Dampak Negatif Jika Anak Merasa Orangtuanya Pilih Kasih
Cari Berita

Atas


Dampak Negatif Jika Anak Merasa Orangtuanya Pilih Kasih

Selasa, 04 Juni 2019

Dampak Negatif Jika Anak Merasa Orangtuanya Pilih Kasih
Dampak negatif orangtua pilih kasih bisa membuat anak trauma hingga ia dewasa.

Seringkali orangtua yang memiliki anak lebih dari satu memperlakukan anaknya secara tidak adil atau istilah lainnya adalah pilih kasih. Jika hal ini terus saja dilakukan, maka dampak negatif orangtua pilih kasih pada anak bisa sampai ia dewasa. Ada beberapa dampak negatif yang bisa terjadi pada anak jika merasa orangtuanya pilih kasih. Mari kita ulas perlahan-lahan.

Orangtua yang Pilih Kasih Terhadap Anaknya


Orangtua mempunyai kasih sayang kepada anaknya tidak terbatas. Apalagi jika orangtua mempunyai anak dengan jumlah lebih dari satu. Setiap orangtua selalu berusaha untuk memberikan perlakuan kepada semua anaknya dengan adil. Namun, ada juga sebagian orangtua yang sengaja memperlakukan anaknya dengan cara yang berbeda atau tidak adil.

Hal tersebut bisa membuat anak menjadi berfikir bahwa orangtua mereka pilih kasih. Dampak negatif orangtua pilih kasih ini bisa membuat anak trauma hingga ia dewasa. Perasaan orangtua yang lebih menyukai anak tertentu akan membuat anak berperilaku demikian juga secara tidak sadar ketika kelak menjadi orangtua.

Faktor Penyebab Orangtua Pilih Kasih pada Anak


Orangtua menjadi pilih kasih terhadap anaknya bukanlah tanpa penyebab. Ada salah satu faktor yang menyebabkan orangtua memperlakukan anaknya secara demikian adalah karena sedang mengalami kondisi stres. Orangtua bisa saja berperilaku tidak adil secara tidak sengaja ketika pikirannya sedang kacau.

Jika hal tersebut terjadi, maka bisa membuat mereka tidak dekat dan menimbulkan keretakan antara saudara kandung. Perasaan perpecahan serta keterasingan bisa berlanjut sampai anak menjadi dewasa. Jadi, dalam keadaan apapun sebisa mungkin orangtua memperlakukan anaknya secara adil.

Dampak Negatif pada Anak Jika Merasa Orangtuanya Pilih Kasih


Pilih kasih yang dilakukan oleh orangtua terhadap anak bisa terjadi karena beberapa hal. Bisa karena proses kehamilan, fisik anak, harapan orangtua terhadap anak, temperamen anak maupun berbagai hal lainnya. Dampak dari orangtua yang pilih kasih terhadap anak tidak bisa dianggap sepele dan remeh. Bahkan bisa berisiko menghancurkan anak. Beberapa dampak negatif pada anak jika merasa orangtuanya pilih kasih:


  • Anak merasa tidak disayangi oleh orangtua. Padahal sebagai seorang anak sangat membutuhkan yang namanya kasih sayang.
  • Anak menjadi kurang nyaman berada di tengah keluarga dan bingung hendak menceritakan masalahnya ke siapa. Padahal sangat penting bagi orangtua mengetahui masalah apa yang sedang dirasakan oleh anak.
  • Anak merasa tidak berharga ataupun tidak penting. Hal ini akan membuat anak menjadi tidak mensyukuri apapun yang dimilikinya. Ia akan tumbuh menjadi anak yang pesimis dalam menjalani hidup.
  • Pada saat anak membandingkan hidupnya dengan teman-temannya akan membuatnya menjadi merasa kurang puas dengan hidupnya.
  • Anak akhirnya bisa saja mengalami kondisi depresi dan menjadi anak yang pemarah. Selain itu anak juga akan diliputi oleh perasaan kecemburuan dan kebencian.
  • Anak mungkin akan mengalami kecemasan serta perasaan tidak aman hingga ia menjadi dewasa. Kecemasan tersebut bisa saja malah membuatnya berfikiran bahwa semua orang sama saja, pilih kasih terhadap dirinya dan tidak menyayanginya.
  • Sikap pilih kasih bisa menimbulkan adanya perselisihan antara orangtua dengan anak.
  • Anak lebih mungkin mengalami masalah pada kesehatan mental daripada saudaranya yang memperoleh perlakuan lebih baik dari orangtuanya.


Jadi, janganlah Anda pilih kasih terhadap anak. Perlakukan dan sayangi semua anak Anda secara adil. Jangan sampai karena Anda lebih menyukai anak tertentu malah membuat anak Anda yang lainnya menjadi pribadi yang tidak baik. Jangan sampai dampak negatif orangtua pilih kasih di atas terjadi pada anak Anda.