Zaman Berubah, Ini Jenis Pola Asuh yang Sesuai dengan Kondisi Anak Masa Kini
Cari Berita

Atas


Zaman Berubah, Ini Jenis Pola Asuh yang Sesuai dengan Kondisi Anak Masa Kini

Rabu, 22 April 2020

Zaman Berubah, Ini Jenis Pola Asuh yang Sesuai dengan Kondisi Anak Masa Kini
Perkembangan zaman membuat orangtua harus bisa memilih pola asuh dengan bijak. Penasaran? Inilah jenis pola asuh yang sesuai dengan kondisi anak masa kini.

Pada dasarnya tidak pernah ada kata mudah dan benar dalam mengasuh anak. Setiap pola asuh akan memiliki sisi positif dan negatif yang akhirnya membentuk karakter buah hati di masa depan. Namun sebagai orangtua, Anda pun harus paham pada perkembangan zaman. Lantaran zaman berubah, jenis pola asuh yang sesuai dengan kondisi anak masa kini wajib dipahami orangtua.

Jenis-Jenis Pola Asuh Orangtua


Sejak dulu, banyak psikolog anak yang meneliti bagaimana pola asuh mempengaruhi perkembangan anak. Adalah Diana Baumrind, seorang psikolog yang melakukan penelitian di awal 1960-an menemukan ada tiga jenis pola asuh. Penelitian Baumrind inipun dilengkapi oleh Eleanor Maccoby dan John Martin yang akhirnya membuat empat jenis pola asuh utama yang sering dipilih orangtua.

1. Orangtua Otoriter


Seperti namanya, pola asuh ini menempatkan orangtua sebagai sosok pemimpin yang otoriter. Sehingga anak harus tunduk pada aturan ketat yang ditetapkan orangtua. Ketika anak melanggar atau gagal memenuhi harapan orangtua, tentu akan ada hukuman. Lewat pola asuh ini, orangtua mematok tuntutan tinggi dan berharap anak tidak melakukan kesalahan sedikit pun.

2. Orangtua Demokratis


Lebih lunak daripada pola asuh otoriter, orangtua yang demokratis memang menerapkan aturan bagi buah hati, tapi masih bersedia mendengarkan opini anak. Sama-sama memiliki harapan yang tinggi terharap buah hati, pola asuh demokratis tetap melimpahkan kasih sayang pada anak. Sehingga ketika anak berbuat kesalahan, orangtua akan memaafkan dan tetap mendukungnya.

Orangtua yang demokratis berharap anak-anak mereka tumbuh sebagai pribadi yang tegas, bisa menentukan pilihannya sendiri dan memiliki tanggung jawab. Tak heran kalau anak-anak yang diasuh secara demokratis akan cukup mandiri dan sukses. Bisa dibilang dengan zaman yang berubah, inilah jenis pola asuh yang sesuai dengan kondisi anak masa kini.

3. Orangtua Permisif


Permisif merupakan gaya asuh orangtua terhadap anak yang terakhir ditemukan oleh Baumrind. Mereka yang membesarkan anak dengan cara permisif, cenderung senang memanjakan buah hati dan tidak memberikan tuntutan tinggi padanya. Dibandingkan otoriter dan demokratis, pola asuh permisif sebetulnya lebih responsif, modern, toleran dan cocok untuk zaman sekarang.

4. Orangtua Lalai


Inilah pola asuh yang berhasil ditemukan oleh Maccoby dan Martin. Seperti namanya, gaya asuh ini terjadi lantaran orangtua tidak bertanggung jawab terhadap anak. Karena tidak terlibat terhadap tumbuh kembang anak, orangtua juga tidak memiliki tuntutan, peduli, responsif hingga menjalin komunikasi yang baik pada anak.

Kendati mereka sebagai orangtua memenuhi segala kebutuhan buah hati, ikatan yang ada sangatlah buruk dan bisa saja orangtua begitu jauh dari kehidupan anak. Orangtua yang terlalu sibuk bekerja hingga tak punya waktu bersama dengan anak adalah yang melakukan pola asuh ini. Dampaknya, anak bakal tumbuh menjadi pribadi yang tidak mempunyai kontrol diri.

Lihat juga: Ibu Rumah Tangga Ternyata Hidup Lebih Bahagia

Dari empat jenis pola asuh utama di atas, bisa dibilang kalau anak-anak masa kini memang lebih cocok dibesarkan secara demokratis dan permisif. Lepas dari itu semua, setiap pola asuh jelas mempunyai kekurangan dan kelebihannya sendiri.

Inilah Pola Asuh yang Paling Cocok untuk Anak Zaman Now


Berhasil membesarkan buah hati hingga meraih kesuksesan dan tumbuh jadi pribadi yang berguna, tentu bikin bangga. Terlepas dari empat jenis pola asuh utama itu, menurut Henni Norita selaku psikolog dari Lembaga Psikologi Hikari, setiap orangtua memang punya hak memilih pola asuh tertentu. Hanya saja untuk generasi saat ini, gaya otoriter jelas sudah tidak cocok, seperti dilansir Tempo.

Jika boleh memilih, pola asuh yang dipenuhi oleh kasih sayang seperti attachment parenting, positive parenting, nurturant parenting hingga slow parenting bisa Anda pilih. Pola-pola asuh itu memiliki kesamaan di mana orangtua menempatkan diri sebagai sosok positif. Anak akan belajar untuk memilih, mengekspresikan diri sambil bertanggung jawab atas segala konsekuensi pilihannya.

Untuk itulah lantaran zaman berubah, jenis pola asuh yang sesuai dengan kondisi anak masa kini jelas harus disesuaikan. Orangtua juga tetap harus belajar agar tidak ketinggalan tren kehidupan masa kini. Sehingga orangtua selalu jadi sosok yang hangat dan membuat anak bisa merasa nyaman, dilimpahi kasih sayang dan begitu bangga.