Silabus Kelas 5 SD/MI Semester 2 Kurikulum 2013

Silabus Kelas 5 SD/MI Semester 2 Kurikulum 2013
Silabus Kelas 5 Semester 2 Kurikulum 2013 Revisi Terbaru.
Untuk melaksanakan proses pembelajaran yang terarah, diperlukan adanya sebuah kerangka dasar kurikulum dan standar kompetensi yang harus dikuasai peserta didik sebagai rambu-rambu yang dijadikan acuan dalam penyusunan silabus. Setelah menyusun silabus sebagai program pembelajaran, guru harus mengimplementasikan program yang telah disusunnya itu dengan membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sebagai pegangan dan pedoman bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelas.

Silabus tematik Kurikulum 2013 SD/MI dikembangkan dengan memadukan beberapa mata pelajaran yang diikat dalam suatu tema. Pengembangan silabus dilakukan merujuk silabus mata pelajaran, untuk materi pembelajaran menyesuaikan dengan kompetensi dasar setiap mata pelajaran. Sedangkan kegiatan pembelajaran merupakan gabungan kegiatan pembelajaran untuk satu tema/subtema untuk seluruh kompetensi dasar dari muatan mata pelajaran yang diikat dalam tema/subtema tersebut.

Langkah-langkah yang dilakukan dalam mengembangkan silabus tematik

1. Mengidentifikasi materi pelajaran dari setiap kompetensi dasar yang ingin dicapai dari semua mata pelajaran yang akan diintegrasikan.

2. Mengidentifikasi tema-tema yang menarik bagi peserta didik, lalu memilih beberapa tema yang akan dijadikan sebagai tema pembelajaran.

3. Memetakan materi pelajaran untuk setiap tema/subtema yang sesuai. Pemetaan materi perlu juga memperhatikan keruntutan dari materi untuk setiap mata pelajaran dan tingkat kesulitan dari materi tersebut agar mendapatkan alokasi waktu yang cukup.

4. Merancang kegiatan pembelajaran berdasarkan pemetaan materi pelajaran yang telah dilakukan.

5. Mendesain penilaian yang akan dilakukan untuk proses pembelajaran yang telah dirancang berdasarkan tema atau sub tema yang telah diajarkan.

6. Melaporkan hasil penilaian sesuai dengan kompetensi mata pelajaran yang telah dicapai. Hasil penilaian ini akan dijadikan dasar bagi pendidik untuk melakukan evaluasi pembelajaran. Hasil evaluasi ini digunakan untuk mengidentifikasi tema dan materi pembelajaran kembali.

Download Silabus Kelas 5 Semester 2 Kurikulum 2013 Revisi Terbaru


Dalam buku Silabus Kelas 5 Semester 2 Kurikulum 2013 tersebut berisi; Karakteristik Mata Pelajaran di SD, Prinsip-Prinsip Pembelajaran Tematik Terpadu, Pengembangan Silabus Tematik, Pembelajaran dan Penilaian, Kontektualisasi Pembelajaran, Kompetensi Dasar, Materi Pembelajaran, dan Kegiatan Pembelajaran. Guru atau satuan pendidikan dapat mengembangkan silabus tematik dengan mengambil tema yang disesuaikan dengan karakteristik satuan pendidikan.

Baca Selengkapnya

Inilah Perubahan USBN Jenjang SD Tahun 2018

Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) di jenjang SD tak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Sejak tahun 2008 siswa SD telah melaksanakan ujian akhir sekolah dengan soal yang telah disiapkan oleh pusat dan daerah setempat. Pada tahun 2008 hingga 2013, ujian akhir tersebut dinamakan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN). Lalu diubah lagi, menjadi Ujian Sekolah/Madrasah yang mengujikan Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA.

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Hamid Muhammad menyatakan baru tahun 2018 ini istilahnya jadi USBN, yang secara perdana ditambah dengan soal uraian atau esay. Pembuatan soal, penilaian dan pengawasan akan menjadi tanggungjawab utama pemerintah daerah dan satuan pendidik setempat. Naskah soal USBN jenjang SD disusun oleh guru pada satuan pendidikan yang dikonsolidasikan di KKG.

Berikut perubahan ujian jenjang SD sederajat

Inilah Perubahan USBN Jenjang SD Tahun 2018
Inilah Perubahan USBN Jenjang SD Tahun 2018
Inilah Perubahan USBN Jenjang SD Tahun 2018
Inilah Perubahan USBN Jenjang SD Tahun 2018

Dokumen perubahan USBN SD 2018 dapat diunduh di sini.

Waktu pelaksanaan USBN di seluruh jenjang pendidikan tidak akan digelar serentak. Artinya, sekolah diberi kebebasan memilih waktu yang tepat untuk menggelar USBN, asalkan semua pelajaran telah tersampaikan. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud Totok Suprayitno mengatakan, kebijakan tersebut diputuskan sebagai bentuk implementasi dari Undang-Undang tentang otonomi daerah.

Bobot soal pilihan ganda dan esay pada USBN dipastikan berbeda. Namun, penentuan bobot soal tersebut juga akan diserahkan kepada setiap Kelompok Kerja Guru (KKG) sebagai pembuat soal untuk menentukan. 10 persen soal USBN SD adalah esai. Guru memiliki hak untuk menentukan bobot setiap nilai dari masing-masing soal. Pada USBN pusat hanya memberikan 25 persen soal, sisanya guru akan membuat soal tersebut.

Baca Selengkapnya

Pemetaan KD Kelas 5 Semester 2 Kurikulum 2013

Pemetaan KD Kelas 5 Semester 2 Kurikulum 2013
Pemetaan Kompetensi Dasar (KD) kelas 5 semester 2 kurikulum 2013.
Kurikulum 2013 (K13) yang diimplementasikan pada jenjang Sekolah Dasar (SD) kelas 5 menggunakan metode pendekatan tematik terpadu. Pembelajaran tematik merupakan pembelajaran yang melibatkan beberapa mata pelajaran secara terintegrasi untuk memberikan pengalaman yang bermakna kepada siswa.

Pembelajaran Tematik merupakan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan materi pengajaran dan pengalaman belajar melalui keterpaduan tema. Untuk itu, guru perlu melakukan perencanaan pembelajaran yang didasarkan atas pertimbangan yang matang agar siswa memiliki pengalaman belajar yang bermakna.

Tema menjadi pengikat keterkaitan antara satu mata pelajaran dengan mata pelajaran lainnya. Pada pembelajaran ini guru menyajikan pembelajaran dengan tema dan sub tema dan dihubungkan dengan antar mata pelajaran sehinggga siswa memperoleh pandangan dan hubungan yang utuh tentang kegiatan dari muatan mata pelajaran.

Dalam pembelajaran tematik, perlu dilakukan beberapa hal yang meliputi tahap perencanaan salah satunya pemetaan Kompetensi Dasar (KD) ke dalam Sub Tema. KD merupakan salah satu unsur dalam Kurikulum 2013, KD mengandung muatan pengetahuan, keterampilan ataupun sikap yang harus dicapai siswa.

Manfaat adanya pemetaan KD ini kegiatan belajar mengajar bisa terukur dan disesuaikan dengan kalender pendidikan agar tepat waktu dan tepat tujuan sehingga guru punya pegangan yang sesuai dengan tuntutan kurikulum. Berikut contoh pemetaan KD Kelas 5 semester 2 Kurikulum 2013 edisi revisi.

PEMETAAN KD
Tema 6: Panas dan Perpindahannya
Subtema 1 Suhu dan Kalor

MUATAN KOMPETENSI DASAR

1 PKn
1.2 Menghargai kewajiban, hak, dan tanggug jawab sebagai warga masyarakatdan umat beragama dalam kehidupan sehari-hari.
2.2 Menunjukkan sikap tanggung jawab dalam memenuhi kewajiban dan hak sebagai warga masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
3.2Memahami hak, kewajibandan tanggung jawab sebagai warga dalam kehidupan sehari-hari.
4.2 Menjelaskan hak, kewajiban, dan tanggungjawab sebagai warga masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

2 BAHASA INDONESIA
3.3 Meringkas teks penjelasan(eksplanasi) dari mediacetak atau elektronik.
4.3 Menyajikan ringkasan tekspenjelasan (eksplanasi)dari media cetak atau elektronik dengan menggunakan kosa kata baku dan kalimat efektif secara lisan, tulis, dan visual.

3 IPA
3.6 Menerapkan konsep perpindahan kalor dalam kehidupan sehari-hari.
4.6 Melaporkan hasil pengamatan tentang perpindahan kalor.

4 IPS
3.2 Menganalisis bentuk-bentuk interaksi manusia dengan lingkungan dan pengaruhnya terhadap pembangunan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat Indonesia.
4.2 Menyajikan hasil analisis tentang interaksi manusia dengan lingkungan dan pengaruhnya terhadap pembangunan sosial,budaya, dan ekonomi masyarakat Indonesia.

5 SBDP
3.2 Memahami tangga nada.
4.2 Menyanyikan lagu-lagu dalam berbagai tangga nada dengan iringan musik.

Selengkapnya pemetaan KD kelas 5 semester 2 Kurikulum 2013 dapat diunduh melalui tautan berikut ini:


Dengan adanya Pemetaan KD Kelas 5 SD Semester 2 Kurikulum 2013 ini memberikan manfaat bagi guru agar lebih mudah menganalisis dan mempersiapkan kegiatan pembelajaran di kelas. Pada semester 2 tema yang akan dipelajari yaitu, Tema 6 Panas dan Permindahannya, Tema 7 Peristiwa dalam Kehidupan, Tema 8 Lingkungan Sahabat Kita, dan Tema 9 Benda-benda di Sekitar Kita.

Baca Selengkapnya

RPP Kurikulum 2013 Kelas 5 SD/MI Semester 2

RPP Kurikulum 2013 Kelas 5 SD/MI Semester 2
Download Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kurikulum 2013 kelas 5 SD/MI semester 2.
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kurikulum 2013 berbeda dengan kurikulum sebelumnya. Pada kelas 5 SD/MI Kurikulum 2013, kompetensi dasar juga mengalami revisi, begitu pun buku guru dan buku siswa hingga pemetaan Kompetensi Inti (KI) dan kompetensi Dasar (KD) pada pembelajaran berubah. Sehingga pembuatan RPP Kurikulum 2013 Revisi Terbaru untuk kelas 5 juga mengalami perubahan.

Dalam menyusun dan merumuskan indikator dan tujuan yang akan di capai melalui kegiatan pembelajaran pada RPP kelas 5 SD/MI semester 2 Kurikulum 2013, setiap guru akan melakukan secara mendetail dan terstruktur. Tujuannya agar pada saat materi atau bahan yang akan disampaikan dapat terlaksana dan dapat dipahami siswa setiap pembelajarannya.

Guru harus mempersiapkan perangkat pembelajaran sebelum melaksanakan kegiatan pembelajaran di kelas. Salah satunya, Guru terlebih dulu membuat RPP sebagai pedoman untuk mendukung pelaksanaan kegiatan proses belajar mengajar. Setiap tema terdiri dari 3 subtema, dan setiap satu subtema dilaksanakan sebanyak 6 pembelajaran. RPP Kurikulum 2013 kelas 5 SD/MI semester 2 dapat didownload melalui tautan berikut ini:




RPP Kurikulum 2013 Kelas 5 SD/MI semester 2 edisi revisi yang terbaru ini memunculkan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Selain memunculkan PPK, harus juga memunculkan Literasi, keterampilan abad 21, dan Higher Order of Thinking Skill (HOTS). Dibutuhkan kreatifitas guru untuk membuat RPP Tematik yang memunculkan keempat komponen tersebut sehingga menjadi RPP yang utuh dan baik.

Baca Selengkapnya

RPP K13 Kelas 5 Tema 9 Benda-Benda di Sekitar Kita

RPP K13 Kelas 5 Tema 9 Benda-Benda di Sekitar Kita
Download Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kurikulum 2013 kelas 5 SD/MI tema 9.
Kurikulum 2013 (K-13) pada jenjang tingkat SD/MI menggunakan metode pembelajaran tematik integratif. Dalam metode ini, materi ajar disampaikan dalam bentuk tema-tema yang mengintegrasikan seluruh muatan mata pelajaran. Kompetensi dari berbagai mata pelajaran diintegrasikan ke dalam berbagai tema.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kurikulum 2013 berbeda dengan kurikulum sebelumnya. Tema pada pembelajaran kelas 5 SD/MI semester 2 tema 9 adalah Peristiwa dalam Kehidupan, meliputi Subtema 1. Benda Tunggal dan Campuran, Subtema 2. Benda dalam Kegiatan Ekonomi, dan Subtema 3. Manusia dan Benda di Lingkungannya.

Pada kelas 5 SD/MI Kurikulum 2013, kompetensi dasar juga mengalami revisi, begitu pun buku guru dan buku siswa hingga pemetaan Kompetensi Inti (KI) dan kompetensi Dasar (KD) pada pembelajaran berubah. Sehingga pembuatan RPP Kurikulum 2013 Revisi Terbaru untuk kelas 5 SD juga mengalami sedikit perubahan.

Baca: Download RPP Kurikulum 2013 Kelas 5 Tema 8

Guru harus mempersiapkan perangkat pembelajaran sebelum melaksanakan kegiatan pembelajaran di kelas. Guru terlebih dulu membuat RPP sebagai pedoman untuk mendukung pelaksanaan kegiatan proses belajar menegajar. Setiap satu subtema dilaksanakan sebanyak 6 pembelajaran. RPP Kurikulum 2013 kelas 5 SD/MI tema 9 dapat didownload melalui tautan berikut ini:




RPP Kurikulum 2013 edisi revisi yang terbaru harus memunculkan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). selain memunculkan PPK, harus juga memunculkan Literasi, keterampilan abad 21, dan Higher Order of Thinking Skill (HOTS). Dibutuhkan kreatifitas guru untuk membuat RPP Tematik yang memunculkan keempat komponen tersebut sehingga menjadi RPP yang utuh dan baik.

Baca Selengkapnya

Mayoritas Guru tak Bisa Membuat Soal Berkualitas

Mayoritas Guru tak Bisa Membuat Soal Berkualitas
Bayangkan, selama ini guru itu tidak bisa membuat soal. Jadi nanti tidak boleh lagi guru mengambil soal dari LKS atau bimbel.
Mayoritas guru tidak bisa membuat soal berkualitas. Selama ini guru dimanjakan dengan berbagai macam fasilitas sehingga tidak terbiasa menyusun soal. Selama ini soal dibuat oleh provinsi atau institusi tertentu seperti lembaga bimbingan belajar atau dari lembaran kerja siswa (LKS), buka dibuat oleh guru sendiri.

Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy ini sangat tidak sesuai dengan tugas pokok guru yang bertanggung jawab mengevaluasi siswa. Dengan pelaksanaan ujian sekolah berstandar nasional (USBN), diharapkan guru mengambil peranan kembali yang selama ini hilang. Tahun lalu sudah diadakan pelatihan membuat soal dan evaluasi.

"Bayangkan, selama ini guru itu tidak bisa membuat soal. Jadi nanti tidak boleh lagi guru mengambil soal dari LKS atau bimbel. Guru harus membuat soal. Soalnya kemudian juga dibimbing agar lebih berkualitas. Jadi konteksnya untuk guru terkait USBN seperti itu," kata Muhadjir yang SekolahDasar.Net kutip dari JPNN (13/01/18).

Mendikbud Muhadjir Effendy menuturkan, soal USBN nantinya 10 persen berbentuk esai. Soal esai juga ditujukan untuk menaikkan secara bertahap standar evaluasi dan standar kompetensi siswa. Sehingga para siswa bisa memiliki kemampuan 4 C, yakni critical thinking, collaboration, communication skill, dan creativity and innovation.

Baca: Soal USBN SD, 90 % Pilihan Ganda dan 10 % Esai

Pemerintah bisa jadi akan menaikkan porsi 10 persen soal esai itu menjadi 20 persen pada tahun berikutnya sesuai hasil evaluasi. Untuk jenjang SD seluruh soal dibuat oleh sekolah berdasarkan kisi-kisi dari Kemendikbud. Sehingga guru bisa menyiapkan soal, bukan sekadar mencari soal dari lembar kerja siswa atau lembaga bimbingan belajar.

”Tidak boleh guru tidak bisa membikin alat evaluasi atau alat evaluasinya menjahitkan ke pihak lain. Itu berarti selama ini digunakan oleh guru yang hasil jahitan orang lain itu berarti tidak cocok dengan seharusnya,” kata Muhadjir.

Baca Selengkapnya