Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Trik Agar Siswa Cepat Memahami Pelajaran dengan Mind Map

Trik Agar Siswa Cepat Memahami Pelajaran dengan Mind Map
Agar siswa cepat memahami pelajaran dengan mind map yang Anda terapkan, ketahui beberapa trik efektifnya sebagai berikut!

Mind map atau mind mapping merupakan salah satu konsep memahami pelajaran yang dilakukan dengan cara menjadikan materi sebagai pemetaan berkonsep. Cara ini umumnya banyak diterapkan untuk siswa yang mengalami kesulitan memahami materi secara cepat. Alasannya, karena mind map dapat membantu menyederhanakan materi-materi rumit. Karena itu, agar siswa cepat memahami pelajaran dengan mind map, ketahui trik berikut:

1. Buat Mind map Sesimpel Mungkin


Pada dasarnya, pembuatan mind map memang dilakukan agar siswa mudah memahami materi-materi yang awalnya rumit. Karena dasar itulah, sebisa mungkin materi disajikan dengan cara terfokus dan tidak bertele-tele. Adapun dalam hal ini, penyederhanaan materi mind map menjadi simpel bisa Anda lakukan dengan cara berikut:

• Bangun Mind map dengan Topik Utama

Meskipun tidak selalu, siswa terkadang memang akan mengalami kesulitan untuk menemukan topik utama pada sebuah materi pelajaran. Barangkali alasan itulah yang terkadang menjadi penyebab belajar tidak masuk otak sehingga menjadi sulit paham dan materi cepat lupa. Nah dalam hal ini, mind mapping berperan untuk membantu menyederhanakan materi tersebut.

Nah, dalam hal ini topik utama dimaksudkan untuk memudahkan pengembangan poin materi menjadi lebih jelas dan sederhana. Adapun dalam mind map, umumnya topik utama akan diletakkan pada tengah halaman. Selanjutnya disusul dengan cabang poin penjelas yang juga dibuat tidak bertele-tele.

• Menuliskan Poin dengan Satu Frase

Selain membangun mind map dengan topik utama, dalam penyampaian, poin dianjurkan untuk ditulis menjadi satu frase atau kata. Tidak sulit, Anda hanya tinggal mengambil kesimpulan isi pada tiap poin menjadi pemahaman yang lebih sederhana.

Dengan begitu, kalimat materi yang awalnya panjang bisa menjadi lebih pendek dan mudah dipahami. Contoh: dalam kalimat “Simbiosis mutualisme adalah interaksi erat antara dua makhluk hidup yang berbeda tetapi keduanya saling menguntungkan”.Maka dalam mind map, cukup Anda tulis menjadi “Saling Menguntungkan”

2. Memberikan Warna pada Mind map yang Dibuat


Agar siswa cepat memahami pelajaran dengan mind map, pemberian warna juga sangat penting. Meskipun bukan hal yang wajib, namun pemberian warna sebenarnya sangat disarankan. Karena walaupun tidak mempengaruhi isi dari topik atau materi, pemberian warna dimaksudkan agar mind map terlihat lebih menarik.

Dengan begitu, semangat belajar akan lebih meningkat. Bahkan ketika mind map digunakan belajar dalam waktu yang lama, siswa tidak akan cepat merasa jenuh dan bosan. Adapun untuk pemberian warna sendiri, Anda bisa menyesuaikan dengan warna favorit para siswa. Jangan lupa, gunakan paduan beberapa warna yang berbeda, terutama untuk materi-materi tertentu seperti judul, topik utama atau poin-poin.

3. Melengkapi Mind Mad dengan Ilustrasi


Bukan hanya pemberian warna, trik lain yang juga perlu dilakukan pada mind map yaitu melengkapi poin materi dengan ilustrasi atau gambar. Bukan apa-apa, namun cara ini bertujuan agar materi mind map menjadi lebih seru ketika dipelajari. Tidak hanya itu, pemberian ilustrasi juga bisa menjadi salah satu cara agar pelajaran mudah diingat oleh siswa. Sehingga materi yang diajarkan tidak mudah lupa seiring pergantian materi pelajaran lainnya.

Contohnya: Ketika Anda membuat mind map yang membahas mengenai simbiosis mutualisme. Maka Anda bisa memberikan sebuah ilustrasi gambar kupu-kupu yang tengah menghisap bunga. Atau memberikan ilustrasi gambar pohon yang ditumbuhi tumbuhan benalu ketika ingin menjelaskan materi simbiosis parasitisme.

Lihat juga: 6 Rahasia Guru Mengajar Menghindari Bosan pada Anak

Itu dia beberapa trik efektif agar siswa cepat memahami pelajaran dengan mind map yang Anda terapkan. Semoga bermanfaat.