5 Games Edukasi Terbaru untuk Perkembangan Otak Anak
Cari Berita

Atas


5 Games Edukasi Terbaru untuk Perkembangan Otak Anak

Jumat, 13 September 2019

5 Games Edukasi Terbaru untuk Perkembangan Otak Anak
Dengan adanya games edukasi terbaru untuk perkembangan otak anak maka akan melatih seluruh aspek kecerdasan anak.

Di masa emas anak, orang tua bisa memanfaatkan beragam teknologi yang sudah berkembang untuk mendukung perkembangan otak anak. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan teknologi dengan bijak. Perkembangan teknologi inilah yang memunculkan banyak games edukasi terbaru untuk perkembangan otak anak. Berikut beberapa referensi game edukasi yang bisa Anda coba.

Game Edukasi Terbaik untuk Anak


Perkembangan teknologi yang semakin pesat membuat banyak pengembang game membuat berbagai permainan edukatif yang bisa dimanfaatkan untuk perkembangan otak anak. Dengan adanya permainan edukasi ini anak akan terlatih dan mampu meningkatkan IQ anak.

1. Electronic Music

Jika anak Anda lebih tertarik dengan musik, Anda bisa memberikan electronic music untuk mengasah potensinya. Electronic music ini sendiri merupakan jenis game yang bisa dimainkan oleh anak usia 8 tahun keatas. Jenis mainan ini bisa disesuaikan dengan keinginan anak untuk membuat irama musik sendiri. Menariknya, dengan permainan ini anak bisa mengubah irama musik menjadi sebuah instrumen lagu yang merdu.

Dalam permainan ini, anak bisa berkreasi dengan beragam alat musik hanya dengan satu game saja. Misalnya, gitar atau drum. Anak juga bisa mengkombinasikan beberapa jenis alat musik untuk menghasilkan harmoni musik. Dalam game ini terdapat 12 aktivitas musik yang akan mengasah kreativitas anak dalam membuat musik.

2. OSMO Genius

OSMO Gemius merupakan jenis game edukatif terbaik yang masuk dalam kategori Amazon top choice STEM toys 2019. Jenis game ini bisa dimainkan jika dipadukan dengan iPad. OSMO Genius merupakan jenis permainan merangkai huruf menjadi kata dengan cara menyusun puzzle yang tersedia di layar iPad.

Tujuan dari games edukasi terbaru untuk perkembangan otak anak ini diharapkan mampu melatih seluruh aspek kecerdasan anak. Dengan game ini, anak mampu berpikir secara visual, memecahkan masalah, dan menggambar kreatif.

3. Sirkuit Electric

Jenis permainan ini adalah game maze yang bisa dimainkan oleh anak usia 8 tahun ke atas. Dalam game ini terdapat 60 jenis rintangan yang harus dipecahkan di setiap levelnya. Setiap level memiliki tingkatan kesulitan yang berbeda. Terdapat beberapa tingkatan level game yang dimulai dari level pemula sampai level ahli.

Dengan adanya game edukasi ini, anak akan terbantu stimulasi dalam mengasah logikanya. Selain itu, game ini juga bertujuan untuk melatih kecerdasan spasial anak. Anda tidak perlu bingung untuk menjelaskan sistem permainan dari game ini karena sudah terdapat petunjuk bermain sebelum Anda dan anak mencoba jenis game edukasi ini.

4. Funny Gear Bricks

Bagi Anda yang memiliki anak balita, Anda bisa menstimulasi anak dengan menggunakan jenis permainan ini. Permainan ini merupakan mainan edukatif dengan bricks yang memiliki banyak warna dan bentuk. Funny gear bricks terdiri dari 81 blocks dengan 3 ukuran gear yang berbeda. Game ini bertujuan untuk melatih motorik anak, sehingga koordinasi antara tangan dan indera penglihatan anak semakin terlatih.

5. El-Hana First Busy Bag

Selain Funny Gear Bricks, jenis game edukasi yang bisa dicoba oleh balita adlah El-hana First Busy Bag. Game ini bertujuan untuk melatih kemampuan berpikir logis, imajinasi, dan spasial anak, sehingga seluruh aspek kecerdasan anak bisa terlatih. Game ini sekaligus bisa digunakan untuk beragam aktivitas, seperti mensortir huruf, warna, bentuk, dan dilengkapi dengan stick shaping untuk melatih kreativitas anak.

Selain dapat melatih perkembangan otak anak, dengan adanya komunikasi antara orang tua dan anak akan mempererat bonding, sehingga anak merasa nyaman dan senang ketika bermain bersama orang tua. Semoga informasi di atas bisa menjadi referensi Anda untuk mencari games edukasi terbaru untuk perkembangan otak anak.