Macam-Macam Permasalahan Sosial yang Dihadapi Anak SD -->
Cari Berita

Atas


Macam-Macam Permasalahan Sosial yang Dihadapi Anak SD

Minggu, 05 April 2020

Macam-Macam Permasalahan Sosial yang Dihadapi Anak SD
Masalah sosial anak bisa berdampak buruk ke orang lain. Kenali macam-macam permasalahan sosial yang dihadapi anak usia sekolah  dasar ini.

Sebagai seorang guru pastinya Anda akan menghadapi beragam perilaku anak didik di sekolah. Mungkin beberapa perilaku anak membuat Anda bingung cara untuk mengatasinya. Salah satu masalah yang berkaitan dengan perilaku anak adalah masalah sosial. Nah, salah satu masalah yang sering dihadapi anak usia sekolah dasar (SD) adalah masalah sosial. Berikut ini macam-macam permasalahan sosial yang dihadapi anak usia SD yang perlu Anda ketahui.

Permasalahan Sosial Anak Usia Sekolah Dasar


Perkembangan sosial anak usia SD masih memerlukan bimbingan dari orang yang lebih tua agar anak tidak kehilangan arah kelak. Perkembangan sosial anak sangat berkaitan dengan pola pikirnya. Hal ini membuat anak perlu bantuan dari orang di sekelilingnya agar tidak membuat masalah di lingkungannya.

Biasanya permasalahan sosial anak akan berdampak proses belajarnya di sekolah. Jika hal ini tidak segera diatasi kemungkinan dapat mengganggu konsentrasi temannya di sekolah, sehingga proses belajar mengajar menjadi kurang efektif.

1. Perundungan

Perundungan kini sudah mulai banyak dilakukan oleh anak di SD. Tak hanya perundungan secara lisan atau mengolok-olok, kini anak usia dasar juga banyak yang melakukan perundungan fisik.

Selain karena pengaruh tontonan dari berbagai media, penyebab lain dari perundungan juga karena bisa dikarenakan ajakan dari teman yang lain. Siswa yang melakukan perundungan perlu diberikan arahan agar tidak mengajak siswa yang lain.

Lihat juga: Cara Mengembangkan Sekolah Ramah Anak 

Sedangkan untuk siswa korban perundungan tentu saja akan berdampak pada kondisi sosial emosionalnya. Korban perundungan biasanya cenderung menarik diri dari pergaulan hingga merasakan kecemasan saat bersekolah. Hal ini dapat mengganggu pola belajar siswa yang dapat menurunkan tingkat prestasi belajarnya.

2. Berkelahi

Berkelahi menjadi salah satu masalah sosial yang umum terjadi pada anak. Biasanya berkelahi disebabkan karena berbagai hal, seperti berebut atau meras tersinggung dan terganggu dengan perilaku temannya. Kondisi emosi yang masih labil inilah yang perlu dibimbing agar anak tidak berperilaku yang membuat keresahan di sekitarnya.

3. Sulit Bergaul

Anak yang sulit bergaul bisa menjadi salah satu masalah sosial yang perlu ditangani. Biasanya anak yang sulit bergaul bisa menjadi korban perundungan yang berdampak pada masalah psikis anak.

Agar kondisi psikis dan emosional anak tidak terganggu, penting bagi Anda mengetahui macam-macam permasalahan sosial yang dihadapi anak usia SD. Hal ini dikarenakan anak masih membutuhkan dorongan dari lingkungannya, sehingga kelak saat usianya sudah dewasa bukan menjadi manusia antisosial.

4. Agresif

Salah satu bentuk reaksi dari anak yang sudah frustasi dengan lingkungan di sekitarnya adalah anak akan menjadi lebih agresif. Perilaku ini tidak hanya ditunjukkan dengan cara menyerang fisik secara tiba-tiba. Adakalanya, anak juga menyerang lawannya dengan mengutarakan kata-kata kasar.

Perilaku seperti ini memerlukan bimbingan dari orang dewasa. Jika perilaku ini terus-menerus dibiarkan akan menjadi kebiasaan untuk anak yang dianggap wajar untuk dilakukan hingga masa dewasanya kelak.

5. Pembangkangan

Anak yang kurang menyukai aturan yang ada di sekitarnya biasanya cenderung menjadi anak yang suka membangkang. Pembangkangan yang umum terjadi biasanya disebabkan oleh reaksi perlawanan anak karena adanya pengekangan yang tidak sesuai dengan jati dirinya.

Anak yang membangkang pada umumnya merupakan reaksi yang wajar. Anda hanya perlu memberikan sedikit pemahaman kepada anak mengenai aturan yang harus dipatuhi agar pola pikir anak menjadi berubah. Perubahan pola pikir pada anak inilah yang akan membuat anak menerima terhadap aturan yang sudah diterapkan, sehingga dampak terhadap pembangkangan bisa dicegah.

6. Persaingan

Persaingan umum terjadi sejak masa anak-anak. Yang perlu Anda perhatikan adalah anak harus diberikan pengertian mengenai persaingan dengan cara yang sehat. Meski persaingan merupakan hal yang wajar, Anda tetap harus membimbing anak agar anak tidak melakukan hal-hal di luar norma untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkannya.

7. Terlalu Bergantung dengan Orang Lain

Mungkin Anda akan sering menemukan kejadian anak ingin ditemani orangtuanya saat bersekolah. Anak yang sulit beradaptasi dengan lingkungan baru, biasanya cenderung akan memilih perlindungan dari orang lain. Biasanya hal ini terjadi di awal masa usia dasar anak. Melatih anak agar bisa mandiri perlu dilakukan agar anak tidak selalu bergantung dengan orang lain.

Macam-macam permasalahan sosial yang dihadapi anak usia SD perlu Anda perhatikan agar tidak berdampak hingga masa dewasanya kelak. Diperlukan kerjasama dari orangtua agar masalah sosial anak bisa teratasi.