Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Tips Mudah Membangun Karakteristik Lingkungan Belajar yang Kondusif

Tips Mudah Membangun Karakteristik Lingkungan Belajar yang Kondusif

Lingkungan belajar jadi hal yang berpengaruh pada proses pembelajaran anak. Dimana lingkungan belajar yang kondusif menjadi faktor penting dalam rangka memaksimalkan kesempatan belajar untuk anak. Lantas, bagaimana cara mudah membangun karakteristik lingkungan belajar yang kondusif tersebut? Maksud dari lingkungan belajar di sini yakni segala sesuatu yang berkaitan dengan tempat pelaksanaan proses pembelajaran.

Lihat juga : Ketertarikan Siswa Pada Pelajaran Dimulai Ketertarikan Siswa Terhadap Guru

Sementara kondusif berarti keadaan atau kondisi yang benar-benar nyaman dan juga mendukung proses kegiatan belajar mengajar. Adapun untuk proses pembelajaran yakni interaksi antara murid dengan lingkungannya. Dengan begitu terjadilah proses informasi menjadi sebuah keterampilan, pengetahuan, serta sikap di dalam diri anak sebagai hasil dari adanya proses pembelajaran tersebut. 

Tips Membangun Karakteristik Lingkungan Belajar yang Kondusif

Lingkungan belajar yang kondusif memang tidak bisa tercipta dengan sendirinya. Kendati demikian, tak menutup kemungkinan lingkungan tersebut bisa Anda realisasikan dengan baik. Nah, berikut ini adalah sejumlah tips di dalam membangun lingkungan kondusif untuk proses pembelajaran.

Tata Ruang Kelas Belajar

Guna menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, Anda perlu menata ruang kelas dengan baik dan tepat. Pasalnya, ruang kelas adalah lingkungan utama dalam membangun suasana kegiatan belajar mengajar yang menyenangkan. Ruang belajar yang tertata dengan rapi, bersih, serta nyaman akan mendukung proses pembelajaran dengan lebih baik.

Penataan ruang kelas tidak hanya mengajarkan kursi dan meja secara teratur, tetapi juga melengkapinya dengan administrasi kelas, seperti jadwal pelajaran, denah tempat duduk, struktur kelas, dan sebagainya. Tambahkan pula sejumlah aksesoris di dinding kelas demi membangun suasana menyenangkan, seperti menempelkan kalimat positif untuk memotivasi siswa atau lukisan hasil karya murid.

Suasana Belajar Mengajar

Membangun karakteristik lingkungan belajar yang kondusif berikutnya yakni dengan menciptakan suasana belajar mengajar yang menyenangkan bagi siswa. Terdapat sejumlah faktor yang bisa mendukung kegiatan pembelajaran agar lebih menyenangkan, mulai dari cara guru mengajar, mood siswa, serta lingkungan di dalam kelas, dan sebagainya. Sehingga, guru cukup berperan penting ddalam meembangun suasana menggarirahkan dan juga memacu murid agar semangat belajar.

Suasana pembelajaran yang menyenangkan menjadikan para murid semangat belajar serta proses belajar mengajar akan lebih bermakna. Dengan demikian, penilaian pembelajaran tak selalu dari perolehan angka yang tinggi.

Lingkungan Luar Kelas

Dengan suasana lingkungan luar kelas yang kondusif, maka menjadikan murid bisa belajar dengan baik. Begitupun sebaliknya, apabila lingkungan luar kelas tidak kondusif atau terjadi masalah, maka konsentrasi murid pun bakal terganggu. Demi membangun lingkungan sekolah yang baik, perlu kerjasama yang baik antar pihak yang berkaitan. Mulai dari siswa, kepala sekolah guru, staf, sampai petugas kebersihan. Lingkungan sekolah yang baik ini juga jadi acuan terhadap penilaian kualitas sekolah, sehingga perlu dijaga secara baik pula.

Komunikasi dan Hubungan Sosial

Proses pembelajaran yang dilaksanakan di ruang kelas bersifat intern, dimana tenaga pengajar punya wewenang penuh dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar yang tengah berlangsung. Hal ini tidak bakal berjalan dengan baik jika tidak didasari oleh komunikasi dan hubungan yang harmonis antara murid dan guru.

Komunikasi efektif selama kegiatan belajar mengajar bakal meminimalisir terjadinya perilaku menyimpang yang dilakukan murid selama pembelajaran. Bukan hanya itu, suasana belajar juga menjadi menyenangkan berkat komunikasi yang baik

Jadilah Guru yang Menyenangkan

Untuk membangun karakteristik lingkungan belajar yang kondusif, seorang guru juga harus mampu mengajar siswa dengan cara yang menyenangkan. Peran guru tidak hanya mengajar murid, namun juga sebagai orang tua siswa di sekolah, jadi pendengar yang baik, menjadi penasihat, memberikan solusi, saran atau pendapat, mendengar keluh kesah siswa, dan sebagainya. Kurangi sikap otoriter saat mengajar, supaya siswa nyaman serta tidak merasa tertekan ketika belajar.

Biarkan Siswa Berkreasi

Untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif berikutnya yakni dengan membiarkan para murid berkreasi sesuai dengan imajinasinya. Seperti yang Anda ketahui, guru adalah fasilitator, mediator, motivator, dan juga katalisator guna mendukung kegiatan belajar mengajar murid. Guru perlu memberikan peluang kepada murid untuk terus berkreasi. Selain itu, guru juga harus memberi apresiasi terhadap murid yang sudah berkreasi. Supaya murid merasa senang serta lebih bersemangat untuk berkreasi kembali.

Menyepakati Aturan Bersama

Dalam membangun kelas kondusif, seorang guru juga harus bisa memberi aturan yang yang menjadi kesepakatan dengan murid. Dengan demikian, siswa tidak dapat membuat keributan saat di kelas yang menjadikan suasana belajar mengajar tidak kondusif, sebab sudah membuat aturan yang disepakati. 

Berikan hukuman ringan untuk murid yang melanggar peraturan, seperti menghafalkan materi pelajaran, membersihkan kelas, dan sebagainya.

Itulah beberapa penjelasan terkait lingkungan pembelajaran dan cara membangun karakteristik lingkungan belajar yang kondusif. Pahalanya, dengan terciptanya lingkungan belajar yang kondusif, menjadikan aktivitas belajar dan mengajar lebih bermakna serta menyenangkan.