• Download Aplikasi Rapor SMP Kurikulum 2013
    Aplikasi pengolah nilai untuk rapor SMP dari Kemdikbud
    Aplikasi pengolah nilai untuk rapor SMP dari Kemendikbud.
    Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah meluncurkan aplikasi pengolah nilai untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang sesuai dengan Kurikulum 2013. Sama seperti aplikasi rapor Sekolah Dasar (SD), aplikasi rapor untuk SMP ini juga terintegrasi dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

    Data utama aplikasi rapor SMP diperoleh dari Dapodik. Data itu seperti peserta didik, Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK), dan rombongan belajar. Aplikasi rapor SMP Kurikulum 2013 hanya dapat dioperasikan pada komputer atau laptop yang sudah terinstal aplikasi Dapodik.

    Aplikasi pengolah nilai untuk rapor SMP dari Kemendikbud ini dapat didownload di laman website http://dapo.dikdas.kemdikbud.go.id/laman/unduh. Untuk buku panduan cara penggunaannya juga dapat didownload di laman yang sama. Aplikasi ini gratis untuk semua sekolah.

    Proses penilaian Kurikulum 2013 sangat berbeda dengan kurikulum sebelumnya. Banyaknya komponen penilaian, frekuensi penilaian lebih sering ini banyak memakan waktu guru. Dengan aplikasi pengolah nilai yang disediakan oleh Kemendikbud, proses dan pencetakan rapor peserta didik lebih mudah.

  • Syarat Sertifikasi Guru melalui PPG Tahun 2015
    Setelah memenuhi syarat administrasi, calon peserta PPG mengikuti uji kompetensi.
    Sertifikasi guru tahun 2015 dilaksanakan melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG). Guru calon peserta sertifikasi guru melalui PPG mengikuti seleksi administrasi yang dilakukan oleh dinas pendidikan provinsi aatau kabupaten/kota.

    Semua guru calon peserta sertifikasi guru melalui PPG yang telah memenuhi persyaratan administrasi diikutkan dalam seleksi akademik berbasis data hasil uji kompetensi. Berikut persyaratan calon peserta PPG:

    • Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).
    • Guru yang belum memiliki sertifikat pendidik dan masih aktif mengajar di sekolah di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, kecuali guru PendidikanAgama.
    • Memiliki kualifikasi akademik sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV) dari program studi yang terakreditasi atau minimal memiliki izin penyelenggaraan.
    • Guru bukan PNS pada sekolah swasta yang memiliki SK pengangkatan sebagai guru tetap dari penyelenggara pendidikan (guru tetap yayasan/GTY), sedangkan guru bukan PNS pada sekolah negeri harus memiliki SK pengangkatan dari Bupati/Walikota. Guru bukan PNS tersebut harus sudah kerja minimum 2 tahun secara terus menerus yang dibuktikan dengan SK dimaksud.
    • Pada tanggal 1 Januari 2016 belum memasuki usia 60 tahun.
    • Sehat jasmani dan rohani dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari dokter. Jika peserta diketahui sakit pada saat datang untuk mengikuti workshop yang menyebabkan tidak mampu mengikuti kegiatan workshop, maka LPTK berhak meminta pemeriksaan ulang terhadap kesehatan peserta tersebut. Jika hasil pemeriksaan kesehatan menyatakan peserta tidak sehat, LPTK berhak menunda atau membatalkan keikutsertaan yang bersangkutan dalam workshop.

    Semua guru yang memenuhi persyaratan peserta sertifikasi guru melalui PPG 2015 sebagaimana tersebut di atas mempunyai kesempatan yang sama untuk dilakukan seleksi akademik berbasis hasil uji kompetensi (UKA atau UKG).

    UKA dan UKG yang dimaksud dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2013 dan 2014. Guru dalam jabatan yang belum memiliki nilai UKA atau UKG akan diikutkan pada pelaksanaan uji kompetensi tahun 2015.

  • Cara Instalasi Aplikasi Rapor K-13 SD Kemdikbud
    Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) telah merilis aplikasi penilaian Rapor Kurikulum 2013 (K-13) SD. Aplikasi Rapor K-13 SD ini hanya bisa diinstal pada komputer atau laptop yang sudah terinstall Aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

    Aplikasi pengolah nilai K-13 SD dapat didownload di laman website resmi Direktorat Pembinaan SD Kemdikbud, aplikasi dapat didownload di sini. Setelah mendownloadnya, Anda dapat menginstalnya untuk membuat Rapor K-13 SD secara mandiri.

    Langkah-langkah instalasi Aplikasi Rapor K-13 SD
    1. Double click file installer Aplikasi Rapor-SD.exe. Akan muncul tampilan tahap pertama “Selamat Datang”.


    2. Klik tombol Lanjut untuk melanjutkan instalasi, dan akan ditampilkan tahap ke-2.


    3. Klik tombol Pasang untuk melanjutkan proses instalasi.

    4. Proses instalasi akan dilanjutkan dengan ekstraksi file installer. Tunggu sampai dengan selesai.


    5. Setelah selesai, maka akan tampil halaman akhir dari instalasi sebagai berikut:


    6. Setelah proses intsalasi berhasil, maka pada Desktop computer akan dibuatkan shortcut (icon) Rapor-SD. Double click icon tersebut untuk menjalankan Aplikasi.

    Cara Menggunakan Aplikasi Rapor SD Untuk Pertama Kali
    • Aplikasi Rapor K-13 SD secara otomatis akan membaca data Guru pada database Dapodik. Username dan Password diset secara otomatis dengan NUPTK dari setiap Guru yang ada di Sekolah yang bersangkutan sesuai dengan data yang terdapat pada Aplikasi Dapodik.
    •  Login dengan menggunakan username dan Password NUPTK masing-masing Guru dan Tahun Ajaran/Semester: 2014/2015 Genap.
    •  Saat pertama kali menjalankan Aplikasi Aplikasi Rapor K-13 SD, salah satu pengguna harus melakukan sinkronisasi untuk mengisi data Sekolah, Rombel, Anggota Rombel, PTK dan data lainnya yang diperlukan, dengan cara masuk ke Menu Tools --> Sinkronisasi. Klik Tombol Sinkronisasi Semua Pada Kiri Atas.
    • Setelah berhasil Login, SANGAT DIREKOMENDASIKAN setiap Guru/Pengguna Aplikasi merubah Password. Langkah-langkah untuk merubah Password dapat dilihat pada Manual Penggunaan Aplikasi yang dapat diakses pada Halaman Utama Aplikasi.

  • Pergantian Dari KTSP Menjadi K-13 Sampai 2020
    Kurikulum KTSP
    Kurikulum lawas KTSP 2006 masih bisa diterapkan kembali sampai 2020.
    Batas maksimal pergantian dari Kurikulum 2006 atau Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) menjadi Kurikulum 2013 (K-13) sampai 2020. Meskipun demikian, sekolah yang sudah siap menjalankan K-13, tidak perlu menunggu sampai 2020.

    "Tapi pada 2020 itu adalah batas maksimal. Artinya bisa sudah berganti menjadi Kurikulum 2013 sebelum 2020," kata Dirjen Pendidikan Dasar (Dikdas) Kemendikbud Hamid Muhammad yang SekolahDasar.Net kutip dari JPNN (16/12/2014).

    Dalam Permendikbud 32/2013 yang diterbitkan Mendikbud Mohammad Nuh, ditetapkan peralihan dari KTSP ke K-13 paling lama bisa berjalan tujuh tahun lagi. Jika ditarik dari 2013, durasi tujuh tahun itu jatuh pada tahun pelajaran 2019/2020.

    Durasi pergantian dari KTSP ke K-13 ini dapat digunakan untuk mengantisipasi daerah-daerah yang sangat kesulitan melaksanakan K-13. Kemendikbud dalam waktu dekat ini akan mengeluarkan standar kesiapan sekolah menjalankan K-13.

    Mendikbud Anies Baswedan telah menghentikan penerapan K-13 secara menyeluruh di semua sekolah di Indonesia. K-13 hanya diterapkan di 6.221 unit sekolah pilot project. Sedangkan sisanya, 208 ribuan sekolah kembali menerapkan KTSP.

  • Pemerintah Naikkan Gaji PNS Sebesar 6 Persen
    Gaji PNS naik
    Kenaikan gaji 6 persen itu adalah kenaikan rutin per tahun yang menyesuaikan dengan inflasi.
    Pemerintah tetap akan menaikkan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebesar 6 persen pada 2015. Begitu pula dengan gaji TNI dan Polri. Hal ini diungkapkan Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro.

    "Ya tetaplah (gaji PNS naik). Itu kan menyesuaikan dengan biaya hidup, dengan inflasi," kata Bambang yang SekolahDasar.Net kutip dari Tribunnews (13/12/2014).

    Kenaikan gaji PNS ini sempat ditolak Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandy. Menurutnya para pegawai tersebut haruslah terlebih dahulu menunjukkan peningkatan kinerja.

    Bambang mengatakan pemerintah akan tetap berencana menaikkan gaji para pegawai tanpa mempertimbangkan kinerja. Menurutnya kenaikkan gaji atas peningkatan kinerja berada di variabel gaji yang berbeda.

    "Ada kenaikan berdasarkan inflasi, ada yang kenaikan berdasarkan kinerja. Itu harus dibedakan. Ada yang pokok, ada yang tunjangan," kata Bambang.

    Kenaikan gaji untuk PNS, TNI, dan Polri sebesar 6 persen itu adalah kenaikan rutin per tahun yang menyesuaikan dengan inflasi.

  • Anies Tegas Tetap Hentikan K-13 Kembali ke KTSP
    Mendikbud Anies Baswedan
    Berlanjutnya Kurikulum 2013 atau kembalinya ke KTSP dinilai pada kesiapan murid dan guru.
    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan menegaskan tetap menghentikan Kurikulum 2013 (K-13) meski beberapa sekolah mengaku siap melanjutkan penerapan kurikulum baru itu. Malah beberapa daerah sudah menyampaikannya kepada pemerintah pusat.

    "Ya tidak apa-apa. Kita terima suratnya, tetapi keputusan kita tetap," kata Anies yang SekolahDasar.Net kutip dari Tribunnews (13/12/2014).

    Penerapan sekolah-sekolah yang tetap melanjutkan K-13 telah diatur melalui peraturan yang berlaku. Anies menginstruksikan sekolah yang belum menggunakan K-13 selama tiga semester untuk kembali ke Kurikulum 2006 atau dikenal juga Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

    Persoalan berlanjutnya penerapan K-13 atau kembalinya ke KTSP dinilai pada kesiapan murid dan guru. Anies mengatakan, ia tidak mengubah mata pelajaran, tetapi lebih kepada ekosistem pendidikan. Jangan sampai putusan ini mengorbankan murid dan guru.

    Anies telah mengeluarkan Permendikbud nomor 160 tahun 2014 tentang pemberlakuan Kurikulum 2006. Dalam pasal 1 disebutkan sekolah yang melaksanakan K-13 sejak semester pertama tahun pelajaran 2014/2015 kembali menggunakan KTSP mulai semester kedua tahun pelajaran 2014/2015.

    Sementara itu, sekolah yang telah menjalankan K-13 selama tiga semester diminta tetap menggunakan kurikulum baru itu hingga menunggu hasil evaluasi. Anies berharap sekolah yang dijadikan bisa menjadi model dalam pelaksanaan K-13 yang ideal.

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Informasi Terbaru