Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Bunda, Coba Tips Mendongeng dari Pakar Sastra Anak Indonesia

Bunda, Coba Tips Mendongeng dari Pakar Sastra Anak Indonesia
Mendongeng sangat menyenangkan. Karena itu Bunda, coba tips mendongeng dari pakar sastra anak Indonesia ini diterapkan yuk!

Sejak dulu hingga sekarang, mendongeng memang merupakan aktivitas yang menyenangkan. Bagi anak, saat orangtua membacakan dongeng adalah waktu di mana imajinasi begitu terbuka lebar. Supaya kegiatan ini makin memberikan dampak positif, ada baiknya Bunda coba tips mendongeng dari pakar sastra anak Indonesia.

Karena dongeng yang diungkapkan dengan baik, akan memberikan banyak manfaat positif. Seperti dilansir Kompas, Monica Sulistiawati selaku psikolog menyebutkan kalau mendongeng dapat ikut membantu perkembangan kognitif anak terutama jika orangtua menggunakan alat peraga seperti buku bergambar. Bahkan lewat mendongeng, ikatan anak dan orangtua pun makin kuat.

Jenis-Jenis Dongeng untuk Anak


Bukan cuma sekadar membacakan cerita, dongeng juga bisa menjadi stimulasi dini sehingga keterampilan berbahasa pada anak-anak makin meningkat. Dengan kisah yang cukup positif, mendongeng juga membuat anak makin rajin membaca. Sebelum mempelajari beberapa tips mendongeng dari pakar sastra anak Indonesia, berikut beberapa jenis dongeng yang bisa diceritakan pada buah hati:

  • Fabel: Merupakan dongeng dengan tokoh-tokohnya adalah binatang yang berperilaku seperti manusia seperti Buaya dan Kerbau, Kucing Bersepatu Bot dan Kancil Mencuri Timun
  • Sage: Dongeng jenis ini biasanya mengandung unsur sejarah tapi sulit dipercaya kebenarannya karena memiliki sentuhan fantasi. Beberapa di antaranya seperti Ramayana, Si Buta dari Gua Hantu dan Jaka Tingkir
  • Legenda/Cerita Rakyat: Seperti namanya, dongeng jenis ini sengaja diciptakan oleh masyarakat setempat seperti Legenda Rawa Pening, Tangkuban Perahu dan Legenda Danau Toba
  • Mitos: Mitos lebih berkaitan dengan kepercayaan masyarakat terhadap dewa-dewa kuno dan makhluk halus, seperti kisah Nyi Roro Kidul dan Wewe Gombel
  • Parabel: Hampir sama dengan legenda atau cerita rakyat, parabel lebih kepada dongeng yang mengandung kiasan mendidik dan nilai pendidikan seperti Si Malin Kundang
  • Dongeng Lelucon/Pendir: Dongeng lelucon lebih pada tokoh tertentu seperti Si Kabayan dari Jawa Barat atau Pan Balangtamak dari Bali, dongeng pendir fokus pada pengalaman hidup dan perilaku konyol atas tokohnya yang cerdik seperti Dongeng Abu Nawas


Tentunya setiap orangtua punya kebebasan dalam memilih jenis dongeng apa yang bakal mereka ceritakan pada buah hati. Agar aktivitas mendongeng semakin menyenangkan, ada baiknya Bunda coba tips mendongeng dari pakar sastra anak Indonesia.

Tips Mendongeng dari Orangtua kepada Anak


Menurut Dr. Murti Bunanta SS., MA selaku peneliti sekaligus pakar sastra anak Indonesia yang akan memberikan beberapa tips mendongeng. Menurut Dr. Murti, orangtua yang bersedia mendongeng untuk buah hati adalah sebuah perilaku yang wajib diapresiasi. Langsung saja, ini beberapa tips Dr. Murti yang bisa dicoba di rumah masing-masing:


  1. Dari banyaknya jenis-jenis dongeng, pilihlah cerita yang Anda senangi. Ingat, cerita itu tidaklah menakuti si kecil dan membuatnya terpaksa mendengarkan
  2. Ketika mulai mendongeng, bersikaplah seperti anak kecil serta terlibat dalam dunia imajinasinya. Jangan merasa malu, karena tips ini justru membuat Anda semakin tenggelam dalam kisah dongeng dan buah hati makin tertarik mendengarkan
  3. Jika perlu, gunakan beberapa alat peraga yang ada di sekitar sebagai obyek pendukung supaya kisah dalam dongeng itu makin tersampaikan. Anda boleh menggunakan boneka atau bahkan guling di ranjang si kecil
  4. Saat mendongeng, Anda bisa melakukan penambahan cerita supaya lebih menarik atau menciptakan kisah sendiri
  5. Carilah waktu yang nyaman ketika hendak mendongeng seperti saat anak mau tidur, atau ketika sedang ada di rumah bersama
  6. Tidak semua anak kecil akan mendengarkan dongeng orangtuanya dengan seksama. Dalam kondisi ini, Anda tak boleh memaksanya untuk mendengarkan. Orangtua yang harus lebih ekspresif supaya si kecil tertarik dan mau mendengarkan dongeng
  7. Si kecil ingin Anda menceritakan Malin Kundang berkali-kali? Jangan pernah merasa bosan. Karena ini artinya anak mulai memahami dongeng tersebut secara mendalam. Kondisi ini sangat bagus karena artinya anak bisa mengerti nilai moral yang ingin Anda kenalkan


Lihat juga: Dongeng yang Dibacakan Ayah Memiliki Manfaat Lebih Bagi Anak

Bagaimana? Tidak sulit bukan untuk menerapkan tips-tips mendongeng dari pakar sastra anak Indonesia di atas? Sebagai orangtua, Anda tidak perlu langsung menerapkannya sekaligus, terutama jika tak pernah mendongeng. Lakukan dengan perlahan sehingga nantinya akan terbiasa. Yang jelas, pastikan buah hati memahami betul nilai yang ingin Anda sampaikan lewat kisah dongeng.