Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Menjadi Guru SD Harus Siap Stok Sabar, Simak Kiat-Kiatnya

Menjadi Guru SD Harus Siap Stok Sabar, Simak Kiat-Kiatnya
Selain sabar, seorang guru juga harus menginspirasi.

Memilih menjadi guru SD harus siap stok sabar yang banyak, benarkah? Pertanyaan ini seringkali muncul dan dilontarkan oleh banyak pihak. Seorang guru sejatinya memang harus memiliki kesabaran dalam mendidik siswanya.

Tidak hanya guru pada jenjang SD saja, tetapi semua guru di berbagai jenjang. Untuk guru SD sendiri memang harus memiliki kesabaran ekstra dalam mengajari dan mendidik anak muridnya.

Hal ini karena usia murid saat masuk ke sekolah dasar masih anak-anak. Sehingga pemikiran dan tindakannya memerlukan bimbingan yang ekstra. Menjadi guru adalah sebuah pilihan dan tentunya membutuhkan komitmen kuat

Menjadi Guru SD Harus Siap Stok Sabar, Mengapa?


Notabene seorang guru ketika sudah berada di sekolah adalah orang tua bagi para siswanya. Sehingga apa yang diperintahkan guru di sekolah memang harus dipatuhi oleh para siswa. Menjadi guru yang sabar dan disenangi oleh murid-muridnya adalah kesenangan tersendiri.

Tidak sedikit guru SD yang mengeluh karena siswanya susah diatur bahkan tidak mendengarkan apa yang dikatakan. Hal ini membuat guru geram dan akhirnya marah, kemudian membuat murid takut dan bisa jadi membenci.

Alhasil, kegiatan belajar mengajar tidak kondusif sama sekali. Menjadi guru SD harus siap stok sabar yang banyak memang benar adanya. Selain masih usia belia, anak SD juga lebih senang dengan guru yang bisa memahami kegiatan belajarnya.

Mengapa harus menjadi guru yang sabar? Sudah pasti agar siswanya tidak merasa tertekan dan ketakutan. Kegiatan belajar mengajar juga lebih baik. Disamping itu, ada beberapa manfaat lainnya menjadi guru SD yang sabar.
  1. Memberikan contoh yang baik pada murid
  2. Siswa akan lebih mudah memahami pelajaran
  3. Lalu siswa tidak akan merasa terintimidasi
  4. Siswa akan lebih mengenal gurunya sebagai penyabar
  5. Menjadi catatan dan kesan baik pada diri sendiri.

Guru SD yang harus menghadapi anak-anak dalam masa pertumbuhan memang tidak mudah. Keinginan untuk bermain masih menggebu-gebu sedangkan keinginan untuk belajar kurang. Sehingga guru harus memahami dan membimbing siswanya dengan sabar.

Menjadi Guru SD yang Sabar, Ini Tipsnya


Guru yang dikenal baik oleh siswanya akan menjadi favorit bahkan teladan. Seseorang yang notabenenya adalah guru SD tidak akan langsung akrab kepada siswanya.

Bahkan siswa ada yang belum mengenalinya. Oleh karena itu, guru SD harus melakukan perkenalan dan pendekatan. Tujuannya adalah agar para siswa lebih mengenal dan tentunya paham dengan karakter gurunya.

Selain itu, guru SD harus memiliki sabar berlebih ketika mengajar. Berikut ini beberapa tips yang bisa digunakan untuk meningkatkan kesabaran para guru jenjang SD.

  1. Pastinya menguasai materi pelajaran yang diajarkan dengan begitu siswa akan lebih paham dengan penjelasan guru.
  2. Improvisasi cara mengajar agar tidak terkesan membosankan. Hal yang membuat siswa kurang semangat adalah guru yang membosankan.
  3. Periksa tugas siswa dengan baik dan jangan mengabaikan. Terkadang siswa merasa kecewa karena tugas yang dikerjakan dengan baik ternyata diabaikan.
  4. Jadilah guru yang disiplin dan bertanggung jawab. Dengan begitu, siswa akan lebih paham dan bisa meneladani sifat sang guru.
  5. Humoris. Menjadi guru yang sabar bisa dibiasakan dengan sifat humoris. Jangan terlalu terbawa emosi ketika mengajar, tetapi jadilah humoris.
  6. Mendidik dan menginspirasi. Menjadi guru yang sabar bisa dimulai dari hal yang menginspirasi. Anda bisa menunjukkan sikap yang patut ditiru dan memotivasi siswa agar belajar.

Menjadi guru SD harus siap stok sabar, bisa dilakukan dengan beberapa tips diatas. Selain sabar, seorang guru juga harus tegas dan mampu menginspirasi siswanya dalam belajar.