Soal Ulangan Harian Kelas 5 SD/MI Kurikulum 2013

Soal Ulangan Harian Kelas 5 SD/MI Kurikulum 2013
Download contoh soal ulangan harian kelas 5 SD/MI sesuai Kurikulum 2013 revisi terbaru.
Proses belajar mengajar dengan Kurikulum 2013 telah dilaksanakan di kelas 5 di seluruh sekolah mulai semester 1 tahun pelajaran 2017/2018. Proses evaluasi berupa Ulangan Harian (UH) atau Penilaian Harian dan Ulangan tengah Semester (UTS) dan Penilaian Akhir Semester dilakukan dengan metode tematik terpadu.

Tema pembelajaran untuk kelas 5 SD/MI Kurikulum 2013 semester 1 terdiri dari: Organ Gerak Hewan dan Manusia, Udara Bersih, Makanan Sehat, Organ Peredaran Darah Hewan dan Manusia, dan Ekosistem.. Setiap tema dibagi menjadi 3 subtema, dan setiap subtema terdiri dari 6 pembelajaran. Evaluasi dengan soal ulangan harian dilaksanakan setiap selesai subtema.

Contoh Soal Ulangan Harian Kelas 5 SD/MI Kurikulum 2013

A. MUATAN PELAJARAN PPKn - KD 3.1

1. Contoh sikap yang sesuai dengan sila Kemanusiaan yang adil dan beradab adalah ....
a. memberi pengemis
b. memeluk suatu agama
c. gotong royong
d. mengadakan musyawarah

2. Memberikan kesempatan kepada orang tua untuk duduk ketika berada di angkutan umum merupakan pengamalan Pancasila sila ....

C. MUATAN PELAJARAN IPA - KD 3.1
9. Contoh hewan yang termasuk Avertebrata adalah ....
a. kucing, siput dan bekecot
b. ular, siput dan bekecot
c. kucing, siput dan cacing
d. semut, siput dan bekecot

10. Buaya bergerak menggunakan alat gerak ....
11. Cara bergerak kecapung, kupu-kupu, dan burung adalah ....

Selengkapnya contoh soal ulangan harian kelas 5 SD/MI sesuai Kurikulum 2013 revisi terbaru bisa didownload melalui tautan berikut ini:


Setiap soal ulangan harian terdiri dari beberapa kompetensi dasar muatan mata pelajaran. Muatan materi ajar itu adalah PPKn, Bahasa Indonesia, IPA, IPS, Seni Budaya dan Prakarya. Tergantung dari muatan mata pelajaran yang muncul di setiap temanya. Sedangkan pada Kurikulum 2013 revisi terbaru, Matematika dan PJOK terpisah dari pembelajaran tematik atau berdiri sendiri. Nilai ulangan harian menjadi salah satu komponen penilaian akhir pada rapor hasil belajar peserta didik.

Baca Selengkapnya

Soal Ulangan Harian Matematika Kelas 5 Kurikulum 2013

Soal Ulangan Harian Matematika Kelas 5 Kurikulum 2013
Soal ulangan harian Matematika kelas 5 SD/MI Kurikulum 2013 revisi terbaru.
Pada Kurikulum 2013 revisi terbaru untuk mata pelajaran Matematika terpisah dengan Tematik. Pada Kurikulum 2013 revisi terbaru untuk kelas 5 SD/MI, Matemtika menjadi mata pelajaran sendiri. Penilain untuk mata pelajaran Matematika Kelas 5 SD/MI dilakukan melalui ulangan harian, ulangan tengah semester dan akhir semester.

Soal ulangan harian atau penilaian harian Matematika dilakukan setelah setelah selesai sub tema. Soal ulangan harian Matematika kelas 5 SD/MI disusun berdasarkan kisi-kisi.

Contoh soal Matematika Kurikulum 2013 Kelas 4 SD/MI

A. Soal Pilihan Ganda
2. 40 % = ..., ...
a. 40
b. 4,0
c. 0,5
d. 0,4

3. 1.5 = ... %
a. 1,5
b. 15
c. 150
d. 1500


B. Soal Isian Singkat
6. 0,25 + 0,42 = ....
7. 3/4 + 4/5 = ....
8. 50 % - 0,2 = ....

C. Soal Uraian
16. Hasil panen Ayah 0,725 ton. Hasil panen tahun lalu 3/4 ton. Hasil panen manakah yang lebih banyak ?

17. Panjang tali Rita ada 1,5 meter, milik Rudi 3/4 meter dan Hasan 25 %. Berapa meter panjang tali mereka ?

Selengkapnya soal ulangan harian mata pelajaran Matematika kelas 5 SD/MI sesuai dengan Kurikulum 2013 revisi terbaru dapat didownload melalui tautan berikut ini:

Baca Selengkapnya

Program Semester 1 Kelas 5 SD/MI Kurikulum 2013

Program Semester 1 Kelas 5 SD/MI Kurikulum 2013
Download program semester 1 untuk kelas 5 SD/MI sesuai dengan Kurikulum 2013 terbaru.
Program semester atau ada yang menyebutnya Promes dan Prosem adalah penjabaran dari program tahunan (Prota) yang telah dibuat oleh guru. Program semester berisikan garis-garis besar mengenai hal-hal yang hendak dilaksanakan dan dicapai dalam semester tersebut.

Sesuai dengan Kurikulum 2013 (K-13) SD yang menggunakan metode tematik terpadu. Promes disusun tidak lagi berdasarkan mata pelajaran, melainkan tema. Setiap tema terdiri dari beberapa sub tema, dan setiap sub tema terdapat 6 pembelajaran.

Program semester Kurikulum 2013 untuk kelas 5 SD/MI merupakan rencana waktu yang akan dilaksanakan guru dalam pelaksanaan pembelajaran dalam satu semester. Termasuk waktu ulangan harian, ujian tengah semester, dan ujian akhir semester.

Program semester 1 untuk kelas 5 SD/MI sesuai dengan Kurikulum 2013 terbaru dapat Anda download melalui tautan berikut ini. Selanjutnya Anda dapat mengubah atau menyusun kembali Program semester tersebut sesuai dengan tema dan alokasi waktu sesuai dengan kalender pendidikan.


Tema-tema pembelajaran kelas 5 SD/MI semester 1 Kurikulum 2013 adalah; Tema 1 : Organ Gerak Hewan dan Manusia, Tema 2 : Udara Bersih, Tema 3 : Makanan Sehat, Tema 4 : Organ Peredaran Darah Hewan dan Manusia, dan Tema 5 : Ekosistem.

Baca Selengkapnya

KKM Kelas 5 SD/MI Kurikulum 2013 Revisi Terbaru

KKM Kelas 5 SD/MI Kurikulum 2013 Revisi Terbaru
Download Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kurikulum 2013 kelas 5 SD/MI.
Pada tahun pelajaran 2017/2018 ini, Kurikulum 2013 (K13) mulai kembali diterapkan pada kelas 4 Sekolah Dasar (SD). Salah satu kelengkapan perangkat pembelajaran yang harus dibuat guru, khususnya guru kelas 5 SD/MI adalah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).

KKM adalah kriteria paling rendah untuk menyatakan siswa mencapai ketuntasan. Dengan Kurikulum 2013, guru dapat lebih leluasa dalam menentukan nilai KKM. Persentase tingkat pencapaian kompetensi dasar dalam KKM dinyatakan dengan angka 1 - 100.

Meskipun pada Kurikulum 2013 kelas 5 SD/MI menggunakan metode tematik terpadu, untuk KKM kelas 5 SD/MI yang dibuat pada awal tahun pelajaran ini tetap dibuat permata pelajaran, yakni muatan pelajaran PPKn, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, dan SBdP.

Hal-hal yang harus dipertimbangkan dalam menentukan KKM kelas 5 SD/MI adalah: Kompleksitas, Daya Dukung, Intake (Kemampuan Siswa). KKM untuk kelas 5 SD/MI sesuai dengan Kurikulum 2013 edisi revisi terbaru dapat didownload melalui tautan berikut ini:


Anda dapat mengubah atau menyusun kembali KKM kelas 5 SD/MI Kurikulum 2013 sesuai dengan daya dukung dan intake. Sekolah harus melakukan sosialisasi KKM agar informasi dapat diakses oleh siswa dan orang tuanya, sebab mereka berhak untuk mengetahui.

Baca Selengkapnya

Kemendikbud Akan Benahi UKG, Seperti Ini Skemanya

Kemendikbud Akan Benahi UKG, Seperti Ini Skemanya
Kemendikbud akan membenahi Uji Kompetensi Guru (UKG) yang menilai batas nilai 80 terlalu tinggi.
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan membenahi Uji Kompetensi Guru (UKG). Nilai UKG dapat diambil dari konversi pengalaman kerja. Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy hal itu mengomentari keluhan sejumlah guru yang menilai batas nilai 80 terlalu tinggi dalam UKG.

"Kalau 80 itu berlaku untuk guru muda yang masih melek komputer. Kalau yang sudah tua, tak usah 80, bisa pakai konversi pengalaman kerja," kata Mendikbud Muhadjir yang SekolahDasar.Net kutip dari Republika (19/09/17).

Selama ini kenaikan pangkat dihubungkan dengan pengalaman kerja. Hal itu merupakan upaya menghargai pengalaman kerja guru itu. Mendikbud menginstruksikan pada Sekjen Kemendikbud Didik Suhardi untuk membenahi proses UKG. Pasalnya, lulus tidaknya UKG seorang guru berhubungan dengan tunjangan yang diberikan.

"UKG minta benahi, 80 tetap bagi mereka yang baru lulus," kata dia.

Selain itu, Mendikbud meminta ada pengalihan syarat menerima tunjangan sertifikasi guru, dari 24 jam tatap muka menjadi 40 jam bekerja sesuai beban kerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia meyakini model beban kerja itu tidak akan mempersulit guru mendapat Tunjangan Profesi Guru (TPG).

Baca Selengkapnya

Porsi Gaji Guru Honorer Naik 30 Persen Dana BOS

Porsi Gaji Guru Honorer Naik 30 Persen Dana BOS
Porsi gaji Guru Honorer diusulkan naik menjadi 30 persen dari Dana BOS.
Pemerintah diminta menaikkan porsi gaji guru honorer di dalam komponen dana bantuan operasioanl sekolah (BOS) hingga 30 persen. Selama ini, porsi gaji guru honorer di dalam postur dana BOS dinilai terlalu kecil. Saat ini dana BOS untuk gaji guru honorer maksimal 15 persen.

Usulan itu mengemuka di tengah rencana Kemendikbud menaikkan satuan biaya (unit cost) dana BOS. Seperti diberitakan unit cost dana BOS untuk SD diusulkan naik dari Rp 800 ribu/siswa/tahun menjadi Rp 1 juta/siswa/tahun dan untuk SMP naik dari Rp 1 juta/siswa/tahun jadi Rp 1,4 juta/siswa tahun.

Wakil Ketua Komisi X DPR Ferdiansyah seperti yang SekolahDasar.Net lansir dari laman JPNN (18/09/17) mengatakan pemerintah boleh saja mengusulkan kenaikan dana BOS itu. Alasannya Kemendikbud meminta kenaikan dana BOS untuk mengimbangi inlasi. Apalagi, dana BOS tidak pernah mengalami kenaikan sejak 2015.

Pemerintah diminta juga menaikkan porsi pembayaran gaji guru honorer dari dana BOS. Saat ini dana BOS diperbolehkan untuk membayar gaji guru honorer hanya 15 persen. Porsi ini dinilai terlalu kecil, apalagi di sekolah yang jumlah siswa dan guru honorernya sedikit.

Di daerah-daerah terntentu masih banyak SD yang guru negerinya hanya satu sampai dua orang saja. Selebihnya posisi guru diisi oleh guru-guru honorer. Pemerintah tidak boleh menyalahkan sekolah karena memiliki banyak guru honorer. Sebab pemerintah sendiri tidak bisa memenuhi kebutuhan guru PNS di sekolah tersebut.

Baca Selengkapnya

Suka dan Ikuti SekolahDasar.Net