Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Cara Terbaik Menghadapi Anak yang Memiliki Karakter Pemalu

Cara Terbaik Menghadapi Anak yang Memiliki Karakter Pemalu
Tidak semua anak mempunyai kepribadian yang sama. Untuk itulah orangtua harus tahu cara-cara terbaik menghadapi anak yang memiliki karakter pemalu.

Tidak semua anak mempunyai kepribadian sama. Ada yang tumbuh menjadi anak penuh percaya diri, ada juga yang jadi pribadi pendiam, bahkan ada yang pemalu. Perbedaan kepribadian ini akhirnya membuat reaksi orangtua juga tak sama. Untuk itu sebagai orangtua, Anda tentu harus mengetahui seperti apa cara-cara terbaik menghadapi anak yang memiliki karakter pemalu.

Kenapa orangtua harus tahu? Karena sedikit banyak pola pengasuhan orangtua bisa membentuk sifat pemalu pada seorang anak. Hal ini pun dijelaskan oleh Thalia Eley selaku profesor genetika perilaku perkembangan di King’s College London. Menurut Eley, malu adalah sebuah bentuk temperamen yang berasal dari kepribadian.

Eley pun menambahkan bahwa hanya 30% dari total rasa malu yang dipengaruhi oleh gen karena sisanya adalah respon terhadap lingkungan, termasuk sikap orangtua. Lantaran lingkungan lebih penting memicu rasa malu, dibutuhkan cara-cara terbaik menghadapi anak yang memiliki karakter pemalu seperti berikut ini:

1. Biarkan Anak Berekspresi


Agar anak tidak jadi pribadi pemalu, Anda harus menetapkan pola asuh yang tepat sejak kecil. Seperti apa? Memberikan ruang agar anak bebas mengeksplorasi diri dan berekspresi sesuai keinginan. Tentunya kebebasan ini diberikan harus disertai pengawasan. Dengan begitu buah hati bisa membangun kepribadian sekaligus minat dirinya sendiri.

Roslina Verauli, MPsi selaku psikolog anak pun menegaskan bahwa orangtua harus memberikan waktu bermain untuk anak sejak dini. Anak yang dibebaskan untuk bermain dan beraktivitas akan lebih percaya diri karena merasa mempunyai kemampuan. Dengan bermain, anak juga akan belajar dari kesalahan yang mungkin akan terjadi.

2. Melatih Kontak Mata


Anak yang pemalu cenderung menghindari kontak mata dengan lawan bicaranya. Supaya menghindari hal ini, usahakan untuk mengajarkan anak menatap mata Anda atau lawan bicara saat berkomunikasi. Jika anak merasa canggung, biarkan anak untuk belajar perlahan dari memandang hidung si pembicara lalu kemudian menatap langsung mata lawan bicaranya.

3. Jangan Sebut Dia Pemalu


Saat Anda menyadari buah hati cenderung pemalu, usahakan untuk tidak menyebutkan demikian padanya. Kenapa begitu? Karena pada dasarnya, anak tak pernah berpikir bahwa dia pemalu. Sehingga saat dia berulang kali disebut pemalu, maka psikologis anak bisa berpengaruh. Anak justru akan merasa minder, rendah diri dan akhirnya menarik diri dari lingkungan.

4. Ajak Berinteraksi Sosial


Menurut Dr. Fred Frankel selaku psikolog sekaligus pengembang UCLA Social Skills Training Program, menghabiskan waktu berdua dengan anak termasuk cara terbaik menghadapi anak yang memiliki karakter pemalu. Karena dengan begitu, kepercayaan diri sosial anak bakal meningkat. Jika perlu, ajaklah teman sekelasnya untuk berkunjung ke rumah dan bermain bersama.

Lihat juga: Setiap Anak Berbeda, Stop Membandingkan-bandingkan

Melatih interaksi sosial pada buah hati memang akan membuat kemampuannya menjalin pertemanan meningkat, sehingga tidak akan malu lagi. Perlahan, ajak anak untuk menghadiri acara keluarga, kumpul bersama keluarga rekan-rekan kantor atau ulang tahun temannya. Dengan begitu dia tidak akan kaget jika harus bertemu orang asing.

5. Jangan Dimarahi


Saat gelagat anak mulai terlihat pemalu, Anda tidak boleh memarahi atau bahkan mengolok-oloknya. Alih-alih memaksa buah hati melakukan hal yang dia takuti, Anda harus memahami perasaannya. Jadilah orangtua yang bisa memahami perasaan anak, dengan menempatkan diri pada posisinya. Secara perlahan, anak tentu akan jadi lebih terbuka dan tidak malu lagi.

6. Terus Melatih Keberaniannya


Untuk melawan rasa malu, anak memang harus dilatih agar lebih berani. Yang termudah adalah menyuruhnya memesan menu saat makan di restoran, atau memintanya menyampaikan uang untuk membayar belanjaan di kasir, hingga menyapa tetangga. Jangan lupa untuk memberikan pujian ketika buah hati berhasil melakukan tindakan itu supaya dia bisa makin nyaman.

Lantaran anak memang menganggap orangtua sebagai role model, ada baiknya kalau Anda senantiasa menunjukkan sikap percaya diri. Biasakan untuk ramah menyapa orang lain, sehingga buah hati melihat hal itu sebagai perilaku tepat yang patut untuk ditiru.

Dengan menerapkan cara terbaik menghadapi anak yang memiliki karakter pemalu, maka buah hati tentu akan tumbuh jadi pribadi yang lebih percaya diri. Tentunya memiliki anak yang begitu tenang dan tegas, akan membuat setiap orangtua bangga.

Berlangganan via Email