• Guru SD Geser Profesor di Tim Kurikulum Baru
    Guru SD masuk tim kurikulum Kemendikbud
    Guru SD lebih mengetahui apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh pendidikan anak-anak Indonesia.
    Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah membentuk tim kurikulum yang baru. Dalam tim yang baru itu akan dimasukkan unsur guru yang bersinggungan langsung dengan para siswa, baik guru SD, SMP, maupun SMA. Dengan dibentuknya tim yang juga mengevaluasi Kurikulum 2013, membuka peluang moratorium atau penghentian sementara implementasi Kurikulum 2013.

    Terkait tim kurikulum yang sebelumnya dimiliki Kemendikbud, Anies Baswedan mengatakan bahwa kerja mereka telah selesai. Saat ini pihaknya melakukan evaluasi atas apa yang telah mereka rumuskan sebelumnya. Jika dalam evaluasi ditemukan masalah pada materi belajar siswa kelas I, IV, VII, dan X, Kurikulum 2013 akan ditunda terlebih dahulu.

    Dia mengatakan masuknya unsur guru itu juga akan menggeser beberapa posisi profesor dan guru besar yang sebelumnya sering mengisi tim kurikulum. Dia mengakui, khususnya guru SD lebih mengetahui apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh pendidikan anak-anak Indonesia.

    Meski peran profesor dan guru besar tersebut menjadi salah satu pertimbangan, pengetahuan mereka akan keperluan anak-anak yang masih duduk di SD akan jauh berbeda dengan guru yang setiap hari bersama para siswa itu. Dia ingin orang-orang yang mengetahui lapangan yang seharusnya mengisi tim kurikulum yang baru.

    ”Kami ini yang di kampus-kampus tahu apa soal pendidikan SD? Bahkan, saya pernah bertanya, apakah mereka berada di SD? Kalau belum, jangan pernah ngomong soal SD. Jangan berpretensi teori, apalagi ilmunya bukan pendidikan, mohon maaf. Jangan korbankan anak-anak, padahal kita nggak tahu lapangan,” kata Anies yang SekolahDasar.Net kutip dari JPNN (23/11/2014).

    Nama-nama yang masuk tim kurikulum yang baru akan betul-betul diseleksi dengan ketat. Bahkan, beberapa nama telah ditolak dan daftar calon anggota tim kurikulum telah mengalami revisi. Dia ingin yang ada di tim kurikulum yang baru adalah orang-orang objektif. Bukan soal mempertahankan atau mengubah kurikulum.

    more
  • Siswa Penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP)
    Kartu Indonesia Pintar (KIP)
    KIP sendiri besarannya untuk siswa SD sebesar 450 ribu untuk satu tahun.
    Seleksi siswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) akan dilakukan melaIui Data Pokok Penddikan (Dapodik). Hal ini sesuai dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan perihal tentang pemanfaatan data Dapodik untuk KIP.

    "Kami informasikan bahwa, mulai tahun 2015 program Bantuan Siswa Miskin (BSM) akan dilanjutkan dengan Program Indonesia Pintar (PIP) yang diberlakukan secara nasional" tulis dalam surat edaran yang tertanggal 17 November 2014 itu.

    Semua sekolah diminta agar mendata dan mengisi kelengkapan data siswa dan orang tua siswa pemegang Kartu Perlindungan Sosial (KPS) atau Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Lebih lengkapnya, berikut langkah-Iangkahnya:
    • Melakukan identifikasi semua siswa yang orang tuanya pemegang KPS/KKS.
    • Meminta kepada siswa untuk menyerahkan foto kopi KPS/KKS
    • Segera melakukan pemutakhiran dan pengiriman data siswa melalui mekanisme sinkronisasi data Dapodikdas.

    KIP adalah kartu yang diluncurkan Presiden Joko Widodo yang ditujukan bagi keluarga miskin dan rentan miskin yang ingin menyekolahkan anaknya yang berusia 7-18 tahun secara gratis dan pemberian bantuan dana pendidikan.

    Anak pemegang KIP dapat mencairkan dana di bank atau kantor pos yang sudah ditetapkan dengan menunjukkan kartu KIP. Jika orangtuanya menerima KPS/KKS anaknya pasti menerima KIP karena sepaket.

    Penerima KIP harus tercacat sebagai siswa aktif di lembaga pendidikan. KIP sendiri besarannya untuk siswa SD sebesar 450 ribu untuk satu tahun, SMP sebesar Rp 750 ribu untuk satu tahun, dan SMA Rp 1 Juta untuk satu tahun.

    more
  • Kurikulum 2013 Tidak Diganti Hanya Diperbaiki
    Mendikbud
    Kurikulum 2013 yang sekarang yang telah berjalan dievaluasi dulu, dicari kekurangannya lalu diperbaiki (ilustrasi via tribunnews)
    Tidak ingin ada anggapan setiap ganti menteri pendidikan maka kurikulum juga diganti, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan menyatakan tidak akan mengganti Kurikulum 2013 yang telah dijalankan menteri sebelumnya (Mohammad Nuh).

    Dilansir dari Republika (21/11/2014), menurut Anies tidak perlu ada penggantian atau penghapusan Kurikulum 2013. Kurikulum 2013 yang sekarang yang telah berjalan dievaluasi dulu, dicari kekurangannya lalu diperbaiki kekurangannya agar lebih sempurna.

    Dalam mengevaluasi implementasi Kurikulum 2013 yang menuai pro kontra itu, Anies meminta masukan dari semua masyarakat peduli pendidikan. Semua suara dan aspirasi siswa yang melaksanakan kurikulum juga akan ditampung dan dijadikan bahan pertimbangan.

    "Aspirasi dari siswa dan hasil pentauan pelaksanaan Kurikulum 2013 di sekolah-sekolah digunakan sebagai bahan kajian konsep untuk menyempurnakan kurikulum ini. Saya juga membuat tim independen untuk melakukan pengkajian Kurikulum 2013," kata Anies.

    Sebelumnya diberitakan, Retno Listyarti seorang guru yang diajak rapat perdana revisi Kurikulum 2013 bersama Kemendikbud meminta penghentikan sementara (moratorium) implementasi Kurikulum 2013. Moratorium itu digulirkan selama Kemendikbud merevisi Kurikulum 2013 sampai tuntas.

    Dinilai setengah matang dan dipaksakan dijalankan di seluruh Indonesia, selama masa moratorium implementasi Kurikulum 2013, pembelajaran disarankan kembali ke Kurikulum 2006 atau lebih dikenal Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

    Selain distribusi buku ajar Kurikulum 2013 yang tidak 'beres', soal sistem penilaian banyak dikeluhkan guru. Banyak guru yang kesulitan menjalankan penilaian Kurikulum 2013 yang berbasis diskripsi.

    Menurut Anies seperti dilansir dari JPNN (21/11/2014), sistem ini mudah dijalankan di Eropa. Sebab jumlah siswa dalam satu kelas hanya 20 anak dan gurunya ada 2-3 orang. Tetapi di Indonesia, seorang guru mengajar sampai 40 siswa.

    more
  • Hasil TKD CPNS Mulai Diumumkan, Lihat di Sini
    Melihat pengumuman CPNS
    Hasil TKD CPNS tahun 2014 diumumkan lewat website KemenPAN-RB.
    Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) mulai hari ini (20/11/2014) mengumumkan hasil kelulusan Tes Kompetensi Dasar (TKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2014.

    "Pagi ini hasil TKD CPNS mulai kita umumkan lewat website KemenPAN-RB dan media partner. Di samping instansi daerah yang juga mengumumkan," kata Karo Hukum Komunikasi Informasi Publik KemenPAN-RB Herman Suryatman yang dikutip dari JPNN.

    Pengumuman resmi hasil TKD CPNS tahun 2014 dilakukan di masing-masing instansi daerah. Selain itu, sebagai acuan para peserta tes CPNS juga dapat juga melihat di website KemenPAN-RB, pengumuman itu bisa dilihat di sini.

    Herman mengatakan hasil TKD yang diumumkan lewat website KemenPAN-RB ini bukan merupakan kelulusan. Kelulusan peserta tes CPNS ditentukan oleh pejabat pembina kepegawaian (PPK) masing-masing instansi.

    "Jadi kita hanya mengumumkan hasilnya, PPK yang tentukan kelulusannya berdasarkan formasi yang ada," kata Herman.

    Dengan tidak hanya diumumkan oleh daerah, transparansi dan kemudahan akses informasi dapat terjamin. Masyarakat diminta membandingkan antara hasil yang diumumkan KemenPAN-RB dengan pengumuman di daerah. Jika ada perbedaan, bisa dilaporkan.

    "Kami yakin tidak ada daerah yang berani macam-macam lagi. Semua bisa diakses dengan mudah. Ini komitmen Kemenpan-RB untuk menyelenggarakan seleksi yang bersih, transparan dan bebas korupsi. Jadi yang begitu sudah gak zaman," tegas Herman.

    more
  • Kurikulum 2013 Dihentikan Kembali ke KTSP
    Selama masa moratorium implementasi Kurikulum 2013, pembelajaran diminta kembali ke KTSP (ilustrasi via tempo)
    Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) diminta tegas menghentikan sementara (moratorium) implementasi Kurikulum 2013. Hal ini disampaikan Retno Listyarti, salah seorang guru yang diminta review implementasi kurikulum baru saat rapat perdana revisi Kurikulum 2013 bersama Mendikbud Anies Baswedan.

    Selama masa moratorium implementasi Kurikulum 2013, pembelajaran dikembalikan ke Kurikulum 2006 atau lebih dikenal Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Kurikulum yang diluncurkan pemerintahan tahun lalu itu dinilai kurikulum yang setengah matang dan dipaksakan untuk dijalankan di seluruh Indonesia.

    Retno Listyarti mengatakan saat rapat dengan mantan pejabat dan pejabat aktif Kemendikbud yang terlibat membidani kelahiran Kurikulum 2013, dia membeber semua dokumen kelemahan implementasi Kurikulum 2013. "Saya beberkan hasil analisa kami beberapa bulan terakhir," kata Retno yang SekolahDasar.Net kutip dari JPNN (19/11/2014).

    Kekurangan Kurikulum 2013, menurut Anies merupakan buah dari keputusan pemerintah yang tergesa-gesa. Indikator bahwa Kurikulum 2013 belum matang dan dipaksakan terlihat dari distribusi buku dan konten bahan ajar. "Saya ini menerima warisan masalah kebijakan implementasi kurikulum," kata Anies.

    Implementasi Kurikulum 2013 tahun ini seharusnya difokuskan kepada 6.400 unit sekolah percontohan dulu, kemudian feedback dari sekolah itu dianalisa Kemendikbud. Tetapi yang terjadi adalah, Kurikulum 2013 tahun ini dipaksanakan diterapkan di 200 ribu lebih sekolah di Indonesia.

    Anies berharap, meskipun nyata-nyata Kurikulum 2013 setengah matang, para guru diminta untuk tidak terlalu khawatir atau cemas. Kemendikbud menargetkan keputusan final nasib Kurikulum 2013 ini Desember mendatang. Bertepatan dengan berakhirnya semester I tahun ajaran 2014/2015.

    more
  • Kurikulum 2013 Setengah Matang dan Dipaksakan
    Kekurangan Kurikulum 2013 itu merupakan buah dari keputusan pemerintah yang tergesa-gesa.
    Hasil rapat perdana evaluasi Kurikulum 2013 yang digelar Kementerian pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud) menyimpulkan bahwa Kurikulum 2013 merupakan barang yang setengah matang. Parahnya lagi, kurikulum baru ini dipaksanakan untuk diimplementasikan di seluruh Indonesia mulai tahun ajaran 2014/2015 kemarin.

    Rapat evaluasi Kurikulum 2013 menghadirkan mantan pejabat dan pejabat aktif Kemendikbud yang terlibat lahirnya Kurikulum 2013. Selain itu, Mendikbud Anies Baswedan juga mengundang Kepala SMAN 76 Jakarta Retno Listyarti dan pakar kurikulum Weilin Han untuk mereview impelemntasinya.

    "Kita sengajar hadirkan pihak dari luar untuk me-review. Supaya jernih analisanya," kata Anies yang SekolahDasar.Net kutip dari JPNN (19/11/2014).

    Kurikulum 2013 yang merupakan pengganti Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (2006) ini dinilai kurikulum yang setengah matang. Kurikulum baru ini juga dipaksakan untuk diimplementasikan di seluruh sekolah. Kemendikbud akan menerjunkan tim untuk mendeteksi seberapa mentahnya kurikulum ini di lapangan.

    "Saya ini menerima warisan masalah kebijakan implementasi kurikulum," kata Anies.

    Dia mengatakan banyak sekali indikator bahwa Kurikulum 2013 merupakan kurikulum belum matang dan dipaksakan. Banyak guru yang kesulitan menjalankan penilaian Kurikulum 2013 yang berbasis diskripsi. Umumnya guru di Indonesia mengajar sampai 40 siswa.

    Ketidaksiapan implementasi Kurikulum 2013 juga terlihat dari lambatnya distribusi buku. Menurutnya juga ada ketidaksesuaian antara kompetensi lulusan dengan materi yang diajarkan dalam buku pelajaran. Kekurangan Kurikulum 2013 itu merupakan buah dari keputusan pemerintah yang tergesa-gesa.

    more
  • Pedoman Peringatan Hari Guru Nasional 2014
    Pedoman Pelaksanaan Peringatan HUT PGRI ke-69 dan Hari Guru Nasional tahun 2014.
    Sejak tahun 1994 setiap tanggal 25 November diperingati sebagai Hari Guru Nasional, ini sesuai dengan tanggal terbentuknya organisasi profesi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Upacara Hari Guru Nasional tahun 2014 dan HUT ke-69 PGRI dilaksanakan serentak tanggal 25 November 2014.

    Tema dari peringatan Hari Guru Nasional tahun 2014 adalah “Penguatan Implementasi Kurikulum 2013 melalui Penegakan Kode Etik Guru untuk Mendukung Revolusi Mental Bangsa”. Pokok-pokok susunan acara upacara bendera sama dengan susunan upacara peringatan hari besar dengan penyesuaian pada nyanyian lagu-lagu penghargaan terhadap guru.

    Dalam upacara peringatan Hari Guru Nasional dibacakan sejarah singkat PGRI, dan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI oleh pembina upacara serta dinyanyikan lagu-lagu kebangsaan dan lagu Hymne Guru, Terima Kasih Guruku, dan Syukur. Pedoman pelaksanaan Peringatan Hari Guru Nasional 2014 dapat diunduh di sini.

    Acara puncak peringatan Hari Guru Nasional 2014 dan HUT ke-69 PGRI Tingkat Nasional rencananya akan diselenggarakan pada 27 November 2014 di Gedung Istora Gelora Bung Karno, Senayan dengan dihadiri oleh Presiden RI. Peringatan ini diharapkam dapat mengugah pihak lain untuk berperan maksimal dalam memuliakan guru dan meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.

    more

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Informasi Terbaru