Buku Guru dan Buku Siswa Kelas 5 Kurikulum 2013

Download Buku Guru dan Buku Siswa Kurikulum 2013 (K13) edisi revisi terbaru untuk jenjang kelas 5 SD/MI.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah melakukan proses review, evaluasi, penyuntingan, dan memberikan catatan serta perbaikan Buku Guru dan Buku Siswa Kurikulum 2013 (K13) pada jenjang kelas 5 SD/MI yang dilakukan baik oleh penelaah maupun tim editor di bawah pengawasan Kemendikbud.

Buku Siswa Kelas 5 disusun berbasis aktivitas sebagai salah satu penunjang penerapan Kurikulum 2013 yang disempurnakan yang sangat mengedepankan pada pencapaian kompetensi siswa. Buku Siswa Kelas 5 Kurikulum 2013 pada kelas 5 SD/MI ini dibuat dengan berlandaskan pada Kompetensi Dasar yang telah disusun oleh Kemendikbud.

Berbeda dengan Buku Siswa sebelumnya, berdasarkan kesepakatan para penulis dan pihak Puskurbuk, Buku Siswa kelas 5 Kuriukulum 2013 edisi revisi terbaru tahun 2017 kali ini tidak dilengkapi dengan lembar latihan. Guru juga dapat berkreasi sendiri membuat soal-soal latihan dan bahan-bahan penilaian yang disesuaikan dengan kondisi peserta didik.

Berikut Buku Siswa Kurikulum 2013 Edisi Revisi Terbaru Tahun 2017 SD/MI Kelas 5 (Lima):


Sesuai dengan arahan dari Kemendikbud, Buku Guru Kelas 5 Kurikulum 2013 edisi revisi yang terbaru tidak lagi dilengkapi dengan Kompetensi Inti (KI) 1 dan KI 2, kecuali untuk PPKn. Namun demikian, dalam kesehariannya guru tetap melakukan proses pengamatan perkembangan sikap spiritual dan sikap sosial peserta didik.

Buku Guru disusun untuk memudahkan para guru dalam melaksanakan pembelajaran tematik terpadu. Buku ini mencakup hal-hal seperti: jaringan tema, ruang lingkup pembelajaran, tujuan pembelajaran, media dan alat pembelajaran, langkah-langkah kegiatan pembelajaran tematik terpadu, pengalaman belajar, dan teknik penilaian.

Berikut Buku Guru Kurikulum 2013 Edisi Revisi Terbaru Tahun 2017 SD/MI Kelas 5 (Lima):

Baca Selengkapnya

Buku Kelas 2 SD/MI Kurikulum 2013 Revisi 2017

Download buku guru dan buku siswa kelas 2 SD/MI Kurikulum 2013 edisi revisi terbaru 2017.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah melakukan proses review, evaluasi, penyuntingan, dan memberikan catatan serta perbaikan Buku Guru dan Buku Siswa Kurikulum 2013 (K13) pada jenjang kelas 2 SD/MI yang dilakukan baik oleh penelaah maupun tim editor di bawah pengawasan Kemendikbud.

Sesuai dengan arahan dari Kemendikbud, Buku Guru Kelas 2 Kurikulum 2013 edisi revisi yang terbaru tidak lagi dilengkapi dengan Kompetensi Inti (KI) 1 dan KI 2, kecuali untuk PPKn. Namun demikian, dalam kesehariannya guru tetap melakukan proses pengamatan perkembangan sikap spiritual dan sikap sosial peserta didik.

Buku Guru disusun untuk memudahkan para guru dalam melaksanakan pembelajaran tematik terpadu. Buku ini mencakup hal-hal seperti: jaringan tema, ruang lingkup pembelajaran, tujuan pembelajaran, media dan alat pembelajaran, langkah-langkah kegiatan pembelajaran tematik terpadu, pengalaman belajar, dan teknik penilaian.

Berikut Buku Guru Kurikulum 2013 Edisi Revisi Terbaru Tahun 2017 SD/MI Kelas 2 (Dua):

1. Buku Guru Kelas II Tema 1
2. Buku Guru Kelas II Tema 2
3. Buku Guru Kelas II Tema 3
4. Buku Guru Kelas II Tema 4

Buku Siswa disusun berbasis aktivitas sebagai salah satu penunjang penerapan Kurikulum 2013 yang disempurnakan yang sangat mengedepankan pada pencapaian kompetensi siswa. Buku Siswa Kurikulum 2013 pada kelas 2 SD/MI ini dibuat dengan berlandaskan pada Kompetensi Dasar yang telah disusun oleh Kemendikbud.

Berbeda dengan Buku Siswa sebelumnya, berdasarkan kesepakatan para penulis dan pihak Puskurbuk, Buku Siswa kelas 2 Kuriukulum 2013 edisi revisi terbaru tahun 2017 kali ini tidak dilengkapi dengan lembar latihan. Guru juga dapat berkreasi sendiri membuat soal-soal latihan dan bahan-bahan penilaian yang disesuaikan dengan kondisi peserta didik.

Berikut Buku Siswa Kurikulum 2013 Edisi Revisi Terbaru Tahun 2017 SD/MI Kelas 2 (Dua):

1. Buku Siswa Kelas II Tema 1
2. Buku Siswa Kelas II Tema 2
3. Buku Siswa Kelas II Tema 3
4. Buku Siswa Kelas II Tema 4

Baca Selengkapnya

Buku Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi Terbaru 2017

Buku Kelas 1 Kurikulum 2013 Revisi Terbaru 2017
Buku kelas 1 Kurikulum 2013 revisi terbaru tahun 2017.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah melakukan proses review, evaluasi, penyuntingan, dan memberikan catatan serta perbaikan Buku Guru dan Buku Siswa Kurikulum 2013 (K13) pada jenjang kelas 1 SD/MI yang dilakukan baik oleh penelaah maupun tim editor di bawah pengawasan Kemendikbud.

Sesuai dengan arahan dari Kemendikbud, Buku Guru Kurikulum 2013 edisi revisi yang terbaru tidak lagi dilengkapi dengan Kompetensi Inti (KI) 1 dan KI 2, kecuali untuk PPKn. Namun demikian, dalam kesehariannya guru tetap melakukan proses pengamatan perkembangan sikap spiritual dan sikap sosial peserta didik.

Buku Guru disusun untuk memudahkan para guru dalam melaksanakan pembelajaran tematik terpadu. Buku ini mencakup hal-hal seperti: jaringan tema, ruang lingkup pembelajaran, tujuan pembelajaran, media dan alat pembelajaran, langkah-langkah kegiatan pembelajaran tematik terpadu, pengalaman belajar, dan teknik penilaian.

Berikut Buku Guru Kurikulum 2013 Edisi Revisi Terbaru Tahun 2017 SD/MI Kelas I (Satu):

1. Buku Guru Kelas 1 SD/MI Kurikulum 2013 Tema 1
2. Buku Guru Kelas 1 SD/MI Kurikulum 2013 Tema 2
3. Buku Guru Kelas 1 SD/MI Kurikulum 2013 Tema 3
4. Buku Guru Kelas 1 SD/MI Kurikulum 2013 Tema 4

Buku Siswa disusun berbasis aktivitas sebagai salah satu penunjang penerapan Kurikulum 2013 yang disempurnakan yang sangat mengedepankan pada pencapaian kompetensi siswa. Buku Siswa Kurikulum 2013 pada kelas 1 SD/MI ini dibuat dengan berlandaskan pada Kompetensi Dasar yang telah disusun oleh Kemendikbud.

Berbeda dengan Buku Siswa sebelumnya, berdasarkan kesepakatan para penulis dan pihak Puskurbuk, Buku Siswa Kuriukulum 2013 edisi revisi terbaru tahun 2017 kali ini tidak dilengkapi dengan lembar latihan. Guru juga dapat berkreasi sendiri membuat soal-soal latihan dan bahan-bahan penilaian yang disesuaikan dengan kondisi peserta didik.

Berikut Buku Siswa Kurikulum 2013 Edisi Revisi Terbaru Tahun 2017 SD/MI Kelas I (Satu):

1. Buku Siswa Kelas 1 SD/MI Kurikulum 2013 Tema 1
2. Buku Siswa Kelas 1 SD/MI Kurikulum 2013 Tema 2
3. Buku Siswa Kelas 1 SD/MI Kurikulum 2013 Tema 3
4. Buku Siswa Kelas 1 SD/MI Kurikulum 2013 Tema 4

Baca Selengkapnya

Guru Wajib Penuhi Beban Kerja 40 Jam Per Pekan

Guru Wajib Penuhi Beban Kerja 40 Jam Per Pekan
 Ketentuan ini berdasarkan Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017.
Tahun pelajaran 2017/2018 ini, guru sudah diwajibkan memenuhi ketentuan beban kerja 40 jam per pekan. Ketentuan ini berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menegaskan tetap menerapkan kebijakan sekolah durasi delapan jam per hari ditujukan untuk guru.

Mendikbud menegaskan, beban kerja guru dialihkan seperti beban kerja pegawai negeri sipil, di mana PNS jam kerja efektifnya adalah 37,5 jam per pekan lima hari kerja. Kemendikbud diminta untuk menyinkronkan hari libur sekolah dan pegawai agar ada waktu keluarga mendidik anaknya. Sehingga tidak sepenuhnya diserahkan ke sekolah.

"Kami diminta sikronkan hari libur sekilah dan pegawai agar ada waktu keluarga didik anaknya tidak sepenuhnya serahkan ke sekolah. Keluarga juga memiliki peran untuk tanamkan karakter. Juga diharapkan libur untuk berwisata, bisa menikmati keindahan alam dalam rangka membangun rasa kebhinekaan," kata Mendikbud.

Menurutnya salah satu syarat pedidikan karakter bisa berjalan baik adalah keberadaan guru di sekolah secara mutlak. Salah satu yang menjadi masalah saat ini adalah beban kerja guru. Masalah itu menyebabkan sejumlah guru yang tidak memenuhi jam mata pelajaran atau yang jam pelajarannya terbatas tidak mendapatkan tunjangan profesi.

"Jadi saya tegaskan di sini, sebetulnya lima hari kerja, delapan jam itu adalah merujuk pada beban kerja guru, bukan pelajaran di sekolah. Dengan guru sama dengan bekerja PNS pada umunya, beban kerja itu tidak harus terpaku pada jam mengajar kelas" jelas Mendikbud yang SekolahDasar.Net kutip dari Republika (17/07/17).

Baca Selengkapnya

Pemerintah Keluarkan SK CPNS bagi 6.296 Guru

Pemerintah Keluarkan SK CPNS bagi 6.296 Guru
Pemerintah akan membagikan SK CPNS kepada 6.296 guru.
Pemerintah saat ini sedang memproses penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) dan Surat Keputusan (SK) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk Guru Garis Depan (GGD) tahun 2016. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan SK CPNS bagi 6.296 guru garis depan.

Penetapan SK CPNS GGD 2016 dibagi menjadi dua tahap, tahap I dilakukan untuk 2.806 guru garis depan yang akan bertugas di tujuh provinsi dan 44 kabupaten. Kemudian tahap kedua penetapan SK CPNS dilakukan untuk 3.490 guru garis depan yang ditugaskan di tujuh provinsi dan 49 kabupaten.

"Jadi secara total akan ada 6.296 guru garis depan untuk ditempatkan di 14 provinsi dan 93 kabupaten di Indonesia," kata Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Dasar Kemendikbud, Poppy Dewi Puspitawati yang SekolahDasar.Net kutip dari Liputan6 (16/07/17).

Sementara itu, Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengatakan, BKN berusaha mempercepat proses penetapan SK CPNS untuk GGD tahun 2016 dengan menyatukan semua unsur yang terlibat. Dia menegaskan bahwa dalam SK, tanggal mulai bertugas adalah 1 Agustus 2017 agar tidak menganggu rekrutmen CPNS yang lain.

"Karena kalau (memproses) sendiri-sendiri waktunya bisa tidak mencapai untuk ditetapkan tanggal 1 Agustus. Kami sudah memutuskan TMT-nya 1 Agustus 2017 supaya tidak mengganggu proses rekrutmen CPNS yang lain," kata Bima.

Ia menuturkan, semua formasi CPNS yang ditetapkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB) dan BKN dilakukan berdasarkan perhitungan kebutuhan. Pasalnya, pemerintah sebenarnya masih menginginkan moratorium CPNS.

Pengiriman guru ke daerah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T) bertujuan meningkatkan mutu pendidikan yang merata. Ini sesuai amanat Nawa Cita, pemerintah harus berusaha mewujudkan mutu pendidikan yang terjangkau dan berkualitas di seluruh pelosok negeri, termasuk daerah 3T yang menjadi target lokasi penempatan GGD.

Baca Selengkapnya

Peran Orangtua Dalam Proses Pendidikan Anak

Peran Orangtua Dalam Proses Pendidikan Anak
Orangtua harus ikut berperan dalam proses pendidikan anak.
Orangtua murid diminta ikut aktif dalam program sekolah demi mewujudkan pendidikan yang ramah bagi anak. Jelang tahun ajaran baru yang dimulai 17 Juli 2017, orangtua harus ikut berperan dalam proses pendidikan anak.

"Tentu, harus ikut berperan dalam proses pendidikan anak melalui Komite Sekolah. Bangun komunikasi yang erat antara lingkungan keluarga sekolah dan masyarakat," kata Asrorun Ni'am yang SekolahDasar.Net kutip dari Okezone (15/07/17).

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) ini mencontohkan, orangtua dapat saling bertukar nomor telefon dengan guru di sekolah dan sesama wali murid. Dengan demikian orangtua akan dapat saling berbagi informasi.

Dia mengatakan orangtua yang memiliki anak usia sekolah harus menjamin dan memastikan anak-anaknya memperoleh hak pendidikan. Selain itu, orangtua juga harus memberikan bimbingan kepada anak untuk memilih sekolah yang baik dan sesuai bagi anak.

"Pastikan fasilitas penunjang bagi pemenuhan hak anak terpenuhi, yaitu hak untuk beribadah sesuai agama anak, hak bermain dan berolahraga, hak untuk kesehatan, jajanan sehat dan pola interaksi antar komponen masyarakat," jelas Ni'am.

Baca Selengkapnya

Jadwal Pre-Tes Bagi Guru di Aplikasi SIM PKB 2017

Jadwal Pre-Tes Bagi Guru di Aplikasi SIM PKB 2017
Jadwal pre-tes atau tes awal SIM PKB Tahun 2017.
Seluruh guru wajib mengikuti guru pembelajar dengan bergabung menjadi anggota komunitas aplikasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (SIM PKB) tahun 2017. Untuk mendapatkan profil kompetensi guru, maka akan dilaksanakan pre-tes atau tes awal.

Pre-tes atau tes awal wajib diikuti oleh guru yang belum mengikuti Uji Kompetensi Guru (UKG) di tahun 2015 dan bagi guru yang telah melakukan pemutakhiran jenjang dan atau mata pelajaran.

Jika guru tersebut belum melakukan UKG atau telah melakukan UKG namun dengan mata pelajaran atau jenjang yang tidak sesuai, maka guru tersebut diwajibkan untuk melakukan tes awal dengan menggunakan sistem UKG.

Seperti yang diinformasikan oleh Admin SIM PKB, bahwa pelaksanaan Pre-Tes akan dilaksanakan pada bulan Agustus 2017. Adapun syarat dan ketentuan calon peserta Pre-Tes adalah sebagai berikut:

1. Berlaku bagi para Guru yang telah melaksanakan VerVal Satminkal dan Mapel di SIMPKB hingga permanen (disetujui admin dinas) dan berstatus “Wajib Pre-Tes” sebelum 1 Agustus 2017.

2. Bagi para Guru yang melakukan VerVal Satminkal/Mapel setelah 31 Juli 2017 tidak disertakan sebagai calon peserta Pre-Tes periode Agustus 2017.

3. Informasi jadwal dan lokasi pelaksanaan Pre-Tes akan diumumkan lebih lanjut selama bulan Agustus 2017 oleh Dinas Pendidikan Kab/Kota dan Propinsi sesuai wilayah kerja masing-masing.

Baca Selengkapnya

Suka dan Ikuti SekolahDasar.Net