Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Cara Dalam Menghadapi Anak yang Cengeng

Anak Anda suka menangis? Maka harus memahami tips menghadapi anak yang cengeng berikut ini.

Pada dasarnya anak kecil memang suka menangis. Hal-hal yang mereka inginkan tapi tak tahu bagaimana caranya mengungkapkan, membuat anak kecil melampiaskannya lewat tangisan. Mungkin sesekali tak masalah, tapi kalau anak jadi cengeng terus-menerus, jelas bisa bikin orangtua bingung. Jangan keburu marah, ada kok cara tepat menghadapi anak cengeng yang bisa dicoba.

Namun supaya cara tersebut bisa dilakukan dengan benar, orangtua harus tahu terlebih dulu apa penyebab anak cengeng. Dengan memahami perubahan emosional dan perilaku si kecil, sifat cengeng tentu bisa dihindari.

Kenapa Anak Jadi Cengeng?


Menurut dr. Laura Makham selaku pakar parenting seperti dilansir Halodoc, memberikan hukuman keras pada anak cengeng justru memperburuk kondisi. Alih-alih si kecil berubah dan tidak menangis, mereka justru bisa jadi pembangkang. Karena itulah orangtua harus fokus pada penyebab si kecil begitu cengeng.

Lihat juga: 7 Ucapan Menenangkan Saat Emosi Anak Memuncak

Penyebab yang paling sering terjadi adalah perilaku cengeng sebagai bentuk pertahanan diri, karena lewat tangisan, si kecil percaya sikap orangtua bakal melunak dan memenuhi permintaannya. Lalu penyebab berikutnya adalah perilaku cengeng juga bisa terjadi karena si kecil terpengaruh acara TV, video, teman hingga orangtua, sehingga menjadikan cengeng sebagai kebiasaan.

Terakhir, bisa saja anak cengeng karena itu adalah caranya berekspresi. Lhoh, kok bisa? Karena anak yang begitu ekspresif dan emosional, belum memahami jenis ekspresi lain sehingga untuk mengutarakan keinginannya, mereka menangis.

5 Cara Hadapi Anak yang Cengeng


Pada dasarnya anak yang cengeng saat berusia di bawah 2 tahun adalah sesuatu yang wajar. Namun ketika perilaku itu terus terjadi hingga mereka sekolah, orangtua haruslah menyadari kecenderungan itu, supaya karakter anak tidak jadi buruk. Berikut ini akan kami bahas cara-cara menghadapi anak yang cengeng:

1. Jangan Emosi


Melihat anak cengeng apalagi di tempat umum, kerap membuat orangtua ikut emosi. Padahal ini salah besar, karena bentakan dan hardikan justru membuat anak makin cengeng. Reaksi orangtua ini bisa membuat anak menilainya sebagai ancaman. Saat anak cengeng, coba untuk pegang tubuhnya dengan tegas tapi tak kasar, tatap matanya dan bertanya secara lembut.

2. Jangan Beraksi Berlebihan


Tangisan buah hati yang sampai meraung-raung jelas bikin orangtua panik, bahkan bereaksi berlebihan. Contohnya seperti, ‘Siapa yang nakal? Duh, anak Mama kasihan, mana yang sakit?’ atau membelikan mainan. Perilaku ini justru membuat mereka menyadari kalau tangisan adalah cara ampuh agar keinginannya terwujud.

3. Ajari Luapkan Emosi dengan Tepat


Seperti yang disinggung sebelumnya, anak cengeng bisa disebabkan karena mereka salah berekspresi. Untuk itulah, ajari anak meluapkan emosinya dengan tepat melalui aktivitas-aktivitas positif seperti menyanyi atau melukis.

4. Coba Pahami Anak


Trik menghadapi anak cengeng berikutnya adalah dengan mencoba memahami buah hati. Yap, sebagai orangtua, Anda harus tahu perkembangan karakter anak sejak dini supaya bisa menerapkan pola asuh yang tepat dan tidak memicunya jadi pribadi yang cengeng. Anak yang berperasaan halus dan sensitif tentu mudah menangis, sehingga orangtua harus lebih peka.

5. Ajak Anak Bersosialisasi


Alih-alih menakuti anak seperti ‘Ayo berhenti nangis, nanti ada orang gila datang’, cobalah perbanyak sosialisasi agar si kecil tidak cengeng lagi. Biarkan mereka bermain dengan teman sebaya sambil terus diawasi, ikutkan ke dalam les yang disukai sehingga mereka akan belajar untuk bergaul.

Dengan menerapkan cara-cara menghadapi anak cengeng di atas, orangtua tentu akan memahami bahwa setiap anak berbeda. Anak butuh informasi yang tepat untuk bisa mengungkapkan isi hati tanpa menangis. Jika semua bisa dilakukan dengan lancar, buah hati tentu tak akan cengeng lagi.