Yakin Sudah Siap Menjadi Guru Kelas 6? Ini Suka Dukanya
Cari Berita

Atas


Yakin Sudah Siap Menjadi Guru Kelas 6? Ini Suka Dukanya

Sabtu, 01 Februari 2020

Yakin Sudah Siap Menjadi Guru Kelas 6? Ini Suka Dukanya
Siapa bilang menjadi guru kelas 6 SD itu mudah? Kamu tidak akan percaya kalau belum simak suka duka menjadi guru kelas 6 SD di bawah ini.

Bukan hanya soal ilmu yang harus matang dipersiapkan. Namun kamu mesti persiapkan mental juga untuk menghadapi segala tantangan menjadi guru SD. Kenapa begitu? Akan ada suka duka menjadi kelas 6 SD yang kalau tidak kuat mental sudah pasti tumbang di tengah jalan.

Kalau yang selama ini kamu lihat sepertinya profesi guru itu mudah. Kamu belum tahu aja bagaimana kondisi di dalamnya. Banyak sekali tantangan, permasalahan dan pekerjaan yang nanti akan menjadi tanggung jawabmu.

Mungkin kamu belum percaya jika nggak merasakannya sendiri. Tapi kamu bisa belajar dari pengalaman orang lain mengenai suka duka menjadi guru kelas 6 SD berikut:

Kurikulumnya Terdapat Juga Muatan Kompetensi

Jam mengajar SD kelas 6 cukup terbatas tapi hal tersebut tidak sejalan dengan kompetensi yang sangat banyak. Kendala ini menjadi salah satu faktor yang membuat guru kelas 6 SD kerepotan mengejar kurikulumnya. Kelas 6 SD juga waktu di mana sebentar lagi harus menempuh ujian nasional.

Lihat juga: 3 Kunci Sukses Agar Anak Siap Meghadapi Ujian Sekolah

Kalau guru tidak pintar dalam mengatur waktu bisa jadi kurikulum yang harus diajarkan ke murid menjadi terbengkalai. Tidak semua guru mampu mengatur waktunya dengan baik. Untuk itu kamu harus menjadi guru yang cerdas baik dalam mengelola waktu atau menyiapkan bahan pembelajaran.
Kamu bisa mulai persiapkan dari sekarang jika memang niat kamu menjadi guru sudah sangat besar. Jangan sampai kamu putus di tengah jalan dan trauma menjalani profesi sebagai guru yang sudah dicita-citakan sejak kecil.

Murid Memiliki Berbagai Karakter

Murid tidak semua bisa diatur dengan mudah. Pada jam belajar ada saja yang selalu membuat ulah mulai dari ngobrol sendiri, membuat kegaduhan, tidur dan lainnya. Hal ini menjadikan proses belajar berjalan kurang efektif. Untuk itu guru sebagai ujung tombaknya harus bisa mengkondisikan situasi yang demikian.

Caranya mungkin bisa dengan mengubah metode belajarnya. Buatlah metode belajar yang bisa membuat murid tidak bosan dan senang mengikuti pelajaran yang kamu berikan. Langkah pertama bisa dengan mengajak diskusi dan membuat komitmen bersama. Dalam belajar murid ingin menggunakan cara seperti apa. Jika sudah didiskusikan buat juga kesepakatan apabila ada yang melanggar harus menerima konsenkuensinya.

Jadwal Liburnya Lebih Banyak

Senangnya menjadi guru kelas 6 SD itu banyak liburnya. Ketika ujian nasional sudah selesai diujikan kamu akan mendapatkan waktu lebih banyak untuk berlibur. Kalau kamu punya pekerjaan sampingan tentu akan sangat menguntungkan sekali. Kamu bisa manfaatkan waktu tersebut untuk mengembankan usahamu.

Sebagai Sarana Melatih Kesabaran

Kamu pasti pernah dengar kalau sabar itu adalah amal perbuatan yang tinggi derajatnya. Kenakalan yang dimiliki anak-anak bisa menjadi sarana untuk kamu melatih kesabaran. Orang yang sabar akan lebih mudah dalam menjalani hidup. Sabar memang sulit untuk itu perlu latihan secara terus menerus. Sifat sabar ini bisa kamu latih ketika menghadapi anak SD kelas 6.

Bisa Pergi Liburan Gratis

Kegiatan liburan tahunan biasanya diikuti oleh kelas 6 SD. Liburan ini dimaksudkan sebagai acara perpisahan bagi murid kelas 6 dengan guru-guru. Tidak semua guru bisa diikutkan dalam liburan ini. Biasanya hanya wali kelasnya saja yang mengikuti liburan. Kecuali kalau jumlah muridnya sedikit, semua guru bisa diajak untuk memenuhi kuota kursi bus.

Di atas adalah suka duka menjadi guru kelas 6 SD. Dengan kamu mengetahuinya jadi lebih siap dalam melatih mental untuk menghadapi segala risiko dan tantangan. Kamu juga bisa sembari melatih skill dan menambah ilmu.