9 Alasan Mengapa Menjadi Guru Itu Keren
Cari Berita

Atas


9 Alasan Mengapa Menjadi Guru Itu Keren

Senin, 19 Agustus 2019

9 Alasan Mengapa Menjadi Guru Itu Keren
Mengapa menjadi guru itu keren adalah sederet alasan bahwa tenaga pengajar tidak perlu berkecil hati karena penghasilan rendah.

Profesi guru mungkin bukan pekerjaan yang mendatangkan banyak uang. Tapi, ada banyak alasan mengapa menjadi guru itu keren. Setelah membaca deretan alasan di bawah ini tentang keren dan menariknya profesi guru, Anda tidak perlu merasa kecil hati perihal gaji. Seperti apa sih kerennya pekerjaan sebagai tenaga pendidik itu?

1. Profesi Guru Itu Dinamis

Jika dibandingkan dengan profesi sebagai karyawan kantor pada umumnya, pekerjaan sebagai guru lebih menarik. Anda tidak akan dilanda kebosanan dengan rutinitas yang itu itu saja sebagaimana pegawai kantoran. Tidak hanya mengajar, Anda juga bisa berdiskusi dan bermain bersama para murid. Hari-hari sebagai tenaga pendidik akan dilewati penuh warna dan kenangan.

2. Berperan Penting Terhadap Masa Depan

Guru juga memiliki peranan penting terhadap masa depan. Siapa? Indonesia secara keseluruhan. Kenapa? Karena guru mengajar para generasi muda yang menjadi tonggak penentu kemajuan atau kemunduran Indonesia di masa mendatang. Terlebih, guru tidak sekadar mengajarkan mata pelajaran, namun juga membentuk karakter anak didiknya. Jadi, masih merasa guru itu tidak keren?

3. Selalu Membagikan Kasih Sayang

Guru yang galak itu pasti ada. Namun, segalak apa pun seorang guru, di balik itu mereka sangat menyayangi anak didiknya. Sehingga, profesi pengajar menjadi keren karena seorang guru bisa menyayangi murid-muridnya dengan tulus. Padahal, mereka bukan darah dagingnya. Tidak banyak yang bisa menyayangi anak-anak selain buah hati sendiri, ‘kan?

4. Berbagi Ilmu Pengetahuan Setiap Saat

Soal pintar itu relatif. Tapi yang pasti, guru itu keren karena tidak pelit membagikan pengetahuan yang dimiliki pada anak-anak didiknya. Mereka tidak kenal lelah untuk mengajari hingga para muridnya menguasai materi yang diberikan. Bahkan metode-metode alternatif bagi pengajar eksakta. Padahal, mereka bisa saja menyimpan teknik tersebut untuk diri sendiri.

5. Jam Kerja Cukup Fleksibel

Jadwal kerja yang fleksibel merupakan alasan selanjutnya mengapa menjadi guru itu keren. Untuk tenaga pengajar biasa, dengan catatan non-staf dan bukan pemangku jabatan, biasanya bisa datang mendekati kelas mata pelajaran dan setelahnya langsung pulang. Sehingga guru bisa dengan mudah merangkap sampingan lain. Keren sekali bukan?

6. Memiliki Kesabaran Tidak Terbatas

Guru itu keren karena dijamin memiliki rasa sabar, toleransi, serta kendali diri yang tinggi. Untuk memiliki kepribadian seperti itu saja sudah sangat keren. Dan, karakteristik tersebut dibangun melalui latihan menghadapi sifat anak didik yang berbeda-beda dengan segala tingkah polahnya. Sebuah hal yang tidak mudah untuk mencapai titik kesabaran sedemikian besar.

7. Selalu Bahagia

Riset telah membuktikan bahwa guru merupakan salah satu profesi paling membahagiakan di dunia. Salah satunya karena pengajar dapat menyaksikan tingkah polah lucu para peserta didik. Bahkan saat mengajar anak remaja seperti murid SMP dan SMA. Mereka tetap memiliki kelucuan dalam skala berbeda. Namun, hal itu cukup membuat guru selalu bahagia.

8. Dihormati

Dibandingkan pekerjaan lainnya, profesi sebagai guru lebih mudah mendapatkan rasa hormat dari orang lain. Baik anak-anak hingga lansia, semua pasti menghormati seseorang yang berprofesi sebagai tenaga pendidik. Apalagi mengingat pepatah bahwa guru merupakan pahlawan meski tanpa tanda jasa. Keren, bukan?

9. Selalu Termotivasi Mempelajari Hal Baru

Supaya tidak kalah dari para muridnya, berprofesi sebagai guru pun memunculkan motivasi seseorang untuk terus mempelajari hal-hal yang baru. Mereka akan lebih aktif mencari tahu informasi baru, merancang gagasan-gagasan untuk anak didik dan lain-lain. Guru akan selalu aktif untuk berinovasi menjadi lebih baik lagi.

Jelas sekali bukan alasan mengapa menjadi guru itu keren? Prestise, pengalaman baru, hidup yang dinamis, semuanya dapat diraih dengan menjadi seorang pengajar.