Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Tanda-Tanda Berita Hoax yang Penting Diwaspadai Untuk Anak Anda

Tanda-Tanda Berita Hoax yang Penting Diwaspadai Untuk Anak Anda
Agar anak tidak mudah menyebarkan informasi palsu.

Tanda-tanda berita hoax wajib anda kenalkan pada buah hati. Hal ini tentu saja jika anak anda sudah bisa menggunakan media sosial, seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan masih banyak lagi. Karena berita hoax sangat marak terdapat dalam berbagai informasi, terutama media sosial, maka anda wajib melindungi anak untuk memperoleh informasi yang valid atau benar-benar tepat.

Kenalkan pada Anak Tanda-Tanda Berita Hoax


Media sosial tampaknya saat ini menjadi salah satu hal yang dapat mempengaruhi perilaku atau kebiasaan anak remaja. Hal tersebut dikarenakan jika mereka biasanya mampu melakukan penjelajahan media sosial berjam-jam dalam satu hari.

Melansir Theconversation, jika penelitian yang telah rilis tahun 2016 melalui Universitas Stanford telah menunjukkan jika anak-anak kemungkinan besar lebih fokus dengan postingan media sosial daripada sumber informasi yang lain. Dengan demikian, maraknya berita hoax alam masyarakat dan berbagai medsos, maka anak pun akan lebih mudah percaya akan informasi palsu tersebut.

Apalagi, bagi anda yang kurang peduli akan hal tersebut. Bagi anda yang ingin meminimalisir pengaruh tanda-tanda berita hoax terhadap perilaku dan perkembangan kepribadian anak, maka terdapat beberapa cara yang bisa anda lakukan, diantaranya adalah:

Lebih Peka pada Sumber Informasi


Anak-anak anda wajib anda berikan informasi atas apa yang telah mereka baca. Paling tidak, anda dapat mempertanyakan tentang beberapa hal sebelum mereka kembali membagikannya ke orang lain:
  • Siapa yang memberikan informasi tersebut?
  • Siapa yang menjadi subjek pembicaraan informasi tersebut?
  • Seberapa pentingnya informasi tersebut hingga menjadi informasi yang diposting ke media sosial? Apabila terdapat percakapan, maka apa isi percakapan tersebut? Jika terdapat ujaran-ujaran kebencian, maka ada baiknya anda mempertimbangkan isi informasi tersebut.
  • Siapa orang yang anak anda kenal yang follow akun tersebut?
  • Siapa yang rugi atau untung dari adanya postingan informasi tersebut?
Dari sejumlah pertanyaan tersebut anda bisa menjadikannya untuk filter atas informasi dan tanda-tanda berita hoax yang anak anda peroleh dari media sosial. Jadi, anak anda tidak akan membagikan begitu saja atas berita yang ia peroleh tersebut.

Cara Mengetahui Berita Palsu


Misalkan berita tersebut memberikan ajakan untuk mendaftar melalui sebuah website, maka ada baiknya anda mengetahui secara pasti apakah website tersebut resmi atau tidak. Kemudian, anda juga bisa melakukan pengecekan secara berkala, misalnya untuk berita bencana alam.


Jika anda memperoleh informasi atau berita tersebut, ada baiknya perhatikan mengenai tanggal berita. Jika telah lewat atau beberapa hari lalu, maka berita tersebut dapat anda cari melalui web atau situs terpercaya agar mendapatkan update yang lebih baru.

Tanda-tanda berita hoax pun penting untuk anda perhatikan agar anak anda tidak dengan mudah menyebarkan informasi palsu begitu saja. 

Berlangganan via Email