Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Wajib Dipahami, Ini Dia 5 Cara Efektif untuk Membangun Harga Diri Anak

Wajib Dipahami, Ini Dia 5 Cara Efektif untuk Membangun Harga Diri Anak
Dengan menyadari pentingnya harga diri, anak-anak dapat menjaganya dengan berperilaku yang baik

Harga diri merupakan cara pandang terhadap diri sendiri secara keseluruhan pada setiap individu. Hal ini menyangkut kemampuan menilai kapasitas diri, merasa berharga, dan mampu menyelasaikan masalah dalam kehidupannya. Sebagaimana orang dewasa, anak-anak juga memiliki harga diri. Pembentukan harga diri anak pun dipengaruhi oleh apa yang dia tangkap tentang dirinya dari orang-orang di sekitar. 

Jika orang-orang di sekitar mengatakan baik, maka dirinya akan merasa baik. Sebaliknya jika mereka selalu mengatakan hal-hal negatif, tentu anak akan merasa dirinya buruk. Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membangun harga diri anak.

1. Mengajarkan pentingnya harga diri


Tanamkan kepada anak tentang pentingnya memiliki harga diri. Jelaskan makna harga diri kepada anak. Berikan juga penjelasan tentang pentingnya harga diri yaitu agar dihormati, tidak dikucilkan, disegani, dan pendapatnya diterima oleh orang lain. Dengan menyadari pentingnya harga diri, anak-anak dapat menjaganya dengan berperilaku yang baik. 

2. Menghargai anak sejak kecil


Sejak dilahirkan, sebenarnya anak telah memiliki harga diri. Jadi, agar harga diri terbentuk dengan baik, orang tua harus memperlakukan mereka dengan sebaik-baiknya. Caranya seperti memenuhi kebutuhan dasar dan memberikan kasih sayang.

Jika anak selalu diperlakukan dengan baik, anak akan merasa dihargai. Sebaliknya, jika orang tua mengabaikan atau memperlakukan dengan tidak baik, anak pun dapat merasa dirinya tidak diinginkan. Perasaan tidak dihargai oleh orang tua ini lama-lama dapat membuat anak sulit percaya kepada orang lain, merasa tidak pantas dicintai, hingga memendam benci terhadap orang tuanya sendiri.

3. Menjelaskan mengapa harga diri harus dijaga


Menurut ahli, harga diri seseorang berkaitan erat dengan kemampuan internal yaitu perasaan memiliki kapasitas diri, perasaan dihargai, kemampuan melakukan berbagai hal, menanggulangi bahaya, dan mengatasi tantangan. Jika anak selalu dihina, kepercayaan diri dan harga dirinya akan menurun. Sementara jika selalu dipuji dan dihargai, anak akan memiliki harga diri yang tinggi, sehingga kepercayaan dirinya pun tinggi. Anak pun menjadi yakin terhadap dirinya sendiri, mandiri, serta dapat diandalkan.

4. Mendorong anak membangun harga diri


Harga diri anak dapat dibangun dengan dorongan dari orang tua. Misalnya, dengan menggalakkan anak-anak bermain dan mengeksplorasi hal-hal baru. Berilah kesempatan anak melakukan sesuatu sendiri karena dengan merasa mampu, harga diri mereka akan terbangun. 

Sediakan waktu untuk mengajarkan anak keterampilan dan kebiasaan baru seperti bersih-bersih, merapikan buku, dan mencuci pakaian. Selain itu, ajak anak ketika Anda melakukan aktivitas di rumah sehingga mereka merasa dihargai dan dibutuhkan.

5. Jangan membanding-bandingkan anak


Membandingkan anak memang biasa dilakukan sebagian orang tua untuk memotivasi anak menjadi lebih baik. Namun, ternyata cara ini dapat menyebabkan anak merasa rendah diri. Apalagi jika membandingkan disertai memberikan label negatif seperti bodoh, malas, atau bandel. Alih-alih membandingkan anak, sebaiknya jadilah pendengar yang baik bagi anak. Sempatkan untuk duduk bersama anak dan mendengarkan keluh kesah dan ceritanya. 

Itulah lima cara untuk membangun harga diri anak yang cukup efektif. Jika anak sejak kecil telah terbentuk harga dirinya, dia akan berkembang menjadi orang yang percaya diri, optimis, dan selalu berpikir positif terhadap apa saja yang dihadapinya. Orang seperti inilah yang biasanya akan menjadi pemimpin, orang yang disegani, dan berpengaruh dalam lingkungannya. 

Berlangganan via Email