Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Cara Supaya Anak Fokus Belajar di Era Digital Penuh Distraksi

Cara Supaya Anak Fokus Belajar di Era Digital Penuh Distraksi
Cara supaya anak fokus belajar di era digital penuh distraksi pada dasarnya relatif mudah sehingga anak tetap tahu prioritasnya.

Kemajuan teknologi, terutama tersedianya gadget canggih yang dapat melakukan banyak hal sedikit banyak menyisakan efek adiktif bagi penggunanya, terutama anak-anak. Sehingga, menemukan cara supaya anak fokus belajar di era digital penuh distraksi merupakan hal yang penting. Sebab, tingkat ketergantungan dari gawai yang cukup mengkhawatirkan.

Dampak Buruk Gawai dan Cara Agar Anak Tidak Terdistraksi


Dari sebuah gawai saja, Anda dapat melakukan banyak sekali aktivitas tanpa perlu bergerak secara nyata. Mulai dari main gim, memesan makanan, berbelanja, browsing, streaming dan banyak lagi. Kemudahan ini menjadi distraksi besar sehingga membuat penggunanya melupakan aktivitas wajib lain. Termasuk anak di mana kemudian sering lupa atau tidak fokus belajar.

Sehingga, sebagai orang tua, penting untuk mencari cara supaya anak tidak terganggu kegiatan belajarnya, apalagi sampai melupakan tugas utamanya tersebut. Cara supaya anak fokus belajar di era digital penuh distraksi ini sejatinya tidak terlalu sulit :

Beri Contoh yang Baik

Anda mengharapkan anak untuk fokus belajar dan mengabaikan bujuk rayu digitalisme saat ini. Namun, daripada sekadar menyuruh, Anda wajib memberikan contoh yang baik terlebih dulu. Biasakan untuk beraktivitas secara disiplin dan tidak membuang waktu terlalu lama menggunakan gawai. Contoh dari Anda akan sangat berpengaruh pada anak.

Batasi Penggunaan Gawai

Jika Anda ingin anak fokus belajar, metode kedua yang dapat dicoba adalah membatasi penggunaan gawai. Jadi, anak tidak dibiarkan memainkan perangkat pintar sesuka hati. Contohnya, mereka hanya boleh menggunakan gawai selama 3 – 5 jam sehari dengan pembagian waktu yang telah Anda tentukan pula. Ini sangat bermanfaat mengurangi distraksi mereka.

Beri Mereka Waktu Melepas Lelah

Bukan cuma gawai yang bisa membuat mereka gagal fokus dalam belajar. Kadang, penyebabnya juga dikarenakan fisik yang terlalu lelah. Terutama bagi mereka yang masuk ke sekolah full day school atau memiliki aktivitas pasca sekolah yang padat. Biarkan mereka istirahat terlebih dahulu sebelum memulai menggunakan otak kembali untuk belajar di rumah.

Ciptakan Suasana yang Nyaman

Cara supaya anak fokus belajar di era digital penuh distraksi selanjutnya adalah dengan menciptakan suasana belajar yang nyaman. Bagaimana caranya? Untuk yang satu ini, Anda perlu berdiskusi dengan anak terlebih dahulu. Seperti apa suasana belajar yang mereka senangi. Jika dirasa tidak masalah, Anda dapat mengabulkan keinginan tersebut.

Buat Kesepakatan Soal Hukuman

Supaya anak fokus belajar, tidak dapat dimungkiri memang harus ada konsekuensi yang digunakan sebagai pemacu. Dalam hal ini, hukuman merupakan pilihan yang tepat. Namun, bukan menghukum sewenang-wenang. Anda dapat membuat kesepakatan dengan anak tentang hukuman yang didapatkan bila sampai tidak fokus belajar.

Mengapa Penting untuk Membatasi Pengaruh Digitalisme Pada Anak?


Sebagian masyarakat saat ini menganggap menyuruh anak fokus belajar dan memberikan batasan terhadap era digitalisme merupakan suatu bentuk tekanan. Walaupun tampak seperti itu, namun sebenarnya menghindarkan anak terseret terlalu dalam pada pengaruh era digital memiliki banyak manfaat yang baik :

  • Nilai akademis dan prestasi non akademis anak dapat dipertahankan, sebab fokus dan waktu tidak terdistraksi untuk hal lain. Ketika mereka terdistraksi, tidak mungkin dapat meraih prestasi gemilang seperti demikian.
  • Anak menjadi tetap disiplin dan dapat menentukan target yang ingin dicapai serta berusaha keras untuk fokus meraihnya.
  • Kehidupan sosial anak tetap berjalan dengan baik, tidak menjadi individu anti sosial yang menggantungkan hidup sepenuhnya pada digitalisme.
  • Fokus mereka terlatih untuk hal-hal yang lebih positif dibandingkan membuang waktu untuk melakukan hal-hal layaknya zombie konten digital.
  • Jadi, apakah kemudian berkembang pesatnya era digital saat ini merupakan hal yang buruk? Tidak juga. Anak wajib tetap memiliki pengetahuan yang cukup dan mengikuti perkembangan era digital agar tidak ketinggalan zaman. Hanya saja, poinnya adalah bagaimana agar anak tidak terseret sehingga beralih fokus hanya pada konten-konten digital.

Mudah bukan cara supaya anak fokus belajar di era digital penuh distraksi seperti saat ini? Sebagai orang tua, Anda merupakan pilar utama yang dapat mengontrol arah hidup anak dan menghindarkan mereka dari hal-hal yang berpotensi negatif. Sebab itu, terus usahakan agar mereka tidak terdistraksi dan fokus pada tugas utamanya, belajar.

Berlangganan via Email