Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Gaji Sebagai Guru Honorer Sangat Kecil? Lakukan Ini untuk Menyiasatinya

Gaji Sebagai Guru Honorer Sangat Kecil? Lakan Ini untukuk Menyiasatinya

Guru honorer saat ini dapat dikatakan belum sejahtera. Banyak di antara mereka masih mendapatkan gaji yang di bawah standar. Gaji mereka rata-rata kurang dari Rp500.000 sebulan. Bahkan, banyak yang gajinya tidak dibayarkan sekali sebulan, melainkan dibayar sekaligus selama beberapa bulan. 

Dengan gaji yang kecil, pastinya sulit dialokasikan untuk berbagai kebutuhan. Nah, berikut ini terangkum beberapa tips yang dapat membantu mengelola keuangan guru honorer yang bergaji kecil.

1. Mencari Tambahan Penghasilan


Gaji terlalu kecil harus disiasati dengan mencari penghasilan tambahan. Apalagi bagi yang telah berumah tangga, tentu gaji ratusan ribu sangat kurang untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Kerja sampingan yang dapat dilakukan seperti membuka les privat, berkebun, atau berjualan secara online. 

Selain itu, coba cari penghasilan tambahan dari mengajar membuka jasa pengetikan, berjualan makanan, usaha kerajinan tangan, menjadi blogger atau penulis lepas. Ada juga yang melakukan kerja sampingan sebagai pengemudi ojek online. Banyak peluang usaha sampingan, hanya perlu mengatur waktu dan kemauan menjalankannya.

2. Kontrol Pengeluaran


Mengelola gaji yang terbatas harus dilakukan dengan hati-hati. Utamakan penuhi kebutuhan yang benar-benar penting terlebih dahulu seperti biaya makan, transportasi, air dan listrik, atau rumah. Jika ada sisa, baru dialokasikan untuk membeli sesuatu yang bersifat keinginan. 

Hemat bukan berarti menahan semua keinginan untuk membeli sesuatu, melainkan lebih teliti dalam mengeluarkan uang. Hanya gunakan uang untuk keperluan yang penting dan mendesak saja akan membantu Anda mengendalikan keuangan agar tepat guna.

Di samping itu, salah satu cara untuk cukup dengan gaji yang kecil yaitu mengurangi pengeluaran. Bukan hanya menghindari pengeluaran yang tidak mendesak, melainkan juga melakukan penghematan dan efisiensi penggunaan uang. Misalnya, jika jarak ke sekolah masih dapat ditempuh dengan berjalan kaki, sebaiknya tidak perlu menggunakan sepeda motor agar hemat pengeluaran bensin. 

3. Hindari Berhutang


Cara selanjutnya untuk membuat keuangan Anda sehat ialah menghindari utang. Jika terpaksa berhutang, pastikan besarnya tidak sampai 30% dari penghasilan. Utang hanya dilakukan untuk sesuatu yang produktif seperti modal usaha. Hindari pinjaman dengan bunga tinggi atau jaminan yang akan menyusahkan Anda.

4. Menjalankan Gaya Hidup Sederhana


Sebagai guru honorer yang memiliki gaji kecil, tentunya harus menjalankan gaya hidup yang sederhana. Tidak perlu membeli barang-barang bermerek, nongkrong di kafe, dan menggeluti hobi yang mahal. 

Tak ada salahnya pergi berekreasi, jalan-jalan, atau makan di tempat yang lumayan jika hanya dilakukan sesekali. Mungkin di momen tertentu seperti ulang tahun atau memberi hadiah kepada diri sendiri, Anda boleh mengeluarkan sedikit dana untuk hal-hal tersebut. Akan tetapi, jangan terlalu berlebihan hingga memaksakan diri. Lebih baik jika Anda sediakan tabungan khusus untuk keperluan tersebut agar tidak memakan pos pengeluaran yang lain.

5. Potong Gaji untuk Menabung


Melihat nominal gaji yang sangat kecil, kebanyakan orang tak terpikir untuk menabung. Walau bagaimanapun, tabungan sangat penting untuk mengantisipasi kejadian yang tak terduga seperti sakit atau kendaraan rusak. Agar tetap dapat menabung, sisihkan sedikit, setidaknya 10% dari gaji di awal sebelum digunakan untuk kebutuhan.

Masih banyak cara lain yang dapat ditempuh untuk menyiasati gaji yang sangat terbatas selain tips di atas. Ketika mengalami situasi tersebut, biasanya akan muncul kreativitas dari diri sendiri. Namun, tips-tips tersebut sedikit banyak dapat membantu Anda mengatur keuangan.

Berlangganan via Email