» » » » Pentingnya Menyusun RPP yang Efisien dan Lengkap

Pentingnya Menyusun RPP yang Efisien dan Lengkap

RPP yang efisien, efektif dan lengkap
RPP yang efisien, efektif dan lengkap berbasis penelitian tindakan kelas.
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) merupakan pedoman bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelasnya agar pembelajaran dapat dilaksanakan secara efisien, efektif dan lengkap.Yang dimaksud dengan efisien adalah pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu yang disediakan untuk setiap kali pertemuan atau setiap kali pembelajaran dilakukan.

Yang disebut efektif adalah pembelajaran yang dilakukan akan menimbulkan kemampuan menguasai tujuan pembelajaran bagi siswa. Dan yang dimaksud dengan lengkap adalah setiap kali melaksanakan pembelajaran dapat dilaksanakan proses pembelajaran dan pengukuran hasilnya meliputi pengukuran aspek sikap, pengukuran aspek pengetahuan dan pengukuran aspek keterampilan siswa. selain itu diukur juga mutu pelaksanaan pembelajaran.

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan sebuah penelitian yang dilakukan di dalam kelas bertujuan memperbaiki mutu pembelajaran yang dapat diukur dengan adanya perubahan aspek yang diteliti ke arah yang lebih meningkat. Perubahan aspek yang diteliti dapat dilihat dari hasil analisis data yang dikumpulkan dengan menggunakan alat pengumpulan data seperti lembar pengamatan, lembar tes,lembar skala sikap dan wawancara.

RPP yang efisien, efektif dan lengkap berbasis penelitian tindakan kelas merupakan sebuah pedoman bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelas yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

1).Adanya tujuan pembelajaran yang lengkap dan dapat diukur hasilnya. Disebut lengkap artinya ada rumusan tujuan pembelajaran yang mengukur aspek sikap siwa, ada rumusan tujuan pembelajaran yang akan mengukur aspek pengetahuan siswa dan ada rumusan tujuan pembelajaran untuk mengukur aspek keterampilan siswa. Sebagai contohnya dapat dilihat sebagai berikut:

Indikator pencapaian kompetensi Dasar: Siswa mampu menentukan FPB bilangan bulat positif dengan menggunakan perkalian faktor prima.

Rumusan tujuan pembelajarannya adalah:
a.Aspek sikap siswa.
1.Siswa mampu menunjukkan sikap aktif dalam pembelajaran.
2.Siswa mampu menunjukkan sikap kerjasama dalam pembelajaran.
3.Siswa mampu menunjukkan sikap santun dalam pembelajaran.

b.Aspek pengetahuan.
1.Siswa mampu menentukan FPB dari dua bilangan bulat positif dua angka dengan menggunakan perkalian faktor prima.
2.Siswa mampu menentukan FPB dari tiga bilangan bulat positif dua angka dengan menggunakan perkalian faktor prima.

c.Aspek keterampilan.
1.Siswa mampu menunjukkan kebersihan hasil pekerjaan.
2.Siswa mampu menunjukkan kerapihan hasil pekerjaan.

2).Adanya data yang harus dikumpulkan untuk setiap kali melaksanakan pembelajaran meliputi data aspek sikap siswa,aspek pengetahuan siswa,aspek keterampilan siswa serta aspek mutu pembelajaran yang dilakukan.

3).Adanya alat pengumpulan data untuk setiap kali melaksanakan pembelajaran meliputi alat untuk mengukur aspek sikap siswa, aspek pengetahuan siswa dan aspek keterampilan siswa, juga alat untuk mengukur mutu pembelajaran bagi siswa.

4).Adanya lembar analisis data yang telah dikumpulkan.Hasil analisis ini digunakan untuk mencermati pengaruh pelaksanaan pembelajaran terhadap penguasaan tujuan pembelajaran bagi siswa, apakah pengaruhnya tetap, berkurang atau meningkat, juga digunakan sebagai bahan refleksi bagi guru terhadap mutu pembelajaran yaitu apakah mutu pembelajaran tetap, berkurang atau meningkat.

Adanya kenyataan bahwa RPP yang disusun guru masih ada yang belum efisien, belum efektif dan belum lengkap. Hal ini dapat diamati adanya pelaksanaan pembelajaran yang materi pelajaran belum selesai sementara waktu pelajaran telah habis, adanya rumusan tujuan pembelajaran yang belum lengkap, adanya pengukuran kemampuan siswa yang menekankan pada satu aspek saja, belum adanya pengumpulan data pencapaian tujuan pembelajaran,belum adanya alat pengumpulan data,belum adanya analisis pencapaian tujuan pembelajaran dan belum adanya pengumpulan dan analisis data terkait mutu pelaksanaan pembelajaran.

Penyebab adanya kenyataan tersebut adalah adanya guru belum berusaha memperbaiki mutu proses dan hasil pembelajaran,adanya pengetahuan yang kurang memadai tentang menyusun perencanaan pelaksanaan pembelajaran yang bermutu, kurangnya peran wadah KKG, kurangnya keterlibatan guru dalam kegiatan profesi dan kurangnya kesempatan bagi guru untuk ikut serta dalam kegiatan ilmiah. Sebagai solusinya, guru perlu meningkatkan kemampuannya dan ditingkatkan kemampuannya menyusun RPP yang efisien, efektif dan lengkap berbasis penelitian tindakan kelas.

Akhirnya, mudah-mudahan tulisan ini dapat berguna bagi penulis sendiri, teman-teman guru di SDK Rokap Kecamatan Macang Pacar kabupten Manggarai Barat dan teman-teman guru lainnya serta pemerintah sekiranya berkenan.

*) Ditulis dan dikirim oleh Aloysius Lega. Guru dan Kepala Sekolah Dasar Katolik Rokap di Kecamatan Macang Pacar Kabupaten Manggarai Barat Propinsi Nusa Tenggara Timur.



SekolahDasar.Net | 5 Juli 2015
Ketik email Anda untuk:

KOMENTAR ANDA