Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

5 Fakta Masa Puber Anak Perempuan Dimulai Sejak Usia 10 Tahun

5 Fakta Masa Puber Anak Perempuan Dimulai Sejak Usia 10 Tahun
Dampingi masa pubertasnya dan jalin komunikasi yang baik.

Masa puber anak perempuan umumnya dimulai ketika anak berusia 10 sampai 13 tahun. Meski demikian, pada usia tersebut, masa pubertas bisa saja berlangsung lebih cepat atau lebih lambat.

Pengertian pubertas merupakan fase transisi dari masa anak-anak ke masa remaja. Selain berbagai tanda fisik yang muncul juga bisa diikuti dengan tanda psikis pada anak perempuan.

Anda tentu tidak bisa menyamakan masa puber yang terjadi pada anak perempuan dengan anak laki-laki. Jika anda memiliki anak perempuan, akan lebih baik bila anda sudah mulai membekali diri dengan ilmu seputar pubertas sejak dini.

Fakta Terkait Masa Puber Anak Perempuan


Sebelum kita mengulas berbagai macam fakta menarik tentang masa pubertas yang terjadi pada anak perempuan yang biasanya dimulai sejak usia mereka 10 tahun. Berikut ini ada beberapa ciri anak perempuan mengalami masa pubertas baik dari segi fisik dan mental yang bisa anda ketahui.
  • Mulai tumbuh payudara
  • Tumbuh rambut di daerah tertentu
  • Vagina mengeluarkan cairan
  • Tinggi badan meningkat
  • Menstruasi
  • Muncul Jerawat
  • Pinggul lebih lebar
  • Mengalami perubahan emosional

Setelah mengetahui berbagai macam ciri anak perempuan mengalami pubertas, maka selanjutnya kita akan simak 5 fakta menarik mengenai masa puber anak perempuan yang wajib anda ketahui. Apa saja itu?

1. Puber Umumnya Dimulai Saat Usia 10 Tahun

Umumnya anak perempuan memang mengalami masa pubertas lebih dulu jika dibandingkan dengan anak laki-laki. Kemungkinan jaraknya bisa 1 tahun lebih dulu. Biasanya masa puber yang terjadi pada anak perempuan itu antara usia 8 sampai dengan 13 tahun. Akan tetapi lebih sering terjadi saat usia anak perempuan memasuki 10 tahun.

2. Tanda Awal Masa Pubertas

Anak perempuan yang mengalami masa pubertas biasanya ditandai dengan tumbuhnya payudara. Kondisi seperti ini sering disebut dengan istilah breast budding.

Saat anak masuk dalam masa ini, maka anda tak perlu kaget bila tiba-tiba sikap anak menjadi lebih sensitif. Hal ini karena breast budding ini akan terasa sakit bila bersentuhan dengan baju yang mereka pakai.

3. Tahapan Pubertas Muncul Berurutan

Baik anak perempuan maupun laki-laki harus memiliki tahapan pubertas yang berurutan. Apa saja urutan tersebut? Dimulai dengan payudara anak perempuan yang mulai tumbuh. Diikuti dengan munculnya rambut pubis serta diakhiri dengan menstruasi. Dengan demikian, maka anak perempuan tidak akan menstruasi jika belum mengalami breast budding.

4. Pubertas Prekoks

Jika anak perempuan sudah mulai memiliki payudara saat usianya belum sampai 8 tahun. Maka bisa jadi ini merupakan tanda dari pubertas prekoks. Ini merupakan kondisi tumbuhnya payudara sebelum usia pubertas.

Sementara itu, jika sudah lebih dari 13 tahun akan tetapi payudara belum tumbuh. Maka anak anda mengalami keterlambatan pubertas. Jika ini terjadi, maka anda bisa mengajak anak untuk berkonsultasi dengan pakar endokrin.

5. Fenomena Growth Spurt

Growth Spurt atau fenomena pacu tumbuh bisa menjadi ciri khas masa pubertas. Tubuh anak akan melesat dengan waktu yang cepat dan di masa ini anak biasanya selalu merasa lapar dan makannya lebih banyak.

Sekarang anda sudah mengetahui berbagai fakta menarik tentang masa puber anak perempuan anda. Dampingi masa pubertasnya dan pastikan komunikasi anda dengan anak berjalan baik agar anak tidak ragu dan takut untuk menjalani masa pubertas yang dialaminya.

Berlangganan via Email