Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Tips Ajari Anak Berpuasa, Latihan Bertahap hingga Beri Penghargaan

Tips Ajari Anak Berpuasa, Latihan Bertahap hingga Beri Penghargaan
Berikut tips ajari anak berpuasa, latihan bertahap hingga beri penghargaan yang bisa diterapkan.

Umat Islam di seluruh dunia akan menyambut bulan suci Ramadhan dalam waktu dua hari lagi. Tentu saja kegembiraan jelang Ramadhan ini selalu disambut sukacita, sekalipun tengah dalam masa pandemi Covid-19. Agar seluruh anggota keluarga antusias, ada baiknya kalau Anda mulai mempertimbangkan tips ajari anak berpuasa, mulai latihan bertahap hingga beri penghargaan.

Memang kalau bicara soal puasa Ramadhan, anak-anak bukanlah orang yang wajib melakukannya. Bahkan dalam agama Islam, Nabi Muhammad SAW menyebutkan kalau tidak ada kewajiban syari bagi anak-anak yang belum baligh untuk berpuasa Ramadhan. Sehingga buah hati yang masih duduk di bangku TK atau SD jelas tak perlu dipaksa ikut menjalankan puasa di bulan suci ini.

Lihat juga: Umur Berapa Anak Sudah Mulai Belajar Berpuasa?

Hanya saja tidak ada salahnya jika orangtua mulai melatih anak belaja rberpuasa sejak dini, mengingat ada banyak sekali manfaat dari pausa. Vera Itabiliana Hadiwidjojo selaku psikolog anak menyebutkan kalau puasa memiliki sisi konkrit dan abstrak. Untuk sisi konkrit, anak akan belajar untuk bangun sahur, tidak makan minum selama sehari hingga tak boleh marah.

Namun di sisi abstrak, anak-anak di bawah usia 12 tahun tentu masih belum paham soal ganjaran pahala puasa hingga tujuan puasa Ramadhan untuk menyucikan diri. Mereka pun bahkan tak mengerti jika hakikat puasa adalah menahan hawa nafsu, alih-alih makan dan minum saja. Untuk itulah supaya tepat, berikut tips ajari anak berpuasa, mulai latihan bertahap hingga beri penghargaan:

1. Anak Jangan Tidur Tengah Malam


Saat anak-anak mulai belajar berpuasa, sahur adalah sebuah tantangan karena mereka harus sanggup bangun sebelum Subuh dalam kondisi benar-benar mengantuk. Untuk itulah supaya jam biologis tubuh mereka tidak kaget, anjurkan anak untuk tidur cepat agar dia tidak mengantuk juga saat di sekolah nanti.

2. Makan Sahur dan Berbuka yang Bergizi


Inti dari puasa adalah menahan makan dan minum secara seharian. Agar anak tidak mudah lapar dan haus, pastikan untuk memberi asupan makanan tinggi gizi baik waktu sahur dan berbuka. Kalau bisa, kurangi asupan makanan terlalu manis dan asin karena akan mudah membuat buah hati jadi dehidrasi ketika siang.

Alih-alih makanan dengan karbohidrat tinggi, berikan asupan protein untuk anak. Protein justru akan bisa membuat tubuh tetap bertenaga sekalipun sedang puasa.

3. Beri Contoh yang Baik


Seperti yang diketahui, anak akan selalu mencontoh perilaku orangtua. Untuk itu jika ingin anak belajar berpuasa, Anda haruslah melakukan puasa dengan benar. Tunjukan padanya bahwa sekalipun berpuasa, tidak boleh bermalas-malasan dengan alasan belum makan. Sehingga anak akan tahu jika dalam kondisi puasa sekalipun, harus tetap sekolah.

Dalam rangka memberi contoh baik, Anda juga harus mulai mengenalkan ibadah lain seperti mengaji, sholat lima waktu hingga sholat Tarawih dan Witir yang memang wajib dilakukan setiap bulan Ramadhan. Lakukan amal ibadah itu agar si kecil tertarik untuk meniru dan akhirnya bisa memahami hakikat puasa.

4. Ajari Puasa Bertahap


Untuk mengajarkan anak berpuasa, tidaklah bisa langsung memaksanya menahan haus dan lapar sehari penuh. Lakukan secara bertahap, terutama jika anak masih duduk di bangku SD. Biarkan dia puasa setengah hari hingga akhirnya mampu puasa sehari penuh. Anak yang dipaksa langsung puasa penuh jelas akan membuatnya merasa tertekan dan malah enggan puasa lagi.

5. Beri Semangat Lewat Pujian


Nah, tips ajari anak berpuasa yang terakhir adalah dengan senantiasa memberikannya semangat lewat penghargaan dan pujian. Kendati sederhana, tindakan ini justru penting dalam membuatnya termotivasi dan menganggap puasa sebagai kegiatan menyenangkan. Contohnya, Anda akan membelikan es krim favorit jika anak berhasil puasa selama sehari penuh.

Atau jika dirasa terlalu berat, beri janji untuk membelikannya mainan impian jika berhasil seminggu berturut-turut bangun sendiri untuk sahur. Lewat hadiah dan pujian, anak jelas akan semakin antusias untuk berpuasa.

Dengan penerapan tips ajari anak berpuasa mulai latihan bertahap hingga beri penghargaan secara tepat, buah hati tentu akan semakin terbiasa. Anak yang sudah paham seperti apa hakikat puasa jelas mempunyai kesadaran lebih tinggi. Sehingga Anda sebagai orangtua, bisa bersama-sama mengajaknya untuk mengumpulkan berbagai pahala terpuji selama Ramadhan.

Berlangganan via Email