Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Tips Memilih Makanan dan Minuman Kemasan Sehat Untuk Anak

Tips Memilih Makanan dan Minuman Kemasan Sehat Untuk Anak
Memilih makanan dan minuman kemasan harus selektif.

Makanan dan minuman kemasan sehat untuk anak biasanya menjadi solusi jika anak susah makan. Meski begitu, walaupun praktis, namun anda harus jeli dan teliti saat memilihnya. Anda tak mau jika terjadi gangguan kesehatan pada anak akibat terlalu banyak mengkonsumsi makanan atau minuman instan bukan?


Seperti yang dilakukan BPOM beberapa waktu lalu yang mengeluarkan logo "Pilihan Lebih Sehat". Logo ini bertujuan untuk memudahkan konsumen supaya lebih teliti saat mereka memilih makanan.

Bagaimana Memilih Makanan dan Minuman Kemasan Sehat untuk Anak?


Ketika anda memilih minuman maupun makanan kemasan yang aman. Ada berbagai poin penting yang harus anda perhatikan.

Mulai dari kemasan makanan, tanggal kadaluarsa, suhu penyimpanan, jenis bahan tambahan pangan yang digunakan hingga komposisi serta label gizi yang ada pada makanan atau minuman tersebut.

Memperhatikan Kandungan Gizinya

Penting sekali bagi anda untuk memperhatikan kemasan dalam makanan atau minuman. Apalagi mengingat kalori serta takaran gula per saji.

Disamping itu, anda juga perlu tahu bagaimana proses pengolahan atau pembuatan makanan dan minuman kemasan ini hingga akhirnya dipasarkan.

Lebih baik anda pilih minuman atau makanan kemasan dengan kandungan gizi lengkap untuk anak. Seperti Yoghurt, Sereal, biskuit gandum, crackers atau susu dengan gula aman.

Jenis Bahan Kemasan Makanan dan Minuman

Memilih makanan dan minuman kemasan sehat untuk anak harus selektif. Seperti yang kita tahu, bahan kemasan makanan  itu cukup beragam. Ada yang terbuat dari toples kaca, styrofoam, kaleng, kardus sampai bahan plastik.

Anda harus menghindari kemasan makanan atau minuman yang terbuat dari bahan kresek hitam, plastik, kertas bekas atau kertas koran.

Sebab bahan ini mengandung timbal yang berbahaya untuk fungsi ginjal anak. Selain itu, hindari pula kemasan minuman atau makanan dari styrofoam. Sebab, styrofoam memiliki komponen benzena yang menjadi salah satu penyebab penyakit kanker.

Lolos BPOM

Ketika anda memilih minuman atau makanan kemasan. Maka anda harus memperhatikan label yang ada dalam kemasan tersebut. Anda bisa melihatnya dengan seksama apakah minuman atau makanan kemasan tersebut mempunyai label yang sah dari BPOM atau tidak.

Jika produk tersebut sudah memiliki izin dan cap BPOM, itu artinya sudah lolos uji coba, aman untuk anda konsumsi dan bisa dijual bebas.

Mengecek Tanggal Kadaluarsa

Salah satu tips yang bisa anda ikuti saat hendak memilih makanan atau minuman kemasan adalah memeriksa tanggal kadaluarsa nya.

Hal ini bertujuan untuk menentukan masa kadaluarsa produk tersebut. Tanggal kadaluarsa bisa anda cek dengan dua cara:
  • Best before yang artinya makanan atau minuman itu masih aman untuk dikonsumsi beberapa waktu sesudah tanggal tercantum. Walaupun mungkin kualitasnya akan berbeda.
  • Expired Date atau tanggal kadaluarsa. Itu artinya makanan atau minuman sama sekali tidak boleh dikonsumsi sesudah tanggal yang tercantum dalam kemasan.

Sesudah anda mengetahui tips tersebut, maka anda sekarang bisa memilih makanan dan minuman kemasan sehat untuk anak. Anda tak perlu khawatir lagi dengan keamanan produk kemasan yang anda beli.

Berlangganan via Email