5 Dampak Buruk Memaksa Anak Belajar Demi Nilai Bagus
Cari Berita

Atas


5 Dampak Buruk Memaksa Anak Belajar Demi Nilai Bagus

Minggu, 10 Februari 2019

5 Dampak Buruk Memaksa Anak Belajar Demi Nilai Bagus
Salah satu dampak buruk memaksa anak belajar demi nilai bagus adalah anak akan merasa tertekan. Masih ada dampak buruk lainnya.

Anda tidak perlu kecewa apabila anak mendapatkan nilai rendah atau tidak sesuai harap. Atau bahkan Anda tidak perlu menuntut untuk menyamakan hasil belajar anak Anda dengan teman sebayanya, baik anak tetangga, saudara, bahkan teman anaknya sendiri. Hal ini nantinya justru akan memperoleh dampak buruk memaksa anak belajar demi nilai bagus.

Memang, sebagai orang tua pastinya akan bangga jika anaknya mendapat nilai bagus. Tetapi perlu Anda sadari bahwa kemampuan setiap anak pastinya berbeda-beda.Sehingga tidak bisa Anda paksakan hasil belajar anak untuk selalu mendapat nilai bagus.Apa saja dampak buruk pemaksaan dan tuntutan ini? Berikut uraiannya.

Dampak Buruk Memaksa Anak Belajar Demi Nilai Bagus

1. Psikologis anak akan terganggu

Anak akan cenderung mengalami tekanan dan gangguan psikologis apabila orang tua terus-terusan menuntut anak untuk memperoleh nilai yang bagus. Ibarat gelas,akan pecah apabila terus menerus digenggam dan diberi tekanan. Anak akan stress dan hal ini akan mengganggu perkembangan mental anak.

2. Merusak rasa percaya diri pada anak

Jika anak Anda selalu dituntut untuk belajar secara berlebihan demi mendapatkan nilai bagus, maka akan berdampak pada rusaknya rasa percaya diri anak. Terlebih jika anak sudah merasa maksimal dalam belajar tetapi tidak memperoleh nilai yang bagus, anak tersebut akan berkecil hati dan minder di hadapan teman-temannya. Hal ini juga dapat menyebabkan timbulnya rasa iri pada anak yang tidak mampu memperoleh nilai bagus kepada anak yang memperoleh nilai bagus.

3. Mengganggu kesehatan fisik anak

Kesehatan sangatlah penting dan modal utama seseorang untuk dapat beraktivitas dengan baik. Apabila anak dituntut untuk terus menerus belajar semalaman atau bahkan diporsir waktu belajarnya demi memperoleh nilai bagus, maka akan berdampak buruk pada kesehatannya. Hal ini dikarenakan waktu istirahat anak menjadi berkurang dan akan menyebabkan anak mudah terserang penyakit.

4. Menumbuhkan sikap otoriter pada anak

Sikap otoriter yang dimiliki anak diperoleh dari sikap orang tuanya yang sering menuntut kehendaknya kepada anak.Anak akan meniru bahkan menurunkan sikap otoriter yang dimiliki orang tuanya. Tidak heran jika anak nantinya akan menuntut diberikan fasilitas dan segala sesuatu yang diinginkannya kepada orang tuanya.

5. Kemungkinan perilaku menyimpang akan terjadi pada anak

Perilaku menyimpang yang dimiliki anak diperoleh dari sikap orang tua yang menuntut anaknya untuk memperoleh nilai bagus di sekolahnya. Hal ini akan terjadi jika anak tidak sanggup memperoleh nilai bagus, kemudian anak tersebut akan menghalalkan segala cara agar dapat memperoleh nilai bagus, misalnya dengan mencontek. Perilaku tersebut dilakukannya untuk menghindar dari kemarahan orang tuanya apabila tidak memperoleh nilai bagus.

Baca juga: Menyenangkan! Ini Cara Agar Anak Menikmati Belajar

Demikian pemaparan mengenai dampak buruk memaksa anak belajar demi nilai bagus. Sebagai orang tua sudah seharusnya memahami potensi anak dan tidak memaksakan anak untuk memperoleh nilai bagus di suatu pembelajaran yang bukan bidangnya.