Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

7 Cara Supaya Anak Mudah Memahami dan Menghafal Materi yang Dibaca

7 Cara Supaya Anak Mudah Memahami dan Menghafal Materi yang Dibaca

Dalam menyerap pelajaran, kemampuan memahami isi bacaan adalah hal yang begitu penting bagi anak-anak. Bahkan, untuk beberapa bidang anak juga dituntut untuk tak hanya paham, melainkan juga menghafal apa yang telah dibacanya. 

Oleh karena itu, Anda harus melatih pemahaman dan kemampuan menghafal anak sejak dini. Tak hanya mampu membunyikan kata, Anak juga harus dilatih memahami makna setiap kata yang dibacanya. Nah, agar anak dapat lebih memahami bacaan dan menghafal, ada 7 kiat yang bisa Anda lakukan yaitu: 

1. Membaca di Tempat yang Nyaman


Setiap anak mempunyai tingkat konsentrasi yang berbeda. Agar anak dapat membaca dengan tenang, Anda harus tahu tempat seperti apa yang menenangkan untuknya dan dapat memberikan kenyamanan ketika membaca buku. Cobalah beberapa tempat di rumah. 

Umumnya, untuk membaca perlu tempat yang sunyi, jauh dari keramaian, dan mendapat penerangan yang cukup. Anda dapat menyediakan tempat khusus yang sesuai asalkan bisa mengawasi kapan saja untuk memastikan dia benar-benar belajar.

2. Ajari Mengingat Poin Penting 


Sediakan beberapa pertanyaan yang harus dijawab sebelum anak membaca. Minta anak membaca pertanyaan-pertanyaan tersebut, kemudian tandai hal-hal yang merupakan kunci pertanyaan. Misalnya, topik apa yang sedang dibicarakan pada bacaan tersebut dan siapa saja yang ada di dalam cerita itu. Dengan begitu, anak lebih mudah memahami bacaan. 

Selain menandai poin-poin penting, ajarkan juga cara membuat rangkuman. Setelah menemukan setidaknya tiga poin utama dalam bacaan, mintalah anak menuliskannya kembali dan menerangkan kepada Anda. Jangan lupa berikan pujian anak semakin bersemangat.

3. Membaca dengan Suara 


Cara belajar anak-anak berbeda satu sama lain. Untuk anak yang belajar lebih banyak dari pendengarannya, Anda dapat memintanya membaca menggunakan suara pelan atau berbisik. Cara ini akan membuat anak lebih memahami dan mengingat isi bacaan. 

4. Menyelidiki Bacaan


Meningkatkan pemahaman anak bisa dilakukan dengan meminta ia menyelidiki apa yang dibaca. Minta anak menemukan unsur-unsur bacaan seperti apa, siapa, kapan, mengapa, di mana, dan bagaimana dengan cara melingkari kata atau kalimat yang menjadi petunjuk jawaban. Jika dapat menemukan unsur penting tersebut, artinya anak menangkap apa yang dia baca. Setelah itu, ajak anak mempraktekkan isi bacaan. Misalnya jika buku berisi panduan merawat tanaman, minta anak mempraktekkannya dengan bimbingan Anda. 

5. Ajak Anak Membagikan Ilmu


Jika anak sudah paham apa yang dia baca, ajaklah untuk membagikan pengetahuan tersebut. Dengan menerangkan kembali kepada orang lain, pemahaman akan semakin bertambah. Cara membagikan ilmu beragam. Bisa dengan membuat video rekaman atau mendorong anak berbagi secara langsung di depan teman-temannya ketika bermain. 

6. Belajar Membuat Pertanyaan


Setelah selesai membaca, cobalah bimbing anak untuk membuat pertanyaan dari bacaan. Dari pertanyaan tersebut, minta ia menjawab menurut gagasannya sendiri, tidak harus sesuai bacaan. Melalui cara ini, anak dapat mengembangkan pemikirannya.

7. Berdiskusi 


Selain mendampingi anak Anda membaca, sesekali biarkan anak membawa teman ke rumah untuk membaca bersama. Setelah selesai, fasilitasilah mereka untuk berdiskusi. Beri kesempatan mereka menceritakan kembali isi bacaan secara bergantian, lalu yang lain mengajukan pertanyaan. Carilah jawaban pertanyaan tersebut bersama-sama. Tak hanya memberikan semangat, diskusi di akhir sesi membaca juga dapat meningkatkan konsentrasi anak dan menambah pemahamannya. 


Di samping menjalankan cara-cara di atas, ketahui penyebab anak susah paham dan susah menghafal. Salah satu salah satunya karena orang tua ataupun guru ingin agar anak cepat dapat membaca tetapi mengabaikan kemampuan mereka memahami bacaan. Jadi, Anda pun harus sabar dan tidak tergesa-gesa dalam proses pembelajaran ini.