Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Ajarkan Anak Puasa, Ini Tips Supaya Si Kecil Tidak Dehidrasi Saat Puasa

Ajarkan Anak Puasa, ini Tips Supaya Si Kecil tak Dehidrasi Saat Puasa
Lewat tips ini, si kecil tak akan dehidrasi saat puasa. Dengan begitu sebagai orangtua, Anda tentu bakal lebih tenang dan nyaman.

Bulan suci Ramadhan telah tiba. Persiapan tentu dilakukan banyak orangtua Muslim di dunia ini, terutama bagi mereka yang mulai mengajarkan puasa kepada buah hati. Untuk ajarkan anak puasa, ada beberapa tips supaya si kecil tak dehidrasi saat puasa. Karena ketika anak mulai mengalami dehidrasi lantaran cairan tubuh berkurang, mereka akan lemas dan enggan melakukan kegiatan.

Bicara soal puasa, memang kapan sih waktu yang tepat mengenalkan ibadah ini untuk buah hati? Menurut Elisa K Dewi, MSi selaku psikolog, orangtua bisa mulai mengenalkan puasa Ramadhan ketika anak sudah berusia empat tahun. Di usia semua itu, Anda mulai memberitahu bahwa puasa Ramadhan adalah kewajiban bagi Muslim yang sudah baligh dengan menahan lapar dan haus seharian.

Lihat Juga: Tips Sehat Untuk Anak Agar Tidak Lemas Saat Puasa

Sementara itu dr. Rinawati Rohsiswatmo, Sp.A (K) dari RSCM menyebutkan, kalau anak baru bisa dilatih untuk berpuasa setelah cukup paham makna puasa Ramadhan. Usia ideal agar anak mulai berpuasa adalah 5-6 tahun. Namun saat itu, jangan paksa anak untuk puasa sehari penuh. Biarkan saja dia berpuasa selama beberapa jam sesuai kemampuannya.

Barulah semakin dewasa, anjurkan dia untuk puasa penuh demi memperoleh berbagai manfaat dan pahala selama bulan Ramadhan. Mengajarkan puasa secara bertahan sangatlah penting supaya anak tidak kaget hingga kekurangan cairan. Nah, agar tepat ajarkan anak puasa, ini tips supaya si kecil tak dehidrasi saat puasa:

1. Wajib Minum 8 Gelar Sehari


Dehidrasi terjadi ketika tubuh kehilangan banyak cairan, sehingga membuat tubuh tak bisa menjalankan fungsinya secara normal. Lantaran saat puasa seseorang harus tetap beraktivitas tapi tidak makan dan minum seharian, dehidrasi bisa saja terjadi. Apalagi untuk anak kecil, 70% dari total berat badannya adalah cairan yang terdiri dari air dan ion.

Lantaran aktivitas anak yang lebih aktif, anak mudah kehilangan cairan dibandingkan orang dewasa. Supaya mengatasi masalah dehidrasi, tetap biasakan buah hati minum minimal delapan gelas air putih dalam sehari. Anda bisa menganjurkannya minum dua gelas saat sahur, dua gelas saat berbuka dan empat gelas di malam hari.

2. Pastikan Minum Susu


Tips supaya si kecil tak dehidrasi saat puasa berikutnya adalah dengan memberikan susu. Bukan hanya memastikan cairan tubuh tetap seimbang, susu juga memiliki berbagai kandungan nutrisi yang sangat dibutuhkan tubuh. Mulai dari protein, karbohidrat, kalsium dan elektrolit, sehingga si kecil tetap bersemangat selama puasa.

Dalam sebuah penelitian menyebutkan kalau lebih baik anak diberikan segelas susu daripada suplemen. Pastikan susu ini merupakan yang mereka sukai dan sediakan ketika sahur.

3. Perbanyak Buah Tinggi Mineral dan Vitamin


Kunci kekuatan pada puasa adalah melalui asupan makanan yang memang bernutrisi tinggi. Selain nasi dan lauk pauk, satu hal yang harus tersedia saat sahur dan berbuka adalah buah. Buah sangatlah baik untuk membuat tubuh terlindungi dari dehidrasi. Supaya makin optimal, sediakan buah yang memang memiliki kandungan air tinggi.

Beberapa buah seperti semangka, melon, jeruk dan pir sangatlah cocok dikonsumsi ketika berbuka dan sahur. Buah-buah ini selain segar, juga memiliki kandungan air cukup agar tubuh si kecil senantiasa hidrasi. Apalagi dengan kehadiran buah di meja makan, anak tentu akan semangat untuk sahur atau berbuka lantaran ada kesegaran tersaji di sana.

4. Berikan Air Mineral Berasa


Tips terakhir untuk menghindarkan dehidrasi pada buah hati adalah dengan memberikan air mineral yang berasa. Hal ini sangat cocok diterapkan jika anak merasa bosan harus minum air mineral bergelas-gelas. Anda bisa menambahkan sedikit perasan jeruk atau madu, supaya air mineral memiliki rasa yang beragam dan membuat si kecil senang.

Bahkan jika perlu, sediakan infused water baik waktu sahur dan berbuka puasa. Menurut Deden Permana selaku Executive Sous Chef Hotel Mandarin Oriental Jakarta, infused water bisa membuat tubuh tidak cepat haus dan kulit lekas kering. Salah satu infused water yang cocok untuk sahur adalah campuran apel merah dan kayu manis.

Bagaimana? Tidak sulit bukan untuk ajarkan anak puasa? Lewat tips di atas, si kecil tak akan dehidrasi saat puasa. Dengan begitu sebagai orangtua, Anda tentu bakal lebih tenang dan nyaman.

Berlangganan via Email