-6 tahun adalah periode penting. Menurut Körner, 90% anak yang obesitas di usia 2-6 tahun, akan tetap obesitas juga sampai remaja.

Agar obesitas tidak merampas masa kecil dan remaja anak sehingga membuat mereka rendah diri, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan orangtua untuk mencegah kondisi tersebut:


  1. Alih-alih mengurangi makanan anak supaya kalori menurun, ada baiknya Anda mulai menerapkan pola makan sehat. Sehingga dengan begitu, anak tetap memperoleh energi, vitamin dan mineral seimbang. Perlahan tapi pasti, kenalkan makanan bernutrisi tinggi dan sehat seperti gandum utuh, aneka buah dan sayur, susu, kacang-kacangan dan daging rendah lemak
  2. Lantaran kecanduan gawai juga menyebabkan risiko obesitas meningkat, cobalah untuk membatasi penggunaan gawai pada buah hati. Hal ini senada dengan anjuran CDC mengenai batas maksimal waktu rebahan dengan gawai adalah dua jam. Supaya teralihkan, ajak anak berolahraga atau melakukan pekerjaan rumah sederhana
  3. Anak tentu doyan menyantap camilan. Namun demi penerapan gaya hidup sehat, sediakan camilan bergizi dan tinggi serat. Usahakan untuk mengurangi camilan yang tinggi kalori, tinggi gula, tinggi garam, jus buah kemasan hingga minuman soda
  4. Ketika gaya hidup sehat sudah diterapkan, Anda sebagai orangtua juga harus terus memantau pertumbuhan dan asupan gizinya. Perhatikan betul indeks massa tubuh, karena berat badan disebut ideal jika indeks massanya sekitar 18,5-22,9


Nah, jika sudah mengenali penyebab sekaligus tips atasi obesitas pada anak, Anda tentu bisa lebih tenang. Anak tetap bisa memperoleh asupan gizi seimbang tapi kesehariannya tentu lebih sehat. Anda tentu ingin buah hati tumbuh penuh percaya diri, bukan? Untuk itulah hindarkan risiko obesitas padanya supaya anak bisa menikmati kehidupan.